Showing posts with label Ceritaku. Show all posts
Showing posts with label Ceritaku. Show all posts

Wednesday, May 31, 2017

Aku Kangen Umroh Bareng Ibu

Hai semua.....😙

Tidak terasa hari ini sudah hari kelima puasa. Bagaimana puasa Anda? Semoga lancar dan sehat selalu ya. Tema arisan link Blogger Gandjelrel kali ini cukup menantang yaitu tentang sesuatu yang dikangeni. Ini adalah ide dari Mbak-mbak yang namanya muncul di arisan blog tahap ke 3 yaitu Mbak Rizka Alina dan Mbak Alley. Aku kapan ya dapetnya ? Hu hu. Dengan adanya arisan ini cukup membantu terutama buat blogger kayak aku ini yang nulisnya masih datnyeng. Jujur kalau yang aku dan suami kangeni adalah THR he he...kalau kamu?.

Image result for umroh
Ibadah Umroh dan Haji di Mekah 


Ibuku, usia 70 tahun 
Nah, beberapa waktu yang lalu ibuku cerita kalau beliau ingin sekali pergi umroh karena tabungannya sudah cukup. Sebenarnya beliau kepingin berhaji, tetapi daftar tunggunya itu lama banget. Apalagi ibuku usianya sudah 70 tahun. Mumpung masih sehat katanya. Ibuku itu meski sudah 70 tahun tetapi semangat hidupnya tinggi. Pagi setelah sholat subuh biasanya beliau jalan-jalan berkeliling alun-alun di dekat rumah. Selain itu beliau juga rajin mengaji kemana-mana, meskipun tempatnya jauh. Terkadang, anak-anaknya yang was-was. Makanya, aku seringkali berpesan kalau tidak ada barengan yang menyebrangkan tidak usah berangkat. Maklum, tinggal di kampung itu sepertinya hampir setiap 3 hari sekali itu pasti ada pengajian/hajatan.

Menurut beliau, sebenarnya ada rombongan teman pengajiannya yang berangkat umroh dan beliau ingin bareng.  Namun, tentunya kami sebagai anak tidak tega melepasnya begitu saja. Sebelumnya saya bertanya-tanya dan cari informasi ke teman-teman yang sebelumnya sudah berangkat umroh. Mereka rata-rata berpesan jangan berangkat sendiri meski ada rombongan yang sama-sama pergi umroh. Karena, pernah ada kejadian ibu temanku itu waktu umroh sandalnya terlempar sampai jauh untunglah ada yang menemukannya. Seseorang yang berwajah Arab dan baik hati. Parasnya itu terlihat bukan seperti orang pada umumnya tampak bersinar dan bersih katanya. Meskipun teman saya tidak mengalami hal-hal yang merugikan bagi dirinya namun kejadian itu cukup membekas. Makanya, dia menyarankan agar ibu ada yang mendampingi.

Melihat ibu yang ngebet kepingin umroh tersebut aku jadi terharu, dan ingin juga berangkat umroh bersama ibu. Anak manapun pastinya ingin sekali membahagiakan orang tuanya. Apalagi, orang tuaku tinggal ibuku. Namun, tahun ini aku dan suami berencana untuk membangun rumah. Karena rumahku ukurannya lumayan besar jadi otomatis butuh uang yang banyak. Belum lagi kalau membangun rumah itu biasanya kan "mremen-mremen" kemana-mana.  Pingin perbaiki ini, pingin perbaiki itu. Sebenarnya, aku juga sudah punya tabungan khusus untuk umroh tetapi masih kurang  hiks..hiks...kok jadi curcol. Karena, kemaren-kemaren uang tabungan kita berdua untuk melunasi rumah. Mumpung, anak-anak masih belum terlalu butuh biaya besar. Sebenarnya ibuku punya tanah yang lumayan besar dan ibu sudah menyarankan untuk  dijual. Tetapi, kami keluarga masih eman-eman. Soalnya tanah tersebut juga lumayan menghasilkan, dan rencananya sih dijual kalau pas kepepet saja. 

Aku ingin sekali membuat ibuku bahagia dan menggandengnya tatkala mengitari Ka'bah. Semoga Allah SWT mendengar doaku dan mengabulkannya.  Amiiiin.

Friday, May 19, 2017

Aku dan Lely

Hai....temans
Gimana kabarmu hari ini? Semoga baik-baik saja ya. Nah, memenuhi tema #Arisan Blog Gandjelrel, yang pemenangnya adalah mbak Andjar Sundari dan mbak Nia Nurdiansyah, maka saya akan menuliskan kisah masa kecil saya yang tidak bisa terlupakan. 
Btw saya juga sering bertandang ke blognya mbak Andjar lho yang mostly cerita-ceritanya tentang parenting yang inspiratif serta beliau ini juga pinter bikin cerpen lho. 
Sedangkan mbak Nia yang juga seorang psikolog serta sedang merintis bisnis kuliner, juga termasuk penulis yang produktif lho (*ehem*)--> (mbak, boleh dong dilemparin bukunya ha ha). Tulisan Mbak Nia ini  sangat mengalir dan mudah dicerna.

Kayaknya pembukaannya sudah cukup ya, nah selanjutnya adalah kisah masa kecil saya bersama teman kecil saya Lely. Nama panjangnya adalah Lelyana Chandra Krisnawati. Nama yang bagus dan saya ingat sampai sekarang. 
Dia adalah teman SD saya yang paling akrab. So pasti akrab soalnya sehari-hari dia dititipin ke neneknya yang letaknya berdekatan dengan rumah saya. Ayah ibunya bekerja. Rumahnya hanya berjarak 2 rumah dari rumah saya. Setiap hari saya dan teman-teman sekampung saya termasuk Lely berjalan kaki menuju sekolah SDN 5 Salatiga. Salah satu SD Negeri favorit di kota Salatiga. SD tersebut berjarak 1 KM dari rumah. Lumayan jauh kan. Namun, itu tidak terasa jauh karena berangkatnya bersama-sama dengan teman-teman sekampung yang kebetulan SDnya juga sama. Waktu itu juga jarang ada anak yang diantar jemput orang tuanya, karena orangtua jaman saya itu anaknya banyak. Minimal mereka memiliki 4 saudara. Jadi, bisa dimaklumi mengapa anak-anak dibiarkan berangkat sekolah sendiri lantaran si ibu biasanya sudah repot dengan adik-adik yang masih kecil-kecil. Biasanya ada kakak-kakak kelas sih yang ikut menyebrangkan. Kakak-kakak kelas itu juga tetangga-tetangga saya juga. 


Image result for berjalan kaki ke sekolah
Berjalan kaki ke sekolah (Google Image)

Setiap hari kami berjalan kaki melewati sungat kecil yang arusnya tidak terlalu deras, melewati jalan-jalan setapak berumput. Terkadang, sampai di sekolah baju saya terkena bulir rumput yang lengket-lengket itu. Serunya lagi kalau pulang sekolah kadang lepas sepatu dan masuk ke sungai kecil tersebut. Biasanya kami bersama teman-teman mencari ikan dan dimasukkan ke dalam plastik. Setelah itu pulang sekolah pasti deh dimarahi sama ibu karena tak jarang sepatu/bajunya basah.
Waktu itu kami malah jarang belajar lho, he he belajar kalau tes saja. Selebihnya hanya bermain dan bermain. Bahkan, kalau belum dibawain sapu oleh ibu saya belum pulang ke rumah. Ha ha ha.....


Image result for sungai kecil
Sungainya hampir mirip seperti ini, tidak dalam hanya 5 -20 cm (diambil dari google image)

Kembali ke cerita awal tentang Lely. Lely teman saya itu salah satu cewek idola di kelas selain saya he he. Asli ini memang ditambah-tambahi. Wajah Lely cantik, rambutnya panjang, kulitnya putih dan memiliki gigi gingsul. Kulit putihnya sepertinya menurun dari Ayahnya yang orang Menado. Sementara ibunya orang Jawa. Ayahnya adalah seorang joki kuda. Lely adalah seorang non muslim. Namun, kita saling menghormati.  
Ketika saya belum sholat dia akan mengingatkan saya. Bahkan, terkadang dia menunggui saya tatkala saya sedang sholat sampai selesai. Dia duduk persis di belakang saya. Begitu juga ketika dia saatnya ke gereja saya suka mengingatkan ke dia. Kami menganggap bahwa perbedaan itu bukanlah sesuatu yang harus dipersoalkan, bahkan itulah yang memberi warna di Indonesia. 

Suatu kebiasaan lucu kami saat SD adalah kami sukanya menginap ke rumah masing-masing. Bergantian. Selain itu kami sukanya tukar menukar baju. Saya memakai baju Lely dan Lely memakai baju saya. Dia juga yang mengajari saya untuk memanjat pohon, dia juga jago berlari. Larinya sangat kencang. Dia seringkali menang lomba lari. Karena dia suka berlari, saya juga jadi suka lari. Selain itu dialah yang mengajari saya bisa bersepeda roda dua. Dialah yang selalu memompa semangat saya untuk bisa belajar sepeda roda dua. Kamu pasti bisa. Saya masih mengingat saat ketika saya berlatih sepeda tua saya yang tidak ada remnya di depan rumah neneknya. Padahal, bahaya lho kalau tidak ada remnya. Tapi namanya aja anak kampung ndelul...

Lulus SD kami sudah berbeda SMP. Setelah itu dia pindah rumah dan kita berpisah. Dan kita tidak bertemu lagi setelah itu. Oia dia sekarang kabarnya telah bekerja sebagai teller di sebuah Bank. Kenangan tentang Lely akan selalu saya kenang selamanya. Semoga dia masih mengingat saya ya.......












Thursday, May 11, 2017

Jennie Pegouskie, Cantik Itu Tak Melulu Putih



Hai.............😍
Anda pasti suka dengan lagu Barat satu ini yang tengah hits di antero dunia, Shape Of  You. Background musiknya yang rancak dan ceria serta easy listening menjadi menu wajib saya sehari-hari dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Ditambah lagi dengan lagu-lagunya  Abang Bruno Mars tentunya he he.

Dalam video Shape Of You diceritakan Ed Sheeran itu memerankan dirinya sebagai seorang petinju dan dia jatuh cinta dengan cewek berkulit hitam dengan "mata kucing" yang juga berprofesi sebagai petinju. Keduanya saling mencintai, namun harus berpisah. Diakhir videonya ada kejutan kecil tatkala si cewek bergaya ala jagoan membantu Ed Sheeren mengalahkan si pesumo. Ciaaaatttt. 

Jennie Pegouskie
Diambil dari KingsMedia

Siapa sih cewek yang di video klipnya Ed Sheeren? Publik di Amerika rupa-rupanya sangat terpesona dengan wajah eksotis cewek berkulit hitam yang satu ini. Sayapun jadi penasaran dengan profilnya. Ohh ternyata cewek tersebut bernama Jennie Pegouskie. Dia lahir dan besar di Seattle, Washington. Jennie nama panggilannya sehari-hari berprofesi sebagai seorang model dan penari. Sebelum terkenal Jennie berkuliah di Fakultas Komunikasi dan Marketing di University of Washington. 

Baca Juga : Anak Memakai Kacamata Bukan Akhir Segalanya

Bagaimana sih ceritanya sampai dia bisa menjadi model video klipnya Ed Sheeran?
Sebelumnya ada audisi untuk video klipnya Ed Sheeren. Tampaknya Jennie jauh lebih menonjol karakternya, dibandingkan 2 orang gadis yang saat itu direkomendasikan juga untuk klipnya Ed Sheeren ini.


Image result for warna kulit
Gambar diambil dari Google.Image 
Jennie tampaknya bukanlah orang yang terlalu suka diekspos. Data-data tentang dirinya sangat sedikit. Menurut Jenny apabila dia sedang tidak mengikuti tour modelling, dia lebih banyak menghabiskan waktunya bersama teman-teman dan keluarganya. Diam-diam keluarganya juga mempunyai peternakan. 

Baca Juga : Yuk, Cegah Suami Berbuat Korupsi !!

Kulit hitam tak lantas membuat seseorang jadi tidak cantik lho. Tidak pula identik dengan warna putih. Kalau jaman dulu para budak belian selalu identik dengan kulit hitam, seringkali direndahkan maka di era sekarang orang kulit hitam mulai unjuk gigi. Dari mulai penyanyi terkenal, pemain basket, presiden Amerika Serikat Barack Obama juga berkulit hitam. Sepertinya publik Amerika mulai terbuka terhadap kehadiran orang-orang yang berkulit hitam. Juga, banyak orang-orang Amerika Serikat yang memiliki pasangan berbeda jenis kulit. Sekarang tidak jamannya lagi SARA. Baik warna hitam, putih, coklat semuanya berhak untuk berkarya dan mendapat fasilitas hidup yang layak.
Semoga bermanfaat ^_^.










Friday, April 21, 2017

Nasi Goreng Kartini

Hai semua 😊

Pernahkah Anda bayangkan apabila dunia ini tanpa wanita ? Pastinya Nabi Adam akan sangat kesepian karena tidak ada Siti Hawa. Serta dunia tidak akan sepadat sekarang. Diperkirakan penduduk dunia sekarang berjumlah 7.324.782.225 (tolong dibaca sendiri ya, pokoke banyak buanget). Nah, diperkirakan populasi wanita lebih banyak dibandingkan dengan pria.
Berhubung kemarin adalah hari Kartini maka belum telat rasanya apabila saya mengucapkan Selamat Hari Kartini untuk semua pembaca Blog Mama Lala. 


Image result for nasi goreng
Nasi Goreng 
Sekolah Lala tahun ini tidak ada perayaan Hari Kartini, dikarenakan bulan ini sudah banyak kegiatan dan minggu kemaren juga kelas 6 nya baru saja piknik, mungkin guru-gurunya belum hilang capeknya sehingga perayaan Hari Kartini ditiadakan.Sebagai gantinya anak-anak disuruh membawa nasi goreng berikut hiasannya. Berupa tomat, ketimun, selada, serta lauk ayam, nugget atau ikan. Malam harinya si kakak juga bilang kalau disuruh membuat pidato bahasa jawa untuk ujian praktik UNnya. Awalnya saya sempat bingung juga aduh gimana nih saya dan suami ga jago bahasa jawa.  Untunglah ada si mbah Google, tinggal klik saja semua pidato singkat dalam bahasa jawa sudah tersedia. Tinggal si kakak yang menghafalnya untuk ujian praktik UN. Usai selesai menemani anak-anak belajar kemudian saya menyiapkan makan malam suami, cuci piring supaya tikus-tikus tidak berdatangan. Setelah itu saya ajak anak-anak tidur. Kadang, kalau sempat saya bacakan cerita sebelum tidur. Sesaat kemudian saya sempatkan diri untuk menulis blog walau sebentar, atau memotong pesanan seprei. Betapa rempongnya jadi seorang ibu. Makanya saya salut dengan ibu-ibu pekerja yang bisa sekaligus bisa jadi ibu rumah tangga.

Bangun tidur Lala langsung mengingatkan saya tentang nasi goreng untuk perayaan hari kartini. Untunglah, padahal saya lupa. Sayapun langsung ke kios sayur milik tetangga saya, langsung membeli ayam, telur, tomat, ketimun dan lain-lain untuk membuat nasi goreng. Sampai di rumah langsung bikin nasi goreng ekspres. Saking buru-burunya sampai-sampai saya lupa untuk mencicipi entah enak atau tidak dan juga tidak sempat untuk memfotonya. .Pagi banget ibu-ibu soalnya, jam 6.30 harus sudah ditaruh di tas si kecil. Jadi, fotonya saya cuplik dari google.  Sampai-sampai suami saya suruh motongin tomat dan ketimunnya. Alhasil, tomat dan ketimunnya irisannya super tipis. Ha ..ha..

Setelah nasi gorengnya jadi saya melihat raut muka Lala sangat bahagia sekali. Tanpa di
beri tahu dia segera mengambil gelas dan sendok di rak. Sayapun merasa senang bisa membuatnya senang dan menepati janji membuat nasi goreng. Sepulang sekolah dia bercerita kalau nasi goreng mamah enak banget tapi aku tidak makan tomat dan ketimunnya. Yang suka ketimun kan kancil ha..ha....katanya.
Hal-hal kecil ini sering membuat saya happy sebagai seorang ibu. 

Gambar diambil dari : Google.Image












Wednesday, April 5, 2017

Bruno Mars, Pria Mungil dengan Suara Aduhai

Hai...Semua 😎
Kalian semua pasti setuju bahwa mendengarkan lagu bisa menjadi salah satu terapi yang bisa membuat hati kita senang dan gembira. Hidup cuman sekali buat apa sih dibuat sedih. Ya, kan? Jadi keingat lagu-lagu pas masa TK dulu. Buat apa susah-buat apa susah-susah itu tak ada gunanya. Sedih boleh, jangan berkepanjangan. Nanti bisa sakit lho. Kalau sakit kita tidak bisa ngapa-ngapain.

Nah, mungkin ada diantara kalian yang lagi sedih hari ini?Mungkin diputusin pacar, atau dimarahin dosen, mesin cuci ngadat atau sedih karena postur tubuh pendek dan sering ditolak gebetan? Hmm...hmm...sebaiknya baca dulu postinganku berikut ini.

Eh iya dulu aku juga pernah minder lho karena postur tubuh yang imut. Mana dulu pas jaman smp aku pernah naksir cowok OSIS yang ganteng  tinggi, bawaannya udah minder duluan. Belakangan ketahuan juga kalau dia juga naksir temenku yang seukuran tingginya sama kayak aku. Tahu begitu aku tak perlu minder ya, dan lagi tampangku juga ga jelek-jelek amat. Sekarang si cowok OSIS tadi katanya udah jadi polisi. Tahu mengapa aku naksir dia?Wow, dia komplit banget udah cakep, pinter qiroati, dan pinter juga di akademisnya. 
Sudahlah masa lalu ^_^.


Related image
Planet Mars (Ga ada hubungannya ya)

Nah, berbicara soal lagu ada banyak sih penyanyi favorite ku. Kalau yang dari Barat aku lagi suka lagu-lagunya Bruno Mars,  Adelle, Ed Sheeren, Cold Play. Kalau dari Indonesia aku suka lagu-lagunya Afgan, Tulus, Rossa, Raissa dan Isyana. 
Secara spesifik aku suka lagu-lagunya Bruno Mars itu karena lagu-lagunya ceria (seperti aku) dan fungky. Aku suka Uptown Funk, suka juga 24K Magic, Count On Me. Semuanya bagus-bagus deh. 

Tidak seperti postur orang barat pada umumnya yang terkenal tinggi, Bruno Mars ini postur tubuhnya tidak tinggi lho hanya 165 cm. Di negara Barat orang yang bertubuh kecil dijuluki Lil kepanjangan dari little alias kecil. Kadang ada juga yang merasa di bully dengan ungkapan tersebut. Untunglah, Bruno Mars terlahir dari keluarga yang selalu support dia dan tidak berfokus kepada kekurangannya yaitu tubuh yang pendek. 

Mungkin kalian mau tahu mengapa saya suka Bruno Mars :
1. Suaranya sungguh aduhai
2. Lincah dan atraktif
3. Kehidupannya jauh dari gosip
4. Memiliki kekasih dari kalangan biasa yaitu Jessica Caban. Dan kalau kencan mereka sederhana saja, dan berpakaian layaknya orang-orang biasa.
5. Pintar menciptakan lagu-lagu sendiri
6. Mirip Michael Jackson. Dulu saya suka Michael, tetapi ternyata MJ orangnya mudah depresi dan akhirnya meninggal tidak wajar alias bunuh diri. Tidak seru lagi. 


You know guys, banyak wanita yang tidak menilai seseorang melulu dari postur tubuhnya lho, but mereka tentunya suka lelaki yang sukses dan mandiri secara finansial. Sudah rahasia umum lho. Bukan berarti under estimate lelaki yang tidak/belum sukses lho. Tetapi, sukses itu bertahap kan tidak instan.So fokus pada kesuksesan saja, jangan fokus ke postur tubuh kalian dan stay upgrade.  CMIIW 😎................









Wednesday, March 29, 2017

Bang, Jangan Duakan Cintaku



Hai Mams,
Selamat pagiiiiiii 😎😀
Pastinya Mams semua sudah menunggu kan postingan terbaruku kan? Maaf saya sampai lupa update blog, maklum emak-emak rempong. Kita membicarakan hal-hal yang ringan aja ya.

Mams, suka enggak sih membayangkan masa pacaran dulu dengan suami? Pastinya yang terbayang hal-hal yang indah ya. Hati selalu berbunga-bunga. Tiap detik dan menit yang terbayang hanya wajahnya. Kamu lagi apa? Kamu sudah makan belum? Kamu sudah tidur belum? Ibarat pepatah dunia milik berdua yang lain ngontrak. Apa yang menjadi kekurangan pasangan kita pura-pura menutup mata.

Nah, setelah menikah nih ketahuan semua belang pasangan seperti misalnya kalau tidur mengorok, suka menaruh handuk sembarangan, tidak suka sisiran dan hal-hal lain yang membuat kita jadi bete. Sedang kita juga mulai berubah misalnya kala kita masih berkenalan dengan calon suami kita suka nih dandan cantik eh setelah menikah kita jadi malas berdandan dengan alasan capek dengan pekerjaan rumah. 

Mulailah kita suka membanding-bandingkan pasangan kita dengan orang lain yang menurut kita lebih baik. Seperti misalnya suami kita bekerja dan ditempat kerja bertemu dengan teman sekantor yang suka dandan. Lalu tertanam dihatinya : Seandainya istriku seperti itu?  Atau istri suatu saat kala reuni bertemu dengan teman lama yang lebih sukses dibanding suaminya dan mulai membanding-bandingkan suaminya : Seandainya suamiku lebih sukses dari dia. Apalagi, selanjutnya sampai muncul rasa suka.Sudah pasti akan menimbulkan masalah baru yaitu  
S.E.L.I.N.G.K.U.H. 

Lupa sudah dengan janji suci pernikahan yang disaksikan juga oleh Allah SWT dan malaikat-malaikat yang berjanji untuk selalu bersama dalam suka dan duka. 
Lupa sudah dengan masa-masa awal membangun rumah tangga yang penuh perjuangan bersama istri pertama.


Tulips, Tulipa, Butterfly
diambil dari pixabay
Saya pernah membaca sebuah buku kalau pasangan kita memang hampir dipastikan memiliki watak yang berbeda dengan kita untuk saling melengkapi dan saling mengisi. Dan apabila kita merasa bahwa pasangan selingkuhan kita lebih baik dari pasangan semua itu adalah tipuan setan. Selain itu kita jangan lupa juga untuk selalu menjadi pasangan yang menyenangkan untuk dilihat suami. Tidak mudah cemberut dan selalu berdandan meski di rumah. Memang, menikah itu mudah namun untuk mempertahankannya butuh kerja keras dan perjuangan. Jangan mudah menyerah karena masalah. Semoga bermanfaaat ^_^.


















Wednesday, February 22, 2017

Damai dan Majulah Indonesiaku

Dear all,

Suatu waktu saya melihat tayangan di televisi kalau tidak salah di Trans tv pada saat awal mulai siaran biasanya ada lagu Indonesia Tanah Air Beta yang dinyanyikan oleh almarhum Utha Likumahuwa dengan penuh penghayatan dan jujur itu sangat menyentuh batin saya. Berikut syairnya:

Indonesia tanah air beta
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala, slalu dipuja-puja bangsa
Disana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Sampai akhir menutup mata.........

Seandainya  suatu saat saya dilahirkan ditempat yang berbeda dan ditanya, saya akan tetap memilih Indonesia sebagai negara saya, tumpah darah saya. Meskipun ada banyak permasalahan disana, namun saya tetap bangga menjadi bagian darinya.
Indonesia dengan keanekaragamannya, berbagai macam suku dan adat, serta berbeda-beda warna kulitnya. Sebagai seorang muslim saya kayaknya lebih suka tinggal di Indonesia karena di Indonesia semua orang bebas beragama dan dilindungi, dan bisa hidup berdampingan. Kalau Anda melihat di negara lain seperti Syuriah dan negara-negara lain belum tentu kita bisa seperti ini. Mau ke sholat dimanapun bisa, mau ke gereja bisa melenggang santai, mau ke wihara ayuk, mau ke kuil-kuil oke. Indonesia adalah negara yang sangat demokratis menurut saya. 

Beberapa waktu yang lalu sempat ada berita-berita sara yang membuat Indonesia agak semrawut, dan sayapun sebagai seorang ibu rumah tangga turut khawatir dengan banyaknya berita hoax dan sara. Apalagi jelang pilkada Jakarta.. .
Ada perasaan takut kalau sampai-sampai terjadi pertumpahan darah karena banyaknya demo jelang pilkada, tapi alhamdulilah bisa berlangsung damai.

Lain waktu lagi saya melihat tayangan Discovery Channel tentang negara Jepang yang sudah maju dengan teknologi pertaniannya. Di Jepang, menanam padi sudah tidak menggunakan tangan melainkan dengan alat semacam traktor yang rodanya diprogram otomatis bisa menanam padi. Sangat berbeda dengan negara kita yang jauh ketinggalan, masih banyak dijumpai para petani yang membajak sawah dengan sapi dan menanam padi dengan manual. Seandainya pertanian Indonesia bisa lebih maju, kita tak perlu lah mengimpor beras dari luar negeri dan bisa menghemat uang. Tapi, saya juga tidak tahu apakah sesederhana itu? 

Lain waktu lagi saya melihat negara Denmark, duh iri banget dengan negara ini. Negara ini disebut-sebut sebagai negara dengan standar kebahagiaan tertinggi di dunia. Bagaimana tidak, negara ini hanya menerapkan 7 jam kerja dalam sehari, karena jam kerja yang panjang sangat rentan terhadap stres, selain itu mereka memiliki cuti yang panjang dalam setahun yaitu 5 pekan dan 35 hari dalam setahun. 
Meski mereka memiliki pajak yang tinggi, namun mereka sangat berbahagia karena pajak yang tinggi itu nantinya untuk mereka sendiri seperti rumah sakit gratis, pendidikan gratis serta beasiswa untuk anak-anak mereka hingga ke perguruan tinggi. Bahkan, orang-orang yang masih pengangguran pun diberi tunjangan oleh Pemerintah Denmark. Ngiri ga tuh?


Denmark - Google Image 
Lain waktu lagi saya melihat Papua, sebuah ibukota yang terletak di paling barat Indonesia. Pulau nan elok terkenal dengan Raja Ampatnya yang cantik namun sayangnya banyak penduduknya yang masih tertinggal baik dalam hal pendidikan maupun kesehatan. Listrik juga sering mati dan barang-barang mahal. Untunglah, di Pemerintahan Pak Jokowi ini sedang digenjot pembangunan jalan di Papua. Semoga bila sudah banyak fasilitas jalan di Papua harga-harga bisa diturunkan. Menurut adik saya yang tinggal di Papua harga-harga di Papua 2 kali lipatnya harga-harga di Jawa. Jadi ya kerasa banget.

Duhai para pemimpin kita mengapa kita tidak berpikir tentang Indonesia yang maju daripada saling berebut kekuasaan yang tidak ada akhirnya. Indonesia yang tidak perlu mengimpor beras, Indonesia yang merata pembangunannya, Indonesia yang maju dalam segala bidang. Mungkin inilah yang bisa saya persembahkan untuk Indonesia. Dari seorang ibu rumah tangga yang sederhana. Semoga bermanfaat ^_^









Thursday, February 9, 2017

Gara-gara Bangun Kesiangan



Hallooo semua...... 

Akhir-akhir ini cuaca nya sangat susah diprediksi. Terkadang  tiba-tiba hujan di siang hari, sore harinya angin. Di Jakarta tepatnya di jalan Lenteng dekat UI,gara-gara angin kencang juga memakan korban yaitu  meninggalnya sepasang suami istri Miftah Abdillah (27) dan istri Rustiana Imala Putri dikarenakan tertimpa pohon. Si istri merupakan seorang blogger dari Bogor.Waktu itu mereka keluar rumah berboncengan. Innalilahi wa inna ilaihi rojiuun. 
Gara-gara cuaca tidak beraturan ini anak-anak di komplek saya jatuh sakit bergiliran dan sore harinya komplek terlihat sepi karena pada malas keluar rumah.

Cuaca yang tidak beraturan ini ternyata ada positifnya juga loh. Mau tahu positifnya?Saya jadi jarang menyalakan kipas angin padahal biasanya tempat tinggal saya itu puanase pol kalo tidak pakai kipas angin jadi lebih hemat listrik nih ha ha.
Positifnya yang lain adalah kalau malam hari boboknya lebih nyenyak, karena angin yang sepoi-sepoi bikin ngantuk maksimal. Biasanya jam 10 baru bobok, jam 9 sudah bobok. 
Karena keenakan tidur juga saya jadinya bangun kesiangan. 

Ceritanya begini:
Suatu hari saya sudah menyetel jam bangun tidur jam 4 pagi di hape saya. Niat saya sih ingin sholat tahajud selanjutnya jalan-jalan keliling komplek. Seger banget kan kalau jam segitu jalan-jalan ma suami. Romantis.
Nah, tepat jam 4 jam hape saya berdering. Dengan cueknya saya ambil hape dan saya matiin dan tidur lagi. Pikir saya aduh masih ngantuk nih. Nanti aja jam 4.30 bangun. Bangunkah saya?
Jawabannya adalah tidak. Bahkan sampai jam 5.20 baru bangun, suami juga keenakan tidurnya.
Astaghfirullah. Pikiran saya jadi kacau banget. Mana belum memasak nasi?? Anak-anak juga sekolah. Mana yang jual matengan juga tutup. Duh apesnya...

Kemudian :
  • Saya buru-buru sholat subuh dengan perasaan tergesa-gesa
  • Memasak nasi dengan cepat-cepat
  • Menyiapkan makanan dengan cepat-cepat, saya buka kulkas. Untunglah, telur-telur andalan masak ekspres saya masih ada. Langsung deh ceplok-ceplok. 
  • Semuanya serba cepat-cepat seperti dikejar hantu 😍😎😎. Untunglah misua enggak marah fyuh....
Hasilnya : 
  • Merasa bersalah dan marah pada diri sendiri karena tidak bisa bangun pagi. Semuanya tidak berjalan seperti yang diinginkan. 
  • Merasa bersalah dengan Allah swt karena agak melalaikan solat. 
  • Bangun kesiangan berpengaruh juga ke fisik menjadi kurang segar, mood jadi amburadul.

Setelah itu saya berjanji untuk bangun lebih pagi. Karena bangun pagi mempunyai banyak manfaat bagi tubuh dan psikis kita seperti 

  • Membuat kita lebih hepi, membuat kita lebih disiplin, 
  • Membuat kita lebih bugar dan cantik 
  • Memiliki mood yang bagus
  • Kulit awet muda
  • Mencegah kanker kulit
  • Meningkatkan sistem imun
  • Menyehatkan paru-paru.
  • Meningkatkan metabolisme tubuh (diambil dari berbagai sumber)
Apakah Anda pernah bangun kesiangan?Share kesini dong .....😎

        









Wednesday, February 1, 2017

Yuk, Cegah Suami Berbuat Korupsi !!


Hai ..holla...hallo 😁

Minggu-minggu ini adalah ujian berat bagi lembaga konstitusi kita Mahkamah Agung dengan tertangkapnya hakim MK Patrialis Akbar yang diduga mendapatkan uang suap. Beliau tertangkap dalam sebuah OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang dilakukan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Sebelumnya mantan ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar juga tertangkap KPK dan dipenjara dikarenakan terbukti menerima suap.

Patrialis Akbar PD-IDGov.jpg
Patrialis Akbar - Wikipedia

Korupsi seakan tidak dapat dipisahkan dari negara republik tercinta ini. Meski sudah dibasmi tetapi terus tumbuh subur seperti jamur di musim hujan. 
Bahkan, tak jarang selain korupsi para pelaku juga diam-diam memiliki istri muda. Tertangkap korupsi tak serta merta mereka mengakui perbuatannya. Sangat berbeda dengan negara-negara seperti China, Korea dan negara-negara maju lain baru diduga korupsi saja mereka malu dan mengundurkan diri. Selain itu di China juga memberlakukan hukuman mati bagi para koruptor dan mencabut hak politiknya. Sedang Indonesia masih jauh dari itu. 

Suatu hari, saya membeli pecel dan gorengan di sebuah warung langganan saya. Lama tidak membeli pecel membuat nilai rasa pecel jadi makin maknyus di lidah saya. Waktu itu suami komentar : Lha yo, makan pakai pecel aja sudah enak ngapain sih banyak orang yang korupsi? 
Ya, begitulah memang sifat manusia itu pada dasarnya tidak pernah puas. Manusia sangat suka bermegah-megahan dalam hal harta sampai dia berada di liang lahat.. 

Dari Ibnu ‘Abbas, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْ أَنَّ لاِبْنِ آدَمَ مِثْلَ وَادٍ مَالاً لأَحَبَّ أَنَّ لَهُ إِلَيْهِ مِثْلَهُ ، وَلاَ يَمْلأُ عَيْنَ ابْنِ آدَمَ إِلاَّ التُّرَابُ ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ
Seandainya manusia memiliki lembah berisi harta, tentu ia masih menginginkan harta yang banyak semisal itu pula. Mata manusia barulah penuh jika diisi dengan tanah. Allah tentu akan menerima taubat bagi siapa saja yang ingin bertaubat.” (HR. Bukhari no. 6437)
Sumber : https://rumaysho.com/766-manusia-tidak-pernah-merasa-puas-dengan-harta.html
Saya rasa istri juga berperan besar dalam mencegah ataupun membuat suami berbuat korupsi. Hal itu seperti pisau bermata dua. Namun, alangkah baiknya kita sebagai istri berkontribusi besar agar mencegah suami berbuat korupsi, karena selain merugikan negara, mencemarkan nama baik keluarga juga hilangnya kewibawaan sebagai aparatur negara.

Selain itu penting bagi kita sebagai seorang istri untuk mengetahui seluk beluk uang suami yang perolehannya kurang wajar. Jangan berhepi-hepi dulu ketika suami pulang gajian membawa uang sekarung. Karena, nama baik istri/keluarga juga yang ikut dipertaruhkan. 

Ada sebuah kisah yang mungkin bisa menjadi inspirasi untuk Anda. 
Saya besar di sebuah kota kecil bernama Salatiga. Saya tinggal di sebuah kampung kecil. Di kampung tersebut ada sebuah keluarga kecil dengan 2 orang anak. Pasangan suami istri tersebut sangat tersohor kekayaannya dan sempurna pula penampilannya. Suaminya ganteng dan si istri cantik. Si suami bekerja di salah satu bank terkemuka di Indonesia. Si istri memiliki hobi suka dandan dan gemar shopping. Sebenarnya gaji di bank tersebut sudah sangat besar namun si istri selalu saja merasa kurang. Minta ini minta itu. Akhirnya si suami melakukan penggelapan uang. Korbannya juga tetangga saya juga. Sebut saja si A. Akhirnya tetangga saya tersebut masuk penjara. Dipecat dari Bank. Bebas dari penjara dia kesulitan mencari pekerjaan dan tragisnya dia meninggal bunuh diri. Sedang, si istri bekerja sebagai TKW di luar negeri. Keluarganya kocar kacir. 

Saya rasa penting juga bagi kita untuk mensyukuri apa yang kita miliki sekarang. Jangan mencari-cari apa yang kita tidak punya.

Semoga bermanfaat bagi para istri-istri ^_^.