Showing posts with label Sekolah Animasi Pertama. Show all posts
Showing posts with label Sekolah Animasi Pertama. Show all posts

Thursday, February 17, 2022

Pengalaman Si Sulung Mendaftar Sekolah di SMK Raden Umar Said Kudus







Assalamu'alaikum semua...

Hallooo...

Sudah lama nih tidak posting tulisan di blog hu..hu...emak sibuk banget nih. Nah, karena hari ini ada sedikit waktu saya mencoba menulis pengalaman saya ketika memasukkan si sulung ke sekolah yang berlokasi di Kudus yaitu SMK Raden Umar Said. Oia, anak saya sekarang kelas 11 SMK Raden Umar Said, jurusan Animasi.

Anak saya yang nomer 1 itu perempuan,  sangat hobi menggambar dan juga suka pelajaran Bahasa Inggris. Terus, waktu dia masuk kelas 3 saya tanya kamu lebih suka mana masuk ke SMK Animasi atau minat jadi guru Bahasa Inggris. Ternyata, dia lebih memilih untuk masuk SMK Animasi. Atas saran teman saya,  dia menyarankan masuk ke SMK Raden Umar Said Kudus karena berstandar internasional. Maaf, bukan berarti meremehkan SMK Negeri ya tetapi karena kami memang ingin memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak selagi kami masih mampu. Juga karena anak saya itu dulu pernah mengalami bullying ketika sekolah di SMP dan sempat membuatnya mogok sekolah. Jadi, ini semacam balas dendam saya dan harapan saya semoga di sekolah ini dia memperoleh pengalaman yang baik selama di sekolah. Kalau mengingat masa-masa dia sulit di sekolah semasa SMP itu sempat membuat saya dan suami frustasi.  Tapi, alhamdulilah semuanya bisa terlewati.

Ketika mendaftar SMK Raden Umar Said Kudus itu saya dan suami hanya mendaftar 1 sekolah itu saja lho dan itupun sudah gelombang kedua. Karena ya, kalau swasta kan pendaftarannya lebih awal biasanya.  Waktu itu juga sudah ada virus Covid 19 yang masuk ke Indonesia jadi otomatis pendaftarannya online dan tesnya juga online. Saya hanya berdoa, kalau keterima ya alhamdulilah. Kalau tidak ya memang belum rejeki. Saya berdoa Ya Allah kalau ini yang terbaik untuk anak saya semoga saja bisa keterima, kalau tidak ya tidak apa-apa. Tes yang diujikan untuk animasi adalah tes keterampilan, tes logika, tes wawancara guru, dan tes wawancara mentor. Tes keterampilannya ada tentu saja menggambar.  Alhamdulilah, anak saya bisa lolos tesnya, karena banyak juga anak-anak yang tidak diterima masuk SMK Raden Umar Said. Waktu itu ada sekitar 500 orang yang mendaftar jurusan animasi, dan yang keterima hanya 100 an kalau tidak salah termasuk anak saya. Setelah diumumkan kalau diterima, saya segera mencari kos-kosan karena kabarnya kos untuk putri jumlahnya terbatas. Setelah tanya sana sini saya mendapat info dari satpam sekolah kalau ada kos putri di dekat sekolah. Itupun mencarinya via online. Alhamdulilah, setelah itu saya mendapatkan kos dengan harga 700 ribu sebulan karena kamarnya besar. Karena harga yang lebih murah tidak saya dapatkan jadi ya mau tidak mau ya harus mau ya dapat kamar yang itu. Tapi kosnya nyaman banget. Jadi ibu kos ada didepan rumah, samping ada pintu masuk untuk lalu lalang orang masuk setelah itu ada kamar kos-kamar kos yang berjumlah 5 orang.  Oia, sebenarnya ada juga sih kamar dengan bujet dibawah 700 ribu yaitu 500 ribuan dan 600 ribuan tetapi waktu itu sudah dibooking sama anak-anak yang mendaftar di gelombang pertama. 



SMK Raden Umar Said yang terletak di Kudus, Jawa Tengah. SMK Raden Umar Said Kudus merupakan Sekolah Animasi Pertama di Indonesia dan telah berstandar internasional. Sekolah ini memodifikasi sistem pendidikan konvensional menjadi lebih menyenangkan tanpa mengurangi tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran. Fasilitas yang mumpuni dan kekinian membuat para siswanya betah berlama-lama belajar bahkan hingga larut malam. Nah berikut fakta-fakta mencengangkan dari SMK Raden Umar Said Kudus yang bisa buat kamu ingin pindah sekolah ke tempat ini.

Jika kebanyakan ruang kelas atau ruang praktik membuat para pelajar menjadi cepat bosan dan penat, maka berbeda dengan SMK RUS. Ruang kelas hingga ruang parktik didesain dengan sangat mewah dan nyaman, sehingga lebih mirip lobi hotel dibanding sebuah kelas. Ruang kelas juga ditata dengan berbaga tema, seperti game, animasi, hingga fotografi sangat nyaman dan mendukung pekerjaan design animasi dan sejenisnya. Bahkan ada ruangan kelas yang menghadap pemandangan gunung muria secara langsung. Bisa dibilang ruangan di SMK RUS ini lebih keren dibanding kantor google sekalipun.

SMK Raden Umar Said Kudus memiliki 5 jurusan atau program studi yang semuanya berhubungan dengan teknologi. Yakni grafika, produksi grafika, desain komunikasi visual, animasi dan rekayasa perangkat lunak.

Sayangnya, meskipun anak saya sekarang sudah kelas 11 tetapi kami sebagai orang tua belum pernah masuk ke sekolahnya dan melihat fasilitasnya secara langsung dikarenakan pandemi. Kami hanya diperbolehkan berfoto bersama di luar gedung sekolah, dan itu kami maklumi meski sebenarnya agak kecewa dalam hati tapi ya tidak apalah semoga suatu saat nanti bisa berkesempatan. Foto-foto sekolah ini saya peroleh dari teman wali murid yang sudah mendaftar di gelombang pertama, waktu itu belum masuk virus Corona. 

Setiap sebulan sekali saya menengok putri saya di kosnya. Pada awalnya saya menengok putri saya 2 minggu sekali. Lama-lama kok capek juga ya (dari semarang itu perjalanannya sekitar 1.5 jam) dan juga putri saya sudah mulai bisa beradaptasi dengan teman-temannya dan akhirnya kami memutuskan menengoknya 1 bulan sekali. Mungkin karena sama-sama senasib jauh dari orang tua jadi putri saya dengan teman-teman kosnya itu dekat. Yang agak repot itu kalau pas anak saya sakit. Pernah lo putri saya itu mengeluh sakit perutnya, dia sempat telepon ke saya dan ke suami saya. Rupanya karena dia mau mens, biasanya ga sakit itu sakit banget kata anak saya. Saya pas itu lagi keluar rumah dan agak kaget juga sih dapat telpon dari putri saya. Saya memintanya tenang, dan minta tolong ibu kosnya agar dipantau. Alhamdulilah, sakitnya segera sembuh. Pokoknya sebagai ortu yang anaknya sekolah di luar kota jangan sampai kelihatan panik (walau sebenarnya panik juga hehe). 

Alhamdulilah putri saya sangat suka sekolah di SMK Raden Umar Said, dan terkadang kalau pas pulang kerumah seperti pas liburan semesteran beberapa bulan yang lalu, dia malah bingung mau ngapain karena terbiasa ada banyak tugas dari sekolah terutama tugas menggambar. Terkadang lembur sampai 8 malam. Meskipun capek dia senang katanya di sekolah. Guru-gurunya itu sangat welcome dan juga menganggap murid-murid itu seperti teman dan mereka sering melontarkan joke-joke yang membuat semangat belajar. Oia, saat kelas 11 anak-anak animasi sudah mulai PKL. Jadi, mereka ada yang PKL di sekolah dan ada juga yang PKL di luar sekolah. Untuk PKL di sekolah itu ada seleksinya. Alhamdulilah anak saya bisa lolos seleksi PKL di sekolah. Pada saat PKL anak-anak seperti dibiasakan untuk nanti lulus SMK sudah bisa langsung kerja. Jadi, anak-anak di mindset bahwa mereka itu sedang "bekerja" pada saat PKL.

Oia, ada tambahan lagi dari saya saat kelas 11 itu biasanya anak sudah sibuk mengerjakan proyek gambar di studio. Kadang bisa-bisa mereka pulang malam jam 8/9 malam tergantung banyak sedikitnya revisi. Makanya, anak saya jarang banget bisa keluar untuk beli jajanan. Jadi, jajanan dan kosmetik rutin saya kirimkan online. Biasanya saya beli via Tokopedia pas banyak promo bebas ongkir kan lumayan. Kalau untuk urusan minum dan gas, anak-anak kos di tempat kos anak saya biasa iuran kalau habis. Dulu sih air minum sering saya bawakan dari rumah, tapi sering tidak habis  huhu..(nangis saya). Ya udah deh, terus mereka iuran. Selain itu juga saya suplai vitamin biar selalu semangat. 







Back to Top