Sunday, January 8, 2017

Penyebab Sakit Maag dan Cara Mengatasinya Secara Tradisional


Assalamu'alaikum wr. wb.

Beberapa hari ini suami saya mengeluh sakit maagnya kambuh. Sudah lama sekali dia tidak sakit maag. Mungkin sudah ada 6 bulan lebih. Saya tanya apa ada sesuatu  yang dipikir?Atau beban pekerjaan yang berat, katanya sih tidak ada yang dia pikirkan. Memang, dia terkadang suka telat makan. Saya sudah seringkali bilang jangan sampai telat makan, kalau telat makan nanti maagnya kambuh lagi kata saya. Suami memang tipikal orang yang "gila kerja" dan perfeksionis. Jadinya, kalau sesuatu pekerjaan belum terlihat perfek dia belum istirahat makan.

Nah, betul kan apa kata saya maagnya kambuh lagi. Dia kalau sakit itu tidak pernah mengeluh tapi saya secara firasat tahu, biasanya dia jadi sering makan. Siapapun wanita pasti sedih dong  kalau suami sakit. Dia kan pencari nafkah utama keluarga. Tentunya, saya akan lebih cerewet lagi menasihati suami agar tidak telat makan.

Definisi Penyakit Maag
Penyakit maag atau gastritis, dikenal juga dengan istilah tukak lambung, bukan merupakan penyakit tunggal. Sakit maag mengacu pada beberapa kondisi yang menyebabkan peradangan pada lambung. Biasanya, peradangan tersebut merupakan akibat dari infeksi oleh bakteri Helicobacter pylori yang mengakibatkan luka di lambung. Akan tetapi, ada juga faktor lain yang bisa memicu maag seperti seperti Stres, pola hidup tak sehat dan pola makan yang tidak teratur.


Secara medis, sakit maag atau gastritis didefinisikan sebagai kumpulan gejala (sindrom) rasa sakit atau rasa tidak nyaman di ulu hati, saluran cerna bagian atas dan organ sekitar. Gejala yang menyertai antara lain rasa mual, kembung, cepat kenyang, kurang nafsu makan, bahkan hingga muntah dan diare (diambil dari gejala.penyakit.blogspot.com)

Saya juga pernah lho mengalami rasanya sakit maag, bahkan sampe dirawat di Rumah Sakit gara-gara suka telat makan. Padahal, waktu itu anak saya yang pertama masih bayi 10 bulan dan masih menyusu asi. Air susu saya banyak waktu itu, bahasa jawanya. Bangka'i. dan tidak bisa saya susukan. Disusukan saja si kecil tidak mau, mungkin karena sudah bercampur dengan obat-obatan infus yang dimasukkan ke dalam tubuh saya sehingga rasanya kurang enak untuk si kecil. Bangka'i itu sakitnya minta ampun. Belum lagi repotnya memikirkan anak di rumah yang meski bisa dititipin mertua tapi rasanya terbayang-bayang terus dengan si kecil. Dari pengalaman itu saya kapok dan tidak mau lagi sakit maag. Karena kalau saya sakit anak-anak dan suami keteteran. 

Oia ada beberapa cara tradisional mengatasi sakit maag diantaranya yaitu :

1. Obat tradisional Sakit Maag Menggunakan Kunyit
– 2 batang kunyit yang sudah dicuci bersih
– kemudian kunyit diparut beri sedikit air secukupnya
– lalu peras air kunyit tadi yang sudah ditambahkan air
– masukkan ke dalam gelas. kemudian minum sehari 2 kali, pagi dan sore hari, usahakan sebelum makan

2. Obat Sakit Maag Tradisional Menggunakan Kedelai
– Siapkan 1/2kg biji kedelai
– Lalu goreng kedelai tersebut tanpa minyak (Sangrai)
– Setelah disangrai, kedelai ditumbuk sampai halus
– Kemudian tambahkan air panas, seperti menyeduh kopi
– Minum ramuan tradisional tersebut secara rutin 3 kali sehari selama 2 Minggu
– Untuk mencegah sakit maag, Anda cukup meminum sehari sekali

3. Mengobati Sakit Maag Menggunakan Biji Pepaya
– Ambil biji pepaya secukupnya
– biji pepaya kemudian dijemur sampai kering
– setelah kering, biji pepaya ditumbuk sampai halus
– setelah halus, seduh tumbukkan biji pepaya tersebut, dan minumlah secara teratur

4. Ramuan Tradisional Menggunakan Daun Jambu Biji
– Siapkan daun jambu biji sebanyak 9 lembar
– Rebus daun jambu biji tersebut menggunakan 1,5 liter air sampai mendidih
– Kemudian saring airnya
– Minum ramuan tersebut sehari tiga kali

5. Minum Jamu Tradisional Maggo 


Jamu Tradisional Maggo 
       



Bila cara 1-4 dirasa cukup merepotkan buat Anda, maka Anda bisa mencoba jamu tradisional Maggo .
Maggo adalah jamu tradisional dengan formula khusus yang berkhasiat mengatasi gangguan lambung akut maupun kronis dalam bentuk nyeri lambung maupun kembung karena asam lambung berlebihan.
Maggo diproduksi dengann baik, aman dan higienis sesuai dengan proses CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) yang ditentukan BPOM dan hanya menggunakan bahan-bahan alami bumbu-bumbu makanan sehari-hari (cengkeh, kunyit, lengkuas, kacang hijau, dan jamur kuping). tanpa bahan kimia obat.

Review Produk Maggo :
Produk Maggo seperti ada digambar atas dibungkus oleh buble wrap 2 lapis yang menjadikannya higienis dan aman dikonsumsi, selain itu juga terdapat seal yang tercantum tanggal kadaluarsanya, so jangan diterima apabila produk tidak ada sealnya. Meski bentuknya mungil tetapi khasiatnya sangat baik untuk menyembuhkan gangguan pencernaan dalam bentuk nyeri lambung maupun kembung karena asam lambung yang berlebihan (gejala-gejala maag) dan maag kronis. Tidak ada efek samping karena murni ramuan tradisional yang terbuat dari bahan-bahan alami bumbu dapur yang kita konsumsi sehari-hari.

Aturan pakai jamu tradisional Maggo :




– Seduh 1 vial (botol kecil) Maggo @ 5 g dengan air mendidih 150 cc  (setengah gelas lebih sedikit ) dan tunggu hingga hangat-hangat kuku dan siap diminum.
– Dapat menambahkan madu/perasa lainnya sesuai selera
– Setelah minum Maggo, disarankan agar tidak mengkonsumsi makanan/minuman lain dulu hingga 30 menit kemudian, supaya penyerapannya lebih sempurna.
– Agar efektif, dianjurkan mengkonsumsi Maggo pada saat perut kosong setiap pagi sebelum sarapan atau malam hari sebelum tidur, selama 6 hari berturut-turut.

Alhamdulilah setelah mengkonsumsi selama 6 hari berturut-turut maag suami saya berangsur sembuh, dan untungnya belum kronis. Selain mengobati untuk mencegah maag sangat dianjurkan untuk memperhatikan dan memperbaiki pola makan yang sehat dan teratur, serta mengatur pola hidup yang baik untuk menghindari stress. Agar pengobatan dengan Maggo ini efektif, pasien juga disarankan untuk memastikan bahwa mereka adalah benar menderita maag, sehingga dapat merasakan khasiat penyembuhan nyata dari Maggo dibandingkan dengan obat lain.

Semoga bermanfaat ^_^. See you next time.







Wednesday, January 4, 2017

Pendidikan Tinggi Tanpa Good Manner = Zonk

Hai moms,
Tak terasa kita sudah berada di awal bulan Januari di tahun 2017 yang indah.  Mungkin akan ada banyak pelangi di kehidupan kita. Hidup memang  tak selalu datar/flat seperti sepatu saya, semua orang setuju bahwa hidup selalu ada naik turun. Awali bulan ini dengan penuh semangat. Bawa hepi aja.
Pagi hari ini belum-belum saya sudah harus tersenyum simpul membaca meme-meme tentang pizza hut yang "berubah nama" menjadi fitsa hats. Orang-orang Indonesia memang kreatif membuat berita seperti Om Telolet Om dan sekarang Fitsa Hats. Viral lagi kan ?Ha..ha...
Image result for pendidikan tinggi
Google Image 
Sedikit flash back ke beberapa bulan yang lalu tentang berita-berita yang menjadi viral. Diantaranya adalah cerita tentang pilot maskapai penerbangan Citilink berinisial TP yang kedapatan mabuk ketika akan mengendarai pesawat dan untunglah tingkah lakunya terekam oleh CCTV dan diprotes oleh penumpang, sehingga pilot tersebut gagal terbang. Peristiwa ini menyebabkan TP dipecat dari Citilink. Dilihat dari jam terbang dan pendidikan sekolahnya pilot TP berpendidikan sangat tinggi bahkan lulus dari sekolah penerbangan Australia (Australian National Airline College).

Cerita lainnya adalah tentang kasus Dora Natalia seorang pegawai PTUN MA yang mencakar seorang polisi ketika hendak ditilang karena hendak masuk bus way.

Setelah banyak dikritik netizen, pihak Dora pun merespons tanggapan publik di media sosial melalui Desi Singarimbun, yang menyebut dirinya sebagai adik Dora. Desi menyampaikan klarifikasi di akun instagramnya @desisingarimbun pada Selasa malam. Berikut penjelasannya.
Bapak Ibu yang terhormat terimakasih atas kritikan manis nya, saya hanya ingin sedikit menceritakan kejadian di tkp versi kakak saya Dora Natalia Singarimbun.
Kakak saya menegur polisi krn berdiri di jalan yang lancar dan mengatakan pak kalo mau mengatur lalu lintas di tempat yang macet jangan yang di jalan yang lancar, tapi polisi malah menghadang dan mengambil kunci mobil tanpa membuat surat tilang, (memang kk saya org nya tempramen) akhirnya kakak saya turun dari mobil dan meminta kunci mobil dan di buatkan surat tilang klo memang didapati kesalahan berlalu lintas, tapi si polisi tidak kasih malahan polisi yg satu mengambil kesempatan dgn merekam kejadian disaat kakak saya berusaha menggapai kunci yg di pegang polisi, seolah kk saya mencakar polisi.
Sayangnya, saat polisi mengembalikan kunci mobil kakak saya sambil menginjak kaki kakak saya yg tanpa sepatu dengan sepatu boot polisi itu tidak di rekam oleh teman nya.tapi ya itu lah sehebat apapun kita tetap kita manusia biasa yg lemah di mata Tuhan. Saya pribadi tetap menilai Kakak saya ada kesalahan tapi tidak untuk kita hakimi (solo tribunnews).

Kalau kita melihat 2 kasus diatas, pilot Citilink dan Dora Natalia sama-sama bersalah karena tidak bisa mengendalikan emosi mereka dengan baik. Padahal sanksi untuk mereka sangat berat pilot Citilink dipecat dan Dora Natalia dimutasi ke daerah PekanBaru dengan pangkat yang diturunkan, belum lagi tercorengnya nama baik mereka.
Sayang sekali juga pendidikan tinggi tak lantas membuat seseorang juga memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Saya rasa ini menjadi PR bagi semua lembaga pendidikan Indonesia untuk tak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual tetapi juga cerdas emosional dan spiritualnya. 
Selain itu juga peran aktif orang tua di rumah terutama ibu, untuk dapat memberikan pendidikan emosional dan spiritual di rumah. Jangan lantas kita bekerja kemudian kita mempercayakan 100% pendidikan anak kepada pembantu atau mertua kita. Jangan lantas kita menjadi ibu rumah tangga, kita lantas melupakan pendidikan anak kita. 

Semoga peristiwa ini menjadi sentilan kepada semua orang tua dan pendidik di Indonesia, teguran buat diri dan kita semua untuk dapat lebih mengendalikan emosi lebih baik. Pendidikan tinggi tanpa good manner = zonk.











Back to Top