Tuesday, June 20, 2017

Yuk Gunakan Aplikasi Zakat Online Untuk Membayar Zakat Fitrah


Haiiiii......
Assalamu'alaikum temans ....Tidak terasa sebentar lagi Ramadhan akan usai setelah satu bulan lamanya kita berpuasa. Tentunya, kita tidak ingin momen Ramadhan lewat begitu saja kan? 
Jika kita telah membeli hal-hal yang tidak wajib seperti baju baru, sepatu baru, snack dan kue-kue masak sih kita meninggalkan hal yang wajib seperti zakat. Karena sebenarnya dalam harta kita ada hak untuk anak-anak yatim piatu dan orang-orang yang berhak untuk mendapatkan zakat yaitu para mustahik. 
Nah, sudahkah Anda menyisihkan sebagian rezeki untuk kewajiban zakat?
Membayar zakat merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim yang mampu. Zakat tak hanya bermanfaat untuk membantu sesama yang membutuhkan, melainkan juga dapat menyucikan harta yang kita miliki. Di antara sekian jenis zakat, tentu saja zakat fitrah adalah salah satu yang paling dikenal.
Jika ingin tahu lebih banyak seputar zakat fitrah, yuk simak dulu ulasan lengkapnya berikut ini!
Awalnya Dibayar dengan 1 sha gandum atau 2.5 kilogram beras
Zakat fitrah awalnya harus dibayarkan dengan jumlah minimal 1 sha atau sekitar 2.5 kilogram bahan kebutuhan pokok. Hal ini didasarkan pada aturan yang diwajibkan Rasulullah SWT untuk membayar zakat berupa 1 sha kurma atau 1 sha gandum bagi mereka yang mampu. Itulah sebabnya di Indonesia, zakat fitrah identik dengan 2.5 kg beras.
Kini Zakat Fitrah Bisa Dibayar dengan Uang Tunai
Kebutuhan hidup kini semakin beragam, bukan hanya berupa bahan makanan pokok saja. Oleh sebab itu, kini para ulama memperbolehkan pembayaran zakat fitrah dengan uang tunai sebagai pengganti beras. Karena uang tunai dianggap lebih fleksibel bagi orang-orang yang dibutuhkan. Penggunaannya tak hanya terbatas untuk kebutuhan konsumsi, melainkan juga dapat membantu mencukupi kebutuhan hidup lainnya.
Bahkan kini zakat fitrah juga bisa dibayarkan melalui aplikasi zakat online. Seperti MatahariMall yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menghadirkan aplikasi zakat online. Kita bisa membayar kewajiban zakat fitrah dengan cara yang praktis dan cepat. Hanya perlu mengandalkan koneksi internet dan metode pembayaran yang variatif.
Masjid Istiqlal Menjadi Salah Satu Penerima Zakat
Salah satu masjid yang menjadi wadah penerima zakat terbesar di tanah air adalah Masjid Istiqlal. Selain melalui cara tunai, umat muslim juga bisa memilih metode transfer untuk membayar zakat fitrah. Jumlah zakat fitrah yang biasa diterima Masjid Istiqlal mencapai ratusan juta rupiah setiap tahun. Zakat fitrah tersebut kemudian dibagi-bagi ke masjid dan musala di sekitar Masjid Istiqlal atau langsung diberikan pada fakir miskin yang datang ke Masjid Istiqlal di hari terakhir bulan Ramadan.

Ramadan, Eid, Muslim, Islamic, Mubarak
Diambil dari pixabay
Ulasan tentang zakat fitrah ini tentu menambah pengetahuan kita mengenai kewajiban zakat. Mari sisihkan zakat fitrah dari sebagian rezeki kita untuk sesama yang membutuhkan. Semoga tulisan ini bermanfaat dan mari berzakat.


Thursday, June 15, 2017

Anak Remajaku Sahabatku

Haiiiii..............
Gimana puasanya temans..semoga lancar ya.  Btw saya habis pulkam dari Salatiga nih capek banget. Pulang sampai rumah jam 19.30. Sempat tertidur sebentar usai menemani si kecil tidur, kemudian tidak bisa tidur lagi. Kangen menulis he he. 
Hari ini saya belajar banyak hal bahwa kita terkadang melihat seseorang itu hanya tampak luarnya. Kadang kita melihat diri kita itu paling menderita, padahal masih banyak orang di luar sana yang hidupnya kurang beruntung dibanding kita. 

Mengapa saya bilang seperti itu?Karena kemaren waktu di Salatiga ada kejadian waktu bermain di tempat kakak, ban sepeda motor saya gembos. Untunglah, masih dekat dengan tukang tambal ban. Saya agak kaget soalnya yang melayani adalah anak perempuannya yang saya perkirakan masih SMP,  orangnya cantik dan modis. Dengan cekatan dia melayani saya, membuka ban. Sepertinya dia kurang suka membantu ayahnya di tambal ban, karena beberapa kali saya melihatnya agak melamun. Sampai-sampai ditegur ayahnya. Kasihan sebenarnya.Tapi yah, memang itulah perjuangan hidup. 

Saya jadi ingat anak perempuan saya, yang tahun ini menginjak remaja. Tahun ini si kakak Lia  masuk SMP. Waktu terasa begitu cepat berlalu. Saya masih ingat benar ketika masih tinggal di tempat mertua saya di Banyumanik. Kalau pagi biasanya kakak bayi dijemur di depan rumah oleh bapak mertua saya. Terlihat kulitnya yang sangat putih. Mirip ayah dan utinya. Matanya agak sipit mirip dengan mereka berdua. Sementara mata saya belo. Belum ada yang benar-benar mirip saya, matanya belo. Tapi ya tidak apa-apalah yang penting sehat. 





Memiliki anak remaja itu memang membuat saya harus rajin-rajin membaca buku. Bagaimana tidak, dikata anak-anak juga bukan, dikata orang dewasa bukan. Dia sudah mulai tidak terlalu suka diatur-atur dan lebih suka pilihannya sendiri. Contoh kecil saja soal baju. Kalau dulu saya yang mengatur semua soal baju yang dikenakan anak-anak. Dia sekarang lebih suka memecing-mecingkan baju-bajunya sendiri ketika pergi. 

Contoh lainnya misalnya di akhir pekan biasanya kita suka pergi jalan-jalan. Saya mulai dari kecil bebaskan anak-anak untuk berpendapat. Ada kalanya dia tidak setuju dengan ide kami orang tuanya atau ide adiknya. Ya, dia tidak mau berangkat. 
Memiliki anak remaja itu harus mempunyai stok kata-kata yang halus namun tegas, karena kalau tidak bisa-bisa dia ngambek dan masuk kamar. 

Selain itu dia mulai suka dengan pembicaraan orang dewasa. Semisal saya ada sesuatu masalah dengan ayahnya dia mulai kepo tanya ini tanya itu. Kalau belum dijelasin dia belum puas dan tanya terus he he. Setelah itu dia menghibur. So sweet banget.
Makanya terkadang bila saya ada masalah dengan seseorang dia sudah mulai bisa memberi masukan. Dan dia adalah sahabat yang paling jujur. Juga soal penampilan saya...dia suka memberi masukan. Di adalah termasuk salah satu sahabat saya disamping sahabat-sahabat saya yang lain. Jadikan anak-anak kita sahabat kita, jangan sampai dia takut dengan ortunya. Mau menyampaikan uneg-uneg saja susah. Atau kita kurang menyempatkan waktu untuk mereka bersenda gurau, bisa-bisa mereka menyampaikan ke temannya yang terkadang sarannya kurang tepat. 

Akhir kata semoga tulisan saya ini bermanfaat dan tuntas sudah tugas saya untuk arisan link periode ke 3 ini dengan pemenangnya adalah mbak Agustina atau lebih dikenal dengan mbak Tina yang jago membuat nugget, dan pemenang lainnya adalah mbak Nurul Aldise
Good luck. 

Selamat menjalankan ibadah puasa semua ^_^.





Wednesday, June 7, 2017

Waspada, Scammer Berkedok Cinta

Hai......😊
Sudah seminggu nih tidak update blog...Maafkan ya soalnya saya sibuk banget. Lala lagi tes UKK. Biasanya sehabis pulang sekolah Lala saya suruh istirahat sebentar. Siang saya suruh tidur. Kasihan soalnya dia sudah mulai puasa penuh di kelas dua ini. Dia berpuasa juga tanpa paksaan dari saya, soalnya dari sekolah juga sudah sejak mulai TK diajarkan berpuasa. Jadi, alhamdulilah dia sudah biasa puasa. Godaan terberat adalah pada saat siang hari, saya harus pintar-pintar mengalihkan perhatian dia supaya tidak berfokus ke rasa laparnya. Yah, biasalah dianya kalau udah jam 12 siang itu udah mulai lemes he he dan mengeluh ini itu. Untunglah, tes UKK ini bersamaan dengan puasa sehingga bisa saya alihkan ke latihan-latihan soal. Selain itu, si kakak kan sudah lulus SD jadi sudah sejak pengumuman kelulusan di rumah terus. Jadi, Lala ada teman mainnya.


Image result for cinta
Google Image 


Nah, hari ini saya akan bercerita tentang sesuatu yang pernah dialami tetangga saya. Ini juga bisa jadi pelajaran buat Anda kaum wanita yang aktif di medsos. Ceritanya, suatu hari tetangga saya, sebut saja bu X  tanpa sengaja posting gambar sosok bule ganteng di grup WA RT  berikut screenshot percakapan dia dengan bule tersebut. Kata-katanya kalau saya tangkap itu lumayan romantis, ada kata-kata dear-dear gitu.  Suami ibu X bekerja di luar Jawa, pulang 3 bulan sekali. Sudah pasti ibu-ibu di grup WA tersebut langsung heboh dong. Bulenya memang ganteng he he..

"Aduh, maaf ibu-ibu sebenarnya mau saya kirim ke teman saya. Eh, kok malah nyasar kesini ya. Aww...aww.
Kontan ibu-ibu di grup WA tersebut langsung pada komen. Wah, bulenya lumayan tuh buat tombo ngantuk. Haha. Lantaran gambar bule tersebut terkirim pada jam 21.00. Saya aja bacanya sambil ngantuk-ngantuk. Lantas melek dan tidak bisa tidur lagi gara-gara melihat gambar bule ganteng ha ha. 


Image result for cinta
sayap.imaji.com

Karena ada komentar ini itu akhirnya ibu RT lalu angkat bicara. Dia bercerita kalau temannya ada yang mengalami hal seperti ini.Jadi, dia berkenalan dengan seorang bule yang mengaku-ngaku dari US Army, berpakaian layaknya tentara Amerika Serikat. Biasanya dia sukanya memfolow akun-akun kita bisa facebook, instagram atau twiiter dan merayu-rayu kita. Mengaku jatuh cinta dengan kita dalam waktu singkat dan ujung-ujungnya setelah kita terpikat maka kita akan memberikan uang kita.   Biasanya yang diserang adalah wanita-wanita yang kesepian. Modus kejahatan baru di dunia maya ini disebut sebagai Scammer.
"Scammer adalah seseorang atau kelompok yang menipu uang kita dengan cara yang sangat licik dan kotor. Mereka menipu lewat dunia maya atau dunia nyata. Pelakunya adalah orang-orang lokal dan internasional. (Kompasiana)."
Jenis-jenis scammer secara umum adalah iklan jual beli online, hadiah, bisnis, komputer kena virus, cinta maya dan nyata, Survey dapat duit dan lain-lain.

Waspadalah, wahai semua pemakai medsos terhadap scammer cinta ini. Hal ini tak cuma terjadi kepada kaum wanita pengguna medsos lho tetapi bisa juga terjadi kepada para laki-laki pengguna medsos. Modusnya bisa berupa wanita cantik berpakaian sexy terus mengaku jatuh cinta kepada kita dalam waktu yang singkat, minta ditransfer uang dalam jumlah yang banyak yang ngakunya untuk masa depan kita berdua. Kejahatan bisa terjadi dimana saja, apalagi disaat lebaran seperti ini. Tetap waspada ya say....Cling. Bye-bye.




Wednesday, May 31, 2017

Aku Kangen Umroh Bareng Ibu

Hai semua.....😙

Tidak terasa hari ini sudah hari kelima puasa. Bagaimana puasa Anda? Semoga lancar dan sehat selalu ya. Tema arisan link Blogger Gandjelrel kali ini cukup menantang yaitu tentang sesuatu yang dikangeni. Ini adalah ide dari Mbak-mbak yang namanya muncul di arisan blog tahap ke 3 yaitu Mbak Rizka Alina dan Mbak Alley. Aku kapan ya dapetnya ? Hu hu. Dengan adanya arisan ini cukup membantu terutama buat blogger kayak aku ini yang nulisnya masih datnyeng. Jujur kalau yang aku dan suami kangeni adalah THR he he...kalau kamu?.

Image result for umroh
Ibadah Umroh dan Haji di Mekah 


Ibuku, usia 70 tahun 
Nah, beberapa waktu yang lalu ibuku cerita kalau beliau ingin sekali pergi umroh karena tabungannya sudah cukup. Sebenarnya beliau kepingin berhaji, tetapi daftar tunggunya itu lama banget. Apalagi ibuku usianya sudah 70 tahun. Mumpung masih sehat katanya. Ibuku itu meski sudah 70 tahun tetapi semangat hidupnya tinggi. Pagi setelah sholat subuh biasanya beliau jalan-jalan berkeliling alun-alun di dekat rumah. Selain itu beliau juga rajin mengaji kemana-mana, meskipun tempatnya jauh. Terkadang, anak-anaknya yang was-was. Makanya, aku seringkali berpesan kalau tidak ada barengan yang menyebrangkan tidak usah berangkat. Maklum, tinggal di kampung itu sepertinya hampir setiap 3 hari sekali itu pasti ada pengajian/hajatan.

Menurut beliau, sebenarnya ada rombongan teman pengajiannya yang berangkat umroh dan beliau ingin bareng.  Namun, tentunya kami sebagai anak tidak tega melepasnya begitu saja. Sebelumnya saya bertanya-tanya dan cari informasi ke teman-teman yang sebelumnya sudah berangkat umroh. Mereka rata-rata berpesan jangan berangkat sendiri meski ada rombongan yang sama-sama pergi umroh. Karena, pernah ada kejadian ibu temanku itu waktu umroh sandalnya terlempar sampai jauh untunglah ada yang menemukannya. Seseorang yang berwajah Arab dan baik hati. Parasnya itu terlihat bukan seperti orang pada umumnya tampak bersinar dan bersih katanya. Meskipun teman saya tidak mengalami hal-hal yang merugikan bagi dirinya namun kejadian itu cukup membekas. Makanya, dia menyarankan agar ibu ada yang mendampingi.

Melihat ibu yang ngebet kepingin umroh tersebut aku jadi terharu, dan ingin juga berangkat umroh bersama ibu. Anak manapun pastinya ingin sekali membahagiakan orang tuanya. Apalagi, orang tuaku tinggal ibuku. Namun, tahun ini aku dan suami berencana untuk membangun rumah. Karena rumahku ukurannya lumayan besar jadi otomatis butuh uang yang banyak. Belum lagi kalau membangun rumah itu biasanya kan "mremen-mremen" kemana-mana.  Pingin perbaiki ini, pingin perbaiki itu. Sebenarnya, aku juga sudah punya tabungan khusus untuk umroh tetapi masih kurang  hiks..hiks...kok jadi curcol. Karena, kemaren-kemaren uang tabungan kita berdua untuk melunasi rumah. Mumpung, anak-anak masih belum terlalu butuh biaya besar. Sebenarnya ibuku punya tanah yang lumayan besar dan ibu sudah menyarankan untuk  dijual. Tetapi, kami keluarga masih eman-eman. Soalnya tanah tersebut juga lumayan menghasilkan, dan rencananya sih dijual kalau pas kepepet saja. 

Aku ingin sekali membuat ibuku bahagia dan menggandengnya tatkala mengitari Ka'bah. Semoga Allah SWT mendengar doaku dan mengabulkannya.  Amiiiin.

Friday, May 26, 2017

Sambal Tumpang Masakan Favorit Kala Puasa

Hai semua....😎
Sebentar lagi kita akan kedatangan tamu istimewa yaitu Bulan Ramadhan yang telah lama kita nanti-nantikan kehadirannya. Sebelumnya saya minta maaf apabila selama ini dalam tulisan saya ada kata-kata yang mungkin menyinggung para pembaca blog saya. 

Image result for gambar maaf saat ramadhan

Maaf  Lahir Bathin ya ..... 
Anda pastinya punya masakan favorit kala puasa kan? Mungkin sebenarnya tak hanya pas bulan puasa saja sih he..he..Ini karena untuk memenuhi tema #Arisan Blogger GandjelRel, maka saya mencoba untuk menuliskan resep favorit saya yang mungkin bisa jadi inspirasi Anda di saat bulan puasa nanti. 

Bagi Anda yang memiliki lahir dan besar di kota Salatiga seperti saya pastinya mengenal masakan satu ini. Di kota Salatiga banyak lho warung-warung yang menyajikan menu sambal Tumpang. Namun, sebenarnya belum jelas benar juga darimana sebenarnya masakan ini berasal. Ada yang mengatakan sebenarnya masakan sambal Tumpang ini berasal dari Kediri, Jawa Timur. Kurang tahu juga mengapa dinamakan Sambal Tumpang. Pokoknya saya suka deh dengan rasanya. Rasanya gurih dan pedas-pedas gitu serta yang agak berbeda dengan masakan lainnya adalah adanya aroma tempe semangit/tempe kemaren. Kalau orang Salatiga mengatakannya tempe busuk. Sebenarnya bukan tempe yang benar-benar busuk tapi lebih tepatnya tempe kemaren. Jadi aman dikonsumsi. 

Sambal tumpang biasanya disajikan dengan tahu, daging sapi, bumbu-bumbu yang dikukus serta dengan kuah santan yang lezat. Si kakak juga sudah mulai suka masakan pedas apalagi sambal tumpang buatan ibu saya. Ibu saya kalau membuat sambal tumpang itu enak banget. Makanya sepulang dari Salatiga, kakak biasanya minta dibuatin sambal tumpang. 




Nah mungkin Anda sudah penasaran dengan resep Sambal Tumpang ala saya. Inilah resepnya :

Bahan :
  • 1/4 atau 1/2 kg daging sapi/thethelan
  • tahu kulit
  • 1/2 butir kelapa untuk santan 
Bumbu :
  • 4 siung bawang putih
  • 4 siung bawang merah
  • Lombok merah 4/5 biji 
  • kencur 
  • daun jeruk 
  • lengkuas
  • salam 
  • tempe semangit (tempe kemaren)
  • garam dan gula pasir secukupnya
Cara membuat :

1. Semua bumbu  kecuali daun jeruk, kencur, lengkuas, dikukus terlebih dahulu.
2. Daging direbus terlebih dahulu sampai empuk.
3. Lebih bagus lagi apabila tahunya juga dikukus. Namun, apabila Anda repot tidak usah dikukus juga tidak apa-apa.
3. Setelah dikukus bumbu yang dikukus tadi diuleng sampai halus dan diberi daun jeruk, kencur, dan lengkuasnya.
4. Masukkan bumbu dan tahu ke dalam rebusan daging yang sudah empuk tadi dan tunggu sampai bumbu meresap sekitar 20 menit.
5. Masukkan santan. 
6. Kalau Anda suka Anda bisa menambahkan krecek. 

Nah, sambal tumpangnya siap untuk dinikmati. Mungkin bisa jadi alternatif Anda kala bulan puasa ini. Selamat ya untuk pemenang arisan blogger Gandjelrel putaran kedua ini yaitu mbak Wati dan Mbak Ika Hardiyan Aksari, keduanya adalah blogger yang produktif dan ciamik. Selamat menjalankan puasa untuk semuanya. Semoga bermanfaat ^_^






Friday, May 19, 2017

Aku dan Lely

Hai....temans
Gimana kabarmu hari ini? Semoga baik-baik saja ya. Nah, memenuhi tema #Arisan Blog Gandjelrel, yang pemenangnya adalah mbak Andjar Sundari dan mbak Nia Nurdiansyah, maka saya akan menuliskan kisah masa kecil saya yang tidak bisa terlupakan. 
Btw saya juga sering bertandang ke blognya mbak Andjar lho yang mostly cerita-ceritanya tentang parenting yang inspiratif serta beliau ini juga pinter bikin cerpen lho. 
Sedangkan mbak Nia yang juga seorang psikolog serta sedang merintis bisnis kuliner, juga termasuk penulis yang produktif lho (*ehem*)--> (mbak, boleh dong dilemparin bukunya ha ha). Tulisan Mbak Nia ini  sangat mengalir dan mudah dicerna.

Kayaknya pembukaannya sudah cukup ya, nah selanjutnya adalah kisah masa kecil saya bersama teman kecil saya Lely. Nama panjangnya adalah Lelyana Chandra Krisnawati. Nama yang bagus dan saya ingat sampai sekarang. 
Dia adalah teman SD saya yang paling akrab. So pasti akrab soalnya sehari-hari dia dititipin ke neneknya yang letaknya berdekatan dengan rumah saya. Ayah ibunya bekerja. Rumahnya hanya berjarak 2 rumah dari rumah saya. Setiap hari saya dan teman-teman sekampung saya termasuk Lely berjalan kaki menuju sekolah SDN 5 Salatiga. Salah satu SD Negeri favorit di kota Salatiga. SD tersebut berjarak 1 KM dari rumah. Lumayan jauh kan. Namun, itu tidak terasa jauh karena berangkatnya bersama-sama dengan teman-teman sekampung yang kebetulan SDnya juga sama. Waktu itu juga jarang ada anak yang diantar jemput orang tuanya, karena orangtua jaman saya itu anaknya banyak. Minimal mereka memiliki 4 saudara. Jadi, bisa dimaklumi mengapa anak-anak dibiarkan berangkat sekolah sendiri lantaran si ibu biasanya sudah repot dengan adik-adik yang masih kecil-kecil. Biasanya ada kakak-kakak kelas sih yang ikut menyebrangkan. Kakak-kakak kelas itu juga tetangga-tetangga saya juga. 


Image result for berjalan kaki ke sekolah
Berjalan kaki ke sekolah (Google Image)

Setiap hari kami berjalan kaki melewati sungat kecil yang arusnya tidak terlalu deras, melewati jalan-jalan setapak berumput. Terkadang, sampai di sekolah baju saya terkena bulir rumput yang lengket-lengket itu. Serunya lagi kalau pulang sekolah kadang lepas sepatu dan masuk ke sungai kecil tersebut. Biasanya kami bersama teman-teman mencari ikan dan dimasukkan ke dalam plastik. Setelah itu pulang sekolah pasti deh dimarahi sama ibu karena tak jarang sepatu/bajunya basah.
Waktu itu kami malah jarang belajar lho, he he belajar kalau tes saja. Selebihnya hanya bermain dan bermain. Bahkan, kalau belum dibawain sapu oleh ibu saya belum pulang ke rumah. Ha ha ha.....


Image result for sungai kecil
Sungainya hampir mirip seperti ini, tidak dalam hanya 5 -20 cm (diambil dari google image)

Kembali ke cerita awal tentang Lely. Lely teman saya itu salah satu cewek idola di kelas selain saya he he. Asli ini memang ditambah-tambahi. Wajah Lely cantik, rambutnya panjang, kulitnya putih dan memiliki gigi gingsul. Kulit putihnya sepertinya menurun dari Ayahnya yang orang Menado. Sementara ibunya orang Jawa. Ayahnya adalah seorang joki kuda. Lely adalah seorang non muslim. Namun, kita saling menghormati.  
Ketika saya belum sholat dia akan mengingatkan saya. Bahkan, terkadang dia menunggui saya tatkala saya sedang sholat sampai selesai. Dia duduk persis di belakang saya. Begitu juga ketika dia saatnya ke gereja saya suka mengingatkan ke dia. Kami menganggap bahwa perbedaan itu bukanlah sesuatu yang harus dipersoalkan, bahkan itulah yang memberi warna di Indonesia. 

Suatu kebiasaan lucu kami saat SD adalah kami sukanya menginap ke rumah masing-masing. Bergantian. Selain itu kami sukanya tukar menukar baju. Saya memakai baju Lely dan Lely memakai baju saya. Dia juga yang mengajari saya untuk memanjat pohon, dia juga jago berlari. Larinya sangat kencang. Dia seringkali menang lomba lari. Karena dia suka berlari, saya juga jadi suka lari. Selain itu dialah yang mengajari saya bisa bersepeda roda dua. Dialah yang selalu memompa semangat saya untuk bisa belajar sepeda roda dua. Kamu pasti bisa. Saya masih mengingat saat ketika saya berlatih sepeda tua saya yang tidak ada remnya di depan rumah neneknya. Padahal, bahaya lho kalau tidak ada remnya. Tapi namanya aja anak kampung ndelul...

Lulus SD kami sudah berbeda SMP. Setelah itu dia pindah rumah dan kita berpisah. Dan kita tidak bertemu lagi setelah itu. Oia dia sekarang kabarnya telah bekerja sebagai teller di sebuah Bank. Kenangan tentang Lely akan selalu saya kenang selamanya. Semoga dia masih mengingat saya ya.......












Saturday, May 13, 2017

Hey, Ada Menu Dessert Baru Lho di Hokben !

Hai ......moms

Weekend time! Waktu weekend biasanya ibu-ibu suka males masak kan? Pinginnya yang praktis-praktis dan siap saji. Kayaknya tempat yang satu ini bisa jadi tempat pilihan Anda dalam menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Tempatnya nyaman dan pastinya anak-anak Anda bakalan senang dan suka dengan menunya. Tempat ini  bernama Hokben kepanjangan dari Hoka Hoka Bento yang kalau dalam bahasa Indonesia berarti makanan bekal. Sesuai kebiasaan orang  Jepang yang suka membawa bekal. Bento itu sendiri artinya nasi beserta lauk pauknya.  Konsep penyajian Hokben itu sendiri juga menyerupai tempat bekal. Warnanya identik dengan warna merah. Sesuai logo Hokben itu sendiri.


Image result for logo hokben
Logo Hokben 
Konsep penyajian Bento.

Hokben Cabang Semarang, Paragon

Sejarah Singkat Berdirinya Hokben 
Pada tanggal 18 April 1985, HokBen pertama kali didirikan dibawah naungan PT. Eka Bogainti. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 di Jakarta oleh Hendra Arifin dengan restoran pertama berlokasi di Kebon Kacang, Jakarta Pusat. HokBen menyajikan makanan bergaya Jepang yang variatif, higienis, cepat saji dengan harga relatif terjangkau serta suasana yang nyaman. Hal ini menjadikan HokBen sebagai restoran dengan konsep “Japanese Fast Food” terbesar di Indonesia.

Hendra sebagai pemilik PT Eka Bogainti tertarik mengembangkan restoran cepat saji ala Jepang karena pada 1985 konsep itu belum ada di Indonesia. Ia pun melakukan studi banding ke Jepang dan kemudian membeli izin untuk menggunakan merek dan asistensi teknis Hoka Hoka Bento di Indonesia. Awalnya, HokBen di Jepang berbisnis makanan take away (pesan ambil/bawa pulang). Kini, Eka Bogainti memiliki penuh hak cipta atas merek merek HokBen. Sementara itu, usaha serupa dengan merek sama yang ada di Jepang sudah tidak ada lagi. Meski menawarkan masakan Jepang, kepemilikan merek HokBen adalah 100% dimiliki warga negara Indonesia. Wikipedia.

Launching Menu Baru Hokben

Beberapa waktu yang lalu tepatnya  tanggal 01 Mei 2017 Hokben resmi melaunching menu baru Hokben yaitu snack dan dessert terbaru dari Hokben. Ada sakana sticks, ocha lychee tea dan soft pudding.  Dari ketiga snack tersebut hanya soft pudding yang belum tersedia di Hokben Semarang. Untuk sementara soft pudding baru tersedia di gerai Hokben Jakarta saja karena soft pudding tersebut dibuat dari bahan tanpa pengawet. Jadi tidak bisa tahan lama.



Deskripsi Produk Baru/New Rising Star Menu

1. Sakana Sticks 
adalah menu snack yang dihasilkan dari produk olahan ikan dengan tepung khas Hokben dengan 2 pilihan rasa yaitu Sakana Sticks dan Sakana Stiks Nori (Seawed Seasoning/Rumput Laut).

2.  Shoft Pudding 
Pudding yang memiliki cita rasa lembut dalam dua varian rasa yaitu soft pudding mangga dan soft pudding taro (berwarna ungu). Semoga dalam waktu dekat produk ini akan segera hadir di Semarang ya moms.


3.  Ocha Lychee Tea 
Ocha Lychee Tea adalah teh dengan rasa leci yang sangat segar dan mengandung vitamin yang bagus untuk mencegah kanker, menambah metabolisme tubuh, meningkatkan imunitas dan menyehatkan jantung.


Dessert lainnya dari Hokben :


1.  Jus Melon 

2.  Jus Jeruk 

3.  Es Ogura 
Es Ogura terbuat dari serutan es dan kacang merah. Dessert ini bagus untuk pencernaan, mengontrol gula darah dan meningkatkan energi tubuh.

4.  Edamame 
Edamame khas Jepang ini diolah dengan menggunakan air mendidih, dan dibekukan dalam kondisi pabrik yang higienis. Edamame banyak khasiatnya untuk kesehatan diantaranya untuk mengurangi resiko terkena kanker prostat pada pria dan kanker payudara pada wanita.

Prestasi Hokben :
  • Tahun 2008, Hokben mendapatkan Sertifikat Halal dari MUI
  • Tahun 2007, Hokben Meluncurkan Call Center untuk Layanan Hokben Delivery dengan nomer telepon bebas pulsa 1-500-505
Oia beberapa waktu yang lalu saya ajak anak-anak ke Hokben. Saya pesan menu yang Kidzu Bento anak-anak pada suka dan mereka lebih excited lagi karena dapat mainan dari paket Kidzu Bento ini. Saya pilih yang mainan yang meteran dan kerokan pinsil, keduanya berguna buat anak-anak. Meteran biar mereka bisa belajar mengukur sesuatu. Kerokan pinsil tentunya Anda tahu kan fungsinya. Kerokan pinsil nih paling sering hilang.




Anak-anak tampak khusyuk menikmati Kidzu Bentonya 
Menu pilihan saya, bento spesial 4 (best seller)

Anda ingin informasi lebih lengkap tentang Hokben? Anda bisa mengunjungi situsnya di Hokben.co.id

Yuk, cicipan dessert baru dari Hokben.....