Showing posts with label Ceritaku. Show all posts
Showing posts with label Ceritaku. Show all posts

7 Tips Sehat Ala Mama Lala

Wednesday, March 18, 2020

Assalamualaikum..
Dear pembaca,
Kita seringkali menyangka bahwa kekayaan hanya berupa materi seperti rumah, mobil, perhiasan dan lain-lain. Kita seringkali lupa bahwa tubuh yang sehat juga merupakan kekayaan yang tidak ternilai harganya. Meski memiliki harta berlimpah, namun tubuh tidak sehat akan membuat hidup kita terasa kurang sempurna.
Berikut ini akan saya tuliskan 5 tips sehat ala saya yang mungkin bisa kalian contek di kehidupan sehari-hari:

1. Bangun pagi dan tidur cukup
Sebagai seorang ibu  saya memiliki tanggung jawab yang sangat besar di pagi hari seperti menyiapkan makan anak dan suami misalnya. Jadi, biasanya jam 4 pagi saya auto bangun meski tanpa beker. Kemudian sholat tahajud, mendoakan anak-anak dan suami supaya diberi kelancaran dalam bekerja dan sekolah. Setelah itu saya belanja dan menyiapkan makan anak-anak. Bangun pagi membuat saya jadi lebih sehat dan makin optimis menjalani hari. Malam hari jam 9 biasanya saya sudah bobok.
Hasil gambar untuk bangun pagi
Gambar diambil dari google.com
2. Jalan pagi
Saya lebih suka belanja tiap hari di pagi hari untuk mendapatkan sayur dan lauk segar untuk anak-anak ketimbang belanja 2/3 hari sekali. Untunglah, saya memiliki langganan tukang sayur rumahan yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah. Saya biasa jalan kaki ke tetangga saya tersebut terkadang bawa si kecil dengan stroller. Sekalian berolahraga ceritanya. Biasanya saya belanja jam 5.30 dan udara pada jam tersebut terasa segar sekali.

3. Makan buah sebelum makan nasi
Saya selalu makan buah dulu sebelum makan nasi karena makan buah lebih mudah dicerna dan diserap tubuh. Baru setelah itu makan nasi. Buah kesukaan saya adalah jambu, pisang, mangga, pear, apel, semangka. Kayaknya hampir semua buah saya suka. Maklumlah saya pemakan segala alias omnivora hehe. Kadang-kadang kalau bosen dimakan biasa, buah-buahan tersebut saya jus. Seperti jus jambu di gambar berikut ini.



4. Merawat kecantikan
Sama seperti wanita pada umumnya saya juga suka berdandan. Senjata kecantikan saya seperti pembersih, penyegar, krim malam. Untuk menghilangkan komedo saya suka memakai putih telur karena selain murah juga sehat dan membuat kulit muka terlihat kencang.



5. Berpikir positif
Kalian pernah mengalami depresi?Well, saya pernah lho. Jadi, ceritanya setelah melahirkan anak saya yang ketiga saya sempat baby blue untunglah belum kebablasan. Saya merasa sedih terus-terusan mungkin karena kelelahan mengurus anak-anak dan hormon yang belum stabil. Saya merasa seperti ditarik-tarik ke segala arah untuk menjadi ibu yang sempurna. Belum lagi anak saya yang remaja suka memancing-mancing emosi saya. Banyak orang bilang masa remaja adalah puncak kenakalan anak. Setelah konsultasi ke ahlinya saya berusaha untuk berpikir yang positif untuk semua hal yang terjadi pada saya. Karena semua ini adalah skenario dari Allah SWT dan merupakan ladang pahala apabila kita ikhlas menjalaninya. Saya jadi sadar saya agak kurang perhatian dengan si sulung. Sejak itu saya merubah diri saya, setiap berangkat sekolah saya cium pipi mereka berdua. Pulang sekolah, hape saya simpan sementara, selanjutnya saya ajak mereka ngobrol. Kalau dulu pulang sekolah mereka langsung pegang hape. Sekarang tidak lagi.

6. Banyak minum air putih
Saya biasakan diri saya untuk minum air putih setidaknya 8 gelas sehari. Sedang untuk anak-anak cukup 5 gelas sehari. Banyak minum air putih membuat kita sehat dan awet muda. Kalau makan di luar saya juga lebih suka minum air putih/jus buah ketimbang minum es teh. Karena minum teh setelah makan, membuat sari-sari makanan jadi sulit diserap tubuh. Untuk penderita maag minum air putih hangat 1 gelas sebelum tidur dan 1 gelas ketika bangun tidur sangat dianjurkan lho.

7. Membuang sampah sebelum tidur
Sebelum saya tidur saya cuci piring dan membuang sampah lebih dulu, jadi di rumah saya jarang ada tikus dan kecoa. Karena, kabarnya sampah bisa mengundang tikus dan kecoa. Menurut saya pola hidup sehat akan membuat penghuninya sehat pula.

Nah, itulah sekilas info tentang tips sehat ala saya. Bye. See you next time..muach

5 Manfaat Makan Coklat yang Harus Anda Ketahui

Friday, February 14, 2020

Hai semua,
I'm back again..💓💓
Bagi sebagian orang tanggal 14 Februari adalah hari Valentine atau hari kasih sayang, maka saya akan menulis sesuatu yang berhubungan dengan Valentine yaitu tentang kudapan bernama Coklat. Valentine identik dengan bunga dan coklat untuk dibagikan kepada pasangan atau pacar. Bagi yang masih jomblo  sabar ya. Kalau belum dapat seseorang yang menyukai Anda, sukai aja diri sendiri dulu alias self  love. Anda bisa melakukannya dengan menyalurkan hobi Anda seperti melukis, menulis, membaca untuk melupakan doi. 

Yap, C-O-K-L-A-T.
Siapa sih yang tidak suka dengan kudapan satu ini?Tua, muda, anak kecil eits bahkan anak saya yang baru berumur  1.5 tahun ini sudah mulai suka makan  coklat.Banyak orang bilang makan coklat bisa merusak gigi karena cokelat kan identik manis. Tapi, kalau tidak keseringan ya tidak apa-apalah. Saya pernah berkonsultasi ke seorang dokter spesialis anak justru coklat ini bisa membuat anak menjadi aktif lho. (Wah, pengertian banget ya bapak, tahu aja kalau kita sekeluarga penyuka cokelat).

Biasanya, saya makan coklat pas ulang tahun dibelikan ma yayang bebeb saya alias  suami. Atau pas moodnya lagi ga enak, pingin me time usai ngerjain pekerjaan rumah  belilah cokelat, dijamin langsung hepi.Coklat kesukaan saya ya Silver Queen dan Delfi. Kalau kamu suka yang mana ?

Oia sebulan yang lalu suami saya ada kerjaan di negeri kanguru Australia. Tepatnya di kota Singleton, negara bagian New South Wales. Ini kali keduanya suami saya ke Australia. Pulangnya bawa oleh-oleh cokelat, permen, kaos dan lain-lain.
Makanya, anak-anak senang banget jelang suami pulang. Rasanya sudah tak sabar pingin makan cokelat. Apalagi pas melihat postingan-postingan WA ayahnya tentang cokelat.

Permen coklat yang berada di kemasan botol (banyak banget isinya) dan yang dibawah table cloth itu coklat delfi bergambar koala, selebihnya permen buah khas Australia
Coklat memiliki rasa manis khas, sehingga membuat makanan ini hampir dikonsumsi dan favorit setiap orang di dunia. Sebagian besar kandungan coklat, terdiri dari berbagai jenis zat seperti :
  • 14 % kandungan karbohidrat
  • 9 % protein (terdiri dari zat protein, fenilalanin, asam amino triptofan dan tyrosin)
  • 31% lemak
  • zat-zat lain, seperti alkanoid (zat yang menyebabkan coklat terasa pahit).
Sejumlah kandungan dalam coklat yang begitu beragam inilah yang menjadikan coklat baik untuk dikonsumsi dan juga memberikan manfaat untuk kesehatan.

5 Manfaat dengan memakan coklat :
1. Mencegah penyakit jantung
2. Mencegah penuaan dini.
3. Anti depresan
4. Meningkatkan intelegensia
5. Mengatasi diare 
(diambil dari berbagai sumber)
Wah, ternyata banyak manfaatnya ya memakan coklat. Btw, coklat oleh-oleh suami sebenarnya mau saya irit-irit supaya awet untuk 2 mingguan, ternyata baru 5 hari sudah ludes he he...But it's ok. Sebagian dimakan sendiri dan sebagian dibagi-bagikan anak-anak ke teman-temannya. Kata Lala "Wah, indahnya berbagi". Coklatnya melting banget dan bergambar koala. Sayangnya, saya lupa foto. 


Sedikit Cerita Tentang Australia


Alhamdulilah perjalanan suami ke Australia sangat lancar. Beliau berangkat dengan naik pesawat Qantas. Kami sekeluarga dan ibu saya mengantarnya ke bandara Semarang. Berada di Australia selama 5 hari dan pulang dengan pesawat Garuda.


Foto-foto kota Singleton, Negara Bagian New South Wales, Australia





Ada pelajaran yang bisa dipetik dari negara Australia yaitu tentang mereka sangat menghormati para pejalan kaki. Biasanya pejalan kaki di Indonesia harus menunggu  jalan benar-benar sepi  baru  kita menyeberang kan?Nah, kalau di Australia para pejalan kaki dipersilahkan untuk menyeberang duluan.

Suamiku awalnya juga sempat ketat ketir pas di Australia karena kan juga lagi viral-viralnya virus Corona/Covid-19, tentunya pemeriksaan di bandara Australia bakalan diperketat. Tapi alhamdulilah, pas arrival dan departure lancar. 

Oia, Anda tentu tahu kalau saya juga bergabung di komunitas menulis Gandjelrel. Nah, bentar lagi komunitas saya ini mau berulang tahun yang ke 5 lho. Saya senang sekali bisa bergabung di komunitas ini karena saya bisa mendapat banyak teman, pengalaman dan juga dapat cipratan rejeki dari menulis. Lumayan, bisa menambah uang jajan anak-anak. Komunitas Gandjelrel adalah salah satu komunitas Blogger yang didirikan di Semarang, anggotanya boleh lajang, ibu rumah tangga ataupun ibu pekerja. Didirikan oleh 5 blogger kece yaitu Mbak Dewi Rieka, Mbak Rahmi Aziza, Mbak Lestari,Mbak Wuri dan Mbak Uniek K. Menurut salah satu pendirinya Mbak Dewi, Gandjelrel itu sendiri diambil dari nama roti khas Semarang dengan nama sama roti Gandjelrel, berbentuk kotak dan berwarna coklat bertabur wijen. Roti ini bercita rasa kayu manis. Karena teksturnya ulet jika dimakan dua potong saja sudah cukup mengenyangkan perut. 


Melalui tulisan ini saya hendak mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 5 untuk komunitas Gandjelrel harapan saya semoga Gandjelrel makin banyak anggotanya, makin produktif  menulis dan sukses untuk semuanya. Love you all. #GandjelRel5Th


Para Peramal Itu Sotoy Banget!

Sunday, October 6, 2019



Gambar diambil dari google

Dear pembaca🌻
Berita apa ya yang sedang viral atau trending saat ini? 
Bagi para penggemar Laudya Cintya Bella pasti tahu hal ini. Yaitu rumah tangga Bella dan Engku Emran yang ditengarai sedang ada masalah. Meski bagi mereka mungkin tidak masalah. Bella dan Engku telah berumah tangga selama lebih kurang 2 tahun dan belum dikaruniai momongan dari pihak Bella, sementara dari Engku sudah ada 1 putri cantik yang dekat banget dengan Bella.

Ini berawal dari postingan Bella yang bunyinya adalah "mungkin ini terakhir posting foto dengan suami karena wanita kadang ada yang suka dengan apa yang kita punya. Kalau begitu mintanya sama Allah ya ade, kakak, mbak...". Meskipun postingan tersebut sudah dihapus oleh Bellla namun tetap menjadi bulan-bulanan media Indonesia. 

Coba cek di internet hampir setiap hari memberitakan mereka berdua dengan dibumbui ramalan-ramalan sebut saja Mbak You, Mbah Mijan atau peramal lainnya yang tiba-tiba bermunculan. Ramalan mereka itu menurut saya kok terlalu sotoy banget. Seperti nya mereka itu melebihi Tuhan. Katanya Engku Emran akan tergoda pelakorlah, yang katanya dalam dua tahun rumah tangga mereka akan tetap bermasalahkah. Herannya berita yang seperti ini justru yang lebih disukai publik Indonesia dan jadi trending he he. Padahal ini kan sama aja dengan Ghibah.

Ghibah itu ibaratnya orang  yang suka makan daging saudaranya sendiri, alias suka melihat orang sedih. Kasihan ma mbak Bella yang melihat berita seperti ini padahal mereka itu belum tentu unhappy seperti apa yang kita duga lho. Mari kita doakan semoga rumah tangga mbak Bella baik-baik saja dan jangan percaya dengan segala macam ramalan. Lebih baik kita bersandar kepada Allah SWT. Allah SWT lebih tahu apa yang ada di langit dan di bumi dan ciptaanNya.


Cintailah Keluarga dan Pekerjaan

Thursday, September 26, 2019

Gambar diambil dari google.com

Dear pembaca,
Welcome hari Kamis.
Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 11 September 2019 Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya yaitu bapak Demokrasi dan Dirgantara Bapak Baharuddin Yusuf Habibie. Beliau juga adalah salah satu presiden Republik Indonesia meski hanya beberapa bulan saja menggantikan bapak Soeharto.

Banyak sekali kenangan-kenangan manis tentang B.J. Habibie di benak masyarakat Indonesia. Antara lain kiprahnya di dunia kedirgantaraan yang tidak diragukan lagi. Beliau adalah perancang beberapa pesawat Indonesia seperti N 250 dan R 80 serta pernah berkarier di perusahaan dirgantara Jerman. Bagi insan perfilman dan generasi muda Indonesia mengenalnya di film Habibie dan Ainun yang menceritakan tentang kisah pertemuan antara bapak Habibie dan Ibu Ainun yang romantis. Menjadikannya salah satu film terlaris di Indonesia.

Saya tertarik dengan komentar Yenny Wahid bahwa Bapak Habibie itu seperti telaga ilmu, semakin diselami makin banyak ilmu yang kita dapat dan seperti tidak ada habisnya. Mbak Yenny Wahid bahkan sudah menganggap bapak Habibie seperti bapak kandungnya sendiri setelah berpulangnya mendiang bapaknya Gusdur.

Saya cukup terharu dengan pemakaman B.J. Habibie dimana meski kedua anak laki-lakinya telah menduduki jabatan tinggi di pekerjaan nya masing-masing, namun rela berkotor-kotor dan masuk ke liang lahat demi menurunkan jenazah bapaknya. Satu hal yang perlu kita contoh.

Ilham Habibie juga menuturkan bahwa bapaknya adalah sosok yang sangat mencintai keluarga nya terutama istri dan anak-anaknya. Beliau juga berpesan kepada anak-anaknya untuk mencintai pekerjaan mereka. Karena dengan mencintai pekerjaan kita bisa bekerja dengan maksimal dan dengan sepenuh hati. Kayaknya banyak hal yang bisa kita contoh dari bapak Habibie ya. Selamat jalan bapak Demokrasi dan Dirgantara Indonesia...
"Saya tidak pernah takut mati karena ada Ainun yang menunggu saya di sana..."


Pengalaman Menjual Mobil Pribadi

Wednesday, August 28, 2019


Holla pembaca,
Semoga kabar kalian senantiasa sehat ya. Btw, saya menulis ini sambil menemani si kecil bermain lho. Saya cari momen pas dia kelihatannya bisa disambi. Jadi, saya beri dia banyak mainan sambil sesekali saya ajak ngobrol hi hi.

Nah, saya mau bercerita tentang pengalaman saya menjual mobil. Ceritanya saya memiliki mobil Zebra yang sudah lumayan tua tahun 1994,warna hijau tua. Kami memanggilnya Si Ijo. Jangan salah sangka ya, meski sudah tua tapi mesinnya masih bagus dan sangat terawat. Kami sekeluarga sebenernya sudah sayang banget dengan mobil tersebut. Bahkan, sudah seperti anggota keluarga sendiri.  Mobil itulah yang mengantar kami kala berlibur ke Dieng, Telogo Sarangan, Tawangmangu dll pokoknya banyak momen-momen seru kitalah. Makanya, saya sempat menangis kala mobil tersebut sudah dibawa pulang pembeli.
Oia, mobil tersebut saya beli  dari mertua pada tahun 2016 jadi sudah berumur sekitar 3 tahun, seharga 25 juta.Pasarannya sebenarnya waktu itu 30 juta tapi karena anak sendiri jadi 25 juta. Waktu itu mertua saya pingin ganti mobil baru Ayla yang terkenal irit bensin dan lagi booming di tahun itu. Setelah menabung beberapa tahun kamipun ingin membeli mobil baru. Tetapi bukan mobil yang benar-benar baru sih, kami lebih memilih mobil seken karena tabungan kami baru 100 juta. Sebenarnya kami bisa saja membeli Av**za yang tahun-tahun baru misal tahun 2011, tetapi menurut suami masih kurang besar, karena anggota keluarga kami banyak. Maka, jatuhlah pilihan kami ke Kijang Innova karena Kijang Innova jauh lebih longgar untuk 3 orang anak kami dan kalau-kalau ada saudara yang pingin nebeng pas ada acara keluarga. 
Kita lanjutkan cerita menjual mobil Zebra ya. Sebelumnya saya akan memberikan tips saat Anda ingin menjual mobil Anda.
1. First look itu sangat penting. Cuci bersih bagian dalam dan luar mobil Anda dengan baik. Beri pewangi mobil.
2. Jangan ada lecet-lecet di mobil Anda karena akan mengurangi nilai jual mobil Anda. Kalau ada lecet-lecet didempul dulu.
3. Cek harga pasaran nya.
4. Jujur.
5. Sabar.
6. Kelengkapan surat-surat.
Ternyata, gampang-gampang susah sih menjual mobil, tidak semudah menjual pisang goreng. Jadi Anda harus ekstra sabar. Banyak calon pembeli yang sekedar tanya-tanya aja dan ga jadi beli. Juga banyak yang nawarnya kebangetan. Masak mobil Zebra saya yang masih cakep dan wangi ditawar 13 juta. Sungguh terlalu kata Bang Rhoma. Padahal pasarannya 17-20 juta. Terakhir, udah nawar-nawar dan deal terus ga jadi. Di WA dia cerita kalau tidak punya uang. Pokoknya jual mobil itu memang harus sabaaaar dan saya percaya jodoh-jodohan.Menunggu jodoh pembeli yang pas. Mobil saya baru laku dalam waktu 2 bulan senilai Rp. 20 juta. Rugi 5 juta. Tapi memang jual mobil seken jarang laba, seringnya rugi. But, it's ok.

Katakan Tidak Pada Body Shaming

Monday, August 13, 2018

Dear temans,
Beberapa waktu yang lalu saya membaca salah satu berita online yaitu tentang pernikahan Tasya Kamila. Tahu kan Tasya Kamila yang baru saja menikah dengan idaman hatinya, Randi Bachtiar setelah pacaran selama 5 tahun. Nah, karena termasuk selebritis papan atas Tasya Kamila para tamunya juga dong para selebritis papan atas, seperti Rossa, Raditya Dika dan lain-lain.
Ada salah satu foto yang diabadikan di instagram milik Rossa, ketika Rossa dan Tasya Kamila sedang berfoto berdua. Nah, di foto berdua tersebut ada salah satu netizen yang berkomentar. Kalian berdua "pendekwati".

Hari gini masih ada juga orang  yang melihat penampilan seseorang dari fisiknya. Bukan dari prestasi mereka yang sangat sangat gemilang.
Untunglah, mereka tidak terlalu terusik dengan komentar netizen yang usil tersebut.
Cerita lainnya adalah ada seorang dosen di Universitas Brawijaya bernama Maulina Pia Wulandari PHd, yang mengalami peristiwa tidak menyenangkan dari netizen yaitu ketika foto instagramnya diambil orang yang tidak bertanggung jawab, diedit dan disebarluaskan ke publik. Duh, kasihan banget ya...bagaimana rasanya jika itu adalah kita?Pia Wulandari bahkan mengancam untuk mempidanakan netizen yang telah mencemarkan nama baiknya sebagai seorang ibu, istri dan seorang dosen,

Image result for pia wulandari
Gambar diambil dari Tribunnews
Apa itu Body Shaming?

Body Shaming artinya adalah mencela penampilan luar seseorang/diri kita sendiri karena terlalu gemuk/terlalu kurus.
Orang yang mengalami Body Shaming akan menjadi orang yang tidak percaya diri dengan dirinya. Atau kalau tidak orang tersebut akan melakukan hal-hal yang agak absurd seperti misal melakukan operasi plastik, membeli kosmetik-kosmetik mahal yang belum tentu bahannya bagus untuk mencapai standar apa yang diinginkan orang lain.

Apa yang Harus Kita Lakukan Bila Mengalami Body Shaming?

Menikmati keragaman harus menjadi perhatian utama kita. Apa itu Kecantikan? Seperti yang mereka katakan,  cantik itu di mata yang melihatnya. Kita perlu mengajak gadis-gadis muda untuk mencintai diri mereka apa adanya. Gemuk, Kurus, Tinggi, Pendek tidak masalah selama Anda merasa nyaman dengan diri Anda sendiri. Benci Tubuh bukanlah tentang tubuh Anda - ini tentang pikiran Anda. Atau lebih tepatnya, pikiran dalam pikiran Anda. Dan apa yang Anda rasakan tentang diri Anda adalah apa yang cenderung Anda proyeksikan ke dunia. Kita menghabiskan begitu banyak waktu mengkritik diri sendiri, melihat semua produk ini di media untuk membuat pinggang Anda lebih kecil, lebih tinggi, kulit lebih ringan. Mengapa kita tidak mencoba dan memindahkan sebagian fokus dan mulai mensyukuri tubuh kita seperti itu. Ketika kita belajar untuk fokus pada aspek positif dari tubuh saya dan diri saya sendiri, itu menjadi jauh lebih mudah untuk merasa percaya diri, keluar dan diberdayakan. Kita semua unik, cukup indah, kita diberi tubuh yang kita miliki saat lahir. Kita tidak bisa mengubahnya. Jadi, mengapa kita memiliki rasa malu ini untuk tubuh kita yang indah? Kapan itu menjadi baik-baik saja bagi orang lain untuk memberikan penilaian tentang bagaimana penampilan kita?

Jadi, mari kita coba dan selangkah lebih dekat menuju kebebasan dari Body Shaming. Mari kita mencintai tubuh kita apapun itu ukurannya. Mari mencoba dan jatuh cinta pada diri kita sendiri. Karena jika kita tidak maka siapa yang akan melakukannya? Melayang tinggi di atas pemikiran :bahwa Anda tidak baik-baik saja seperti apa adanya. Ini adalah hidup Anda dan Anda bisa bermain sesuai aturan Anda. Bersyukur dengan ciptaan Tuhan dengan fisik Anda yang sempurna, karena menghargai diri sendiri berarti menghargai penciptanya.

Sumber : Let's Say No To Body Shaming





Asian Games 2018 : Energy Of Asia

Friday, July 20, 2018



Tidak lama lagi di Indonesia akan diadakan sebuah perhelatan besar, yaitu sebuah ajang olah raga terbesar di Asia, Asian Games 2018,  yang dilaksanakan di dua kota besar di Indonesia yaitu Jakarta dan Palembang tepatnya tanggal 18 Agustus-2 September 2018. Jumlah cabang olah raga yang dipertandingkan sebanyak 40 cabang terdiri dari 32 cabang olahraga olimpiade, dan 8 cabang olahraga non olimpiade.

Wah, tentunya kita patut berbangga diri bisa menjadi tuan rumah perhelatan ini yang diadakan setiap 4 tahun sekali. Makanya, pemerintah Indonesia sedang getol-getolnya melakukan persiapan untuk Asian Games 2018 mulai dari perbaikan GOR-GOR tempat latihan para atlit Asian Games 2018 dan perbaikan infrastruktur jalan. Mau tahu tidak kapan Asian Games pertama diadakan? Asian Games pertama kali diadakan di negara India pada tanggal 4-11 Maret 1951 dengan pemenangnya adalah negara Jepang. Tentunya, ajang olahraga ini memiliki tujuan yang positif  yaitu untuk menjalin kerukunan antar negara Asia serta untuk memajukan pariwisata di negara masing-masing.
Indonesia telah dua kali menjadi tuan rumah Asian Games yakni pada penyelenggaraan Asian Games IV tahun 1962 di Jakarta dan tahun 2018 di Jakarta-Palembang.

Pada Asian Games 2018 ini juga akan menampilkan atlit pemenang lomba lari 100 meter di IAAF World U20 Finlandia yaitu Lalu Muhammad Zohri yang berasal dari Nusa Tenggara Barat. Siapa sih yang tidak mengenal atlit ini? Atlit yang sedang hits di hampir semua medsos, dan semoga kita bisa melihat aksi kejutannya di Asian Games 2018 mendatang.

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri meluapkan kegembiraannya seusai berhasil menjadi yang tercepat pada nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7). Zohri berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 10,18 detik, diikuti dua pelari AS Anthony Schwartz (10,22 detik) dan Eric Harrison (10,22 detik). Sepanjang sejarah penyelenggaraan IAAF World U20 Championships selama 32 tahun, penampilan terbaik atlet Indonesia yaitu finis posisi ke-8 sesi heats nomor lari 100m pada tahun 1986.
Lalu Muhammad Zohri
Mengawali Asian Games 2018, sebelumnya sudah diadakan Torch Relay (kirab obor) Asian Games 2018 yang berlangsung di Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah yaitu pada tanggal 18 Juli 2018. Menteri PMK Puan Maharani menghadiri Torch Relay Mrapen untuk prosesi api obor di lokasi Api Abadi Mrapen. Api diarak menuju Candi Prambanan melewati Simpang Lima Semarang. Prosesi penyatuan api India dan api abadi Mrapen di konser Malam Penyatuan api di Prambanan dihadiri Wapres Yusuf Kalla dan Mentri PMK Ibu Puan Maharani. Anda pasti penasaran kan siapa pembawa obor Indonesia untuk Asian Games? Mereka adalah Atlet Susi Susanti dan Aktris Nadine Chandrawinata.

Hasil gambar untuk torch relay asian games 2018
Gambar diambil dari Tribunnews

Sempat ada pertanyaan dari beberapa orang, mengapa sih kita mengadakan Asian Games 2018 apa tidak malah menghabis-habiskan uang? Tahu tidak, pada tahun ke 17 pemerintahan presiden Soekarno, Indonesia telah berani untuk mengadakan Asian Games dan tidak itu saja Asian Games ini bisa menjadi ajang promosi pariwisata Indonesia, sekaligus mempromosikan produk-produk UMKM kita agar lebih dikenal di mata internasional. Selain itu ajang olah raga ini telah didukung oleh banyak sponsor dunia. Kita harus berpikir yang optimis menatap masa depan.

Penasaran juga kan dengan maskot-maskot Asian Games 2018. Anak-anak saya sangat suka dengan maskot-maskot Asian Games ini karena karakternya unik dan juga lucu.
Ada 3 maskot yang diusung dalam Asian Games 2018 ini. Jiwa dari “Energy of Asia” terbentang pada keragaman budaya, bahasa dan peninggalan sejarah. Saat semua elemen ini bersatu, maka akan menjadi kekuatan utama yang diperhitungkan dunia.
Terdapat juga nilai yang dipegang teguh Indonesia, rumah bagi ratusan etnis dengan begitu banyak bahasa yang berbeda. Para bapak pendiri kita telah membayangkan sebuah bangsa yang kuat dan bersatu di bawah filosofi Bhinneka Tunggal Ika.

Dengan nilai keberagaman dan dan kesatuan itulah kita memperkenalkan 3 maskot dengan 3 energi yang berbeda : 

BHIN BHIN

Bhin Bhin adalah seekor burung Cendrawasih (Paradisaea Apoda) yang merepresentasikan strategi. Bhin Bhin mengenakan rompi dengan motif Asmat dari Papua.



ATUNG
Atung adalah seekor rusa Bawean (Hyelaphus Kuhlii) yang merepresentasikan kecepatan. Atung mengenakan sarung dengan motif tumpal dari Jakarta.



KAKA

Kaka adalah seekor badak bercula satu (Rhinoceros Sondaicus) yang merepresentasikan kekuatan. Kaka mengenakan pakaian tradisional dengan motif bunga khas Palembang. 

Mari ikut sukseskan Asian Games 2018, semoga atlit kita berjaya di Asian Games 2018!!


Remaja Yang Kadang Susah Dimengerti

Wednesday, July 11, 2018


Dear temans,
Memiliki anak remaja itu memang menyenangkan. Secara fisik mereka sudah lebih tinggi dari kita. Sudah bisa bantu-bantu kegiatan di dapur. Mereka merasa sudah tidak anak-anak lagi. Namun, kadangkala tingkah lakunya masih kekanak-kanakan dan bikin geleng-geleng kepala. Kadangkala, saya juga suka bertengkar dengan anak remaja saya tentang hal-hal yang sepele. Seperti misalnya dia suka belajar sambil sesekali lihat WA. Padahal ya tidak penting-penting amat, dan bisa dijawab nanti seusai belajar. Saya paling jengkel melihatnya, makanya kalau pas belajar hp saya sita. Selain itu dia sudah mulai mengenal privasi. Sukanya masuk kamar, kemudian pintu ditutup. Dulu pas jaman SD sih dia tidak pernah seperti itu. Tetapi, saya tidak terlalu mempermasalahkannya. Katanya sih pingin lebih konsentrasi menggambar. Dia memang suka sekali menggambar dan menulis. Untuk mendukung hobinya tersebut saya sudah memasukkannya ke sebuah klub menulis. Sepertinya dia sangat enjoy dengan hal tersebut.

Hasil gambar untuk remaja
Gambar diambil dari giziseimbang.id

Libur kenaikan kelas tahun ini panjang banget. Saya senang-senang saja sih. Bisa istirahat antar jemput sekolah. Namun, saya kadang bingung mencarikan kegiatan untuk mereka. Dan yang pasti lebih boros. Anak-anak pasti minta dibeliin inilah itulah. Untunglah, angpao anak-anak lumayan banyak. Bisa dimanfaatkan. He he.
Sebenarnya dibilang sepi  tidak juga, di komplek saya masih ada anak-anak  tetangga komplek yang suka main di rumah.  Anak-anak sekarang juga sudah tidak mau tidur/menginap di rumah utinya. Dulu sih kalau si kakak menginap, adiknya juga pasti mau menginap disana. Sekarang sudah tidak mau lagi. 

Nah, beberapa hari yang lalu si kakak mendapat WA dari teman-teman SDnya dulu. Mereka mau mengadakan reuni. Sebenarnya cuman teman dekat waktu SD sih. Cewek-cewek semua. Jadi, hanya sekitar 5 orang. Mereka bersekolah di tempat yang berbeda-beda, namun masih suka kontak-kontakan. Mereka janjian untuk bertemu di rumahnya si N. Si kakak sudah minta ijin sebelumnya, dan dia juga membawa uang Rp. 70.000 dari angpao kepunyaannya. Waktu dia berangkat ke rumah N, saya sudah berpesan kalau pingin jalan-jalan di tempat yang dekat saja. Memang, pas dia berangkat dia bilangnya mau jalan-jalan juga. Si kakak juga bilang pulangnya agak sorean. Sekitar jam 4. Soalnya sudah lama tidak ketemu. Sebelum pergi, dia mencium tangan saya. 

Waktu itu si kakak juga membawa hp saya. Sebenarnya, dia sudah minta hp sendiri. Namun, belum saya ijinkan. Karena, sekolahnya juga tidak mengijinkan. Jam 4 sore dia WA ke saya kalau dia dan teman-temannya minta dijemput di Citraland Mall.Jarak Citraland ke rumah sekitar 30 menit.Waduh, kaget saya waktu itu soalnya saya pikir perginya pasti tidak jauh-jauh dari rumah N. Katanya, mau naik Go Car uangnya sudah habis buat beli jajan. Kemudian, saya WA balik. Kak, kok tadi tidak bilang mamah dulu kalau perginya ke situ. Lha, tadi mamahnya N mau sekalian keluar, terus dianter mobilnya ke CL. Padahal, waktu itu suami lagi banyak kerjaan di kantor. Saya juga tidak bisa menyetir mobil. 
Kemudian, saya jawab,''Ya, sudah naik Go Car aja. Nanti bayarnya kalau sudah sampai di rumah N. Alhamdulilah, bisa. Waktu itu jam 6 Maghrib. Selanjutnya, Ayahnya menjemput kakak di tempat N. Karena rumah N itu besar banget, ayahnya bingung mana pintu depan mana pintu belakangnya. Ibu N kebetulan memiliki banyak bidang usaha. Yaitu usaha Salon dan Studio Senam. Waktu itu rumahnya kelihatan sepi tidak ada orang. Pintunya diketuk tidak ada yang keluar. Dan lagi suami lupa bawa hp. Ya, sudahlah pulang ke rumah dengan tangan hampa dan uring-uringan.

Setelah itu saya menelpon si kakak. Kok tadi pas jemput di rumah N, rumah sepi tidak ada orang. Terus saya bilang si kakak, kamu di teras saja. Karena kasihan dengan saya yang lagi hamil, maka ayahnya ke rumah N lagi. Akhirnya, bisa ketemu dan merekapun pulang ke rumah.
Sampai di rumah, ayahnya agak marah soalnya dia pulang kantor sudah banyak kerjaan masih ada juga masalah di rumah. Selanjutnya saya menasihati si kakak, eh dia malah tidak merasa bersalah, malah jawab ; Tadi kan udah bilang mau jalan-jalan ma temen dan pulang sore dan lagi itu kan uangku sendiri mah.
''Iya, tapi kan mamah udah bilang, WA dulu kalau memang pingin jalan-jalan ke CL. Pokoknya drama banget deh''.  Intinya dia tidak mau disalahkan. Namun, akhirnya dia mau juga mengerti. Saya berpesan padanya jangan diulangi lagi.
Kadang saya juga berpikir apa saya terlalu protektif? Mengingat semua ortu teman-temannya tidak ada yang mempermasalahkannya.
Bagaimana menurut Anda?Share di kolom komentar yaaaa...thank you all.
Tulisan saya persembahkan  untuk arisan blog dengan pemenang adalah mbak Christanty Putry Arti dan Mbak Ade Hermawati .











Berhati-hatilah Berkendara Memakai Gamis!

Wednesday, May 30, 2018

Hasil gambar untuk berkendara memakai gamis
Diambil dari : media.muslimah.com

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Selamat berpuasa untuk yang merayakan :)
Dear pembaca,
Maaf  ya, lama tidak posting tulisan dikarenakan sibuk dengan anak-anak tes ukk. Maklumlah, anak saya yang nomer dua itu masih kelas 3 SD, belum bisa belajar sendiri. Si kakak sebenarnya sudah bisa belajar sendiri wong dia sudah kelas 1 SMP, tetapi ya itu belajarnya ekspres banget. Baru 10 menit sudah selesai. Sampai geleng-geleng kepala sendiri saya. Lho, kak belajar kok cuman 10 menit sudah selesai? Kalau disuruh ngulangi tidak mau.
Beda lagi modelnya dengan si adik, belajar itu harus dengan memegang sesuatu. Entah itu mainan, atau bolpenlah, dipegang-pegang, kalau tidak sambil coret-coret gambar di buku yang lain. Baru sebentar belajar sudah bilang,"Kapan selesainya?"
Pokoknya, kalau anak-anak lagi tes itu, saya sudah siap-siap kompres. Untunglah, si ayah bisa dikit-dikit membantu. Khusus untuk pelajaran-pelajaran sains. Seperti matematika, ipa, selebihnya semua ke saya.
Karena, keduanya sekolah di sekolah Islam jadi jadwal tesnya lumayan panjang. Saya pingin banget nanti sehabis mereka selesai tes mau pergi ke salon. Buat refreshing haha.

Nah, beberapa hari yang lalu tepatnya hari Sabtu, saya bukberan dengan mertua saya. Saya bertemu dengan ipar-ipar saya. Bukber di tempat mertua menjadi agenda rutin saya dan suami. Sebenarnya sih lebih enak bukber di rumah, menurut saya, karena bagi bumil seperti saya suka males keluar rumah. Apalagi kalau lewat Banyumanik itu seringkali macet, jadi saya suka bete sendiri. Tapi, buat nyeneng-nyenengin mertualah.

Kakak ipar saya (perempuan) bekerja sebagai guru di SMA Sultan Agung, namun rumahnya di Ungaran. Beliau bercerita kalau di perjalanan pulang di Banyumanik, dia melihat ada seorang ibu yang diboncengin suaminya memakai gamis. Ibu tersebut tidak menyadari kalau sebagian gamis tersebut masuk ke ruji-ruji sepeda motor. Sontak saja ibu tadi jatuh dari motornya dan mulutnya sampai sobek. Tidak tahu, kena apa. Untunglah, waktu itu tidak ada mobil yang berada di belakang motornya. Makanya, kadang kalau jemput anak-anak sekolah, saya lebih memilih untuk memakai celana panjang. Lebih aman soalnya.

Jadi ingat beberapa hari yang lalu, ketika saya meminta rujukan BPJS untuk periksa kandungan di sebuah klinik dekat rumah. Saya memakai gamis yang berkibar-kibar itu. Sebenarnya memakai gamis itu enak, lebih syar'i dan juga diperintahkan untuk wanita di agama Islam. Apalagi, kalau gamis masih baru gitu ya. Sama sekali ga nyadar waktu di jalanan. Waktu itu saya dibonceng suami. Untunglah, ada bapak-bapak pengendara Gojek yang memperingati suami saya. Dia awalnya di belakang saya. Kemudian, menyusul saya dan bilang ke suami,"Pak, gamis ibunya masuk ruji sepeda!"
Astaghfirullah, langsung saja saya singkap gamis saya. Dalam hati, saya berterima kasih kepada Bapak pengendara Gojek yang sudah menyelamatkan saya. Kalau tidak, apa jadinya saya. Syukur alhamdulilah, Allah SWT masih melindungi saya.

Sebenarnya tidak hanya gamis saja yang sih yang perlu kita perhatikan kala berkendara motor. Benda-benda seperti syal, slendang, bisa juga membuat kita celaka bila tidak berhati-hati.

Saran saya :

  • Lebih baik kalau Anda berkendara dengan memakai gamis jangan lupa memakai legging dan jangan membonceng dengan posisi menyamping atau lebih baik dengan posisi melangkah saja.
  • Kalau memang Anda pingin memakai gamis, ada baiknya Anda aware kala di jalan. Apalagi kalau Anda membawa buah hati Anda. Gamis Anda bisa Anda singkap, atau Anda beri peniti, nanti kala sudah sampai tujuan jangan lupa dilepas penitinya^^.
  • Memakai jaket bisa meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. 
  • Jangan lupa memakai helm untuk Anda dan buah hati. Meskipun jaraknya dekat. 
Semoga bermanfaat ya ^^. Selamat menunggu buka puasa yaa....





Salatiga Makin Panasss

Thursday, April 19, 2018


Diambil dari Google Image



Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Haiii....semua

Seminggu yang lalu saya pulang ke kota kelahiran saya yaitu Salatiga. Salatiga dulunya adalah kota yang asri banyak pepohonan yang rindang, adem dan bikin betah berlama-lama untuk tinggal. Namun, sekarang jangan tanya....ampun panasnya. Beda sekali dengan sebulan yang lalu ketika saya pulang, masih ada adem-ademnya. Nah, kemaren waktu saya pulang itu sampai-sampai pakai kipas angin. Pemandangan yang sangat jarang sekali saya lihat. Eh, baru kali ini tidur di Salatiga pakai kipas angin celetuk saya. Itupun kipas angin hanya satu. Milik kakak ipar saya. Malam hari ketika saya sudah lumayan pulas, kakak ipar saya membangunkan saya, kipas anginnya mau dia pakai karena tidak tahan panas. Ya, udahlah saya pasrah aja. Sayapun mengambil kipas tangan yang saya bawa dari rumah, dan sampai terlelap dengan sendirinya.

Sedikit flash back ke tahun 2004, sekitar 14 tahun yang lalu. Tahun itu adalah tahun pernikahan saya dengan suami. Suasana Salatiga waktu itu masih dingin banget. Pagi berkabut. Rerumputan dimana-mana. Daun-daunan berembun di waktu pagi. Depan rumah saya masih ada rumah tetangga saya yang di belakangnya adalah kebun yang luas. Sewaktu saya kecil saya suka sekali bermain-main di kebun tersebut. Bermain jual-jualan, bermain petak umpet, bermain benthik dan permainan lainnya dengan teman sekampung saya. Waktu itu masih banyak tanah lapang. Namun, sekarang tanah lapang tersebut sudah banyak dibangun rumah. Pepohonan sudah jarang ditemui, dan rumah juga berdempet-dempetan. Selain itu, jalan utama di depan rumah saya sekarang diaspal. Dulunya merupakan jalan diplester dan di pinggir-pinggirnya tetap dibiarkan berupa tanah. Jadi, masih ada resapan di kala hujan.

Dulu, kalau saya pulang ke Salatiga saya akui sorenya saya jarang mandi he..he...karena dingin sekali airnya seperti air es. Kalau sekarang, sore tidak mandi malamnya pasti tidak bisa tidur karena kegerahan. Ibu saya masih menggunakan air sumur waktu itu, menimba air sampai tangan jadi "methekol".  Namun, Bapak saya kasihan kalau ibu dan anak-anaknya menimba terus, kemudian sumur tersebut ditutup dan diberi pompa sehingga tidak usah repot-repot menimba. Saya dari SD kelas 4 sudah mulai menimba air, mengisi bak-bak mandi bergantian dengan saudara-saudara saya. Bagi-bagi tugas.  Capek banget lho. Tapi, air sumur itu jernih banget dan sampai sekarang masih dipakai. 
Suami saya dulu tiap kali pulang ke Salatiga, mesti bawaannya jadi pilek karena kedinginan. Makanya, dia suka tidak tahan kalau di Salatiga. Katanya, mendingan kepanasan dari pada kedinginan. 


Hasil gambar untuk menanam pohon
Yuk, tanam pohon untuk anak cucu kita 

Tapi, beda sekali dengan keadaan sekarang ...sudah sumuk banyak nyamuknya lagi. Kemaren kita sampai kebingungan, tidur di dalam kamar sumuk...tidur di ruang dekat TV juga sumuk. Sampai-sampai jendela kami buka. Pokoke, kemaren itu heboh banget. Malam-malam, anak-anak minta ganti baju saking sumuknya. Duh, lama-lama orang Salatiga pada beli kipas angin/AC semua nih. 

Selain itu, di sekitar tempat tinggal saya ada banyak sekali rumah-rumah penduduk yang letaknya berdekatan dengan jalan raya yang dijual untuk dijadikan ruko-ruko. Sangat berbeda sekali pemandangan 10-14 tahun yang lalu. Jadi, rumah saya itu masuk gang dan depan gang tersebut adalah jalan raya besar. Di belakang jalan raya tersebut ada beberapa rumah besar milik penduduk yang dijual untuk dibuat ruko-ruko. Padahal, dari sekian banyak ruko yang dibangun, banyak juga ruko yang terbengkalai dan dibiarkan tidak terawat. Suka kasihan melihatnya. Dulunya, disitu rumah-rumahnya rindang-rindang semua dengan banyak pepohonan. Rumah-rumahnya juga sangat khas dan elegan dengan arsitektur yang mengagumkan. Saya dulu suka mengagumi rumah-rumah tersebut. Rumah-rumah itu pemiliknya adalah seorang dokter. Sayangnya, tidak ada satupun anaknya yang menuruni jadi dokter. Sehingga ketika dokter tersebut meninggal, rumah tersebut lantas dijual dan dibagi waris.

Kita suka sekali mengeluh tentang bumi yang semakin panas dan gerah padahal semua itu ulah manusia sendiri juga. Sekarang ini sudah sangat sedikit sekali resapan untuk lingkungan tempat hidup kita. Juga semakin bertambahnya jumlah penduduk, namun lahan semakin berkurang. Mungkin, kita harus berpikir-pikir untuk pindah ke planet Mars mungkin he he. Nah, menurut saya sekarang kita harus lebih galakkan lagi menanam pohon di pekarangan rumah kita. Atau kalau lahan kita terbatas, kita bisa menanam tanaman di pot-pot atau dengan cara digantung. 


Hasil gambar untuk menanam pohon di tempat terbatas
Untuk lahan yang terbatas, kita bisa menanamnya dengan cara seperti ini 


Semoga bermanfaat ^^.






Benar Ga Sih Kalau Wanita Itu Suka Nawar Kebangetan?

Monday, April 9, 2018

Assalamu'alaikum teman-teman,
Selamat hari Selasa, semoga hari ini membawa berkah bagi kita semua dan buat kalian yang lagi bekerja, selamat bekerja dan beraktivitas. Nah, hari ini adikku perempuan dari Papua mau pulang ke Jawa nih. Saya juga ikut senang tentunya. Bakalan bertemu 3 ponakan kecilku dengan logat Papuanya yang kental yang kadang bikin ketawa. Udah hampir 2 tahun kita tidak bertemu. Pastinya kangen banget. Dan hari ini juga bertepatan dengan ulang tahun adikku tanggal 9 April. Hbd my little sist.....

Saya mau bercerita tentang pengalaman saya beberapa minggu yang lalu. Ceritanya, saya itu lagi butuh banget pisau dapur. Eh, pas ke swalayan entah mengapa alat dapur itu selalu lupa beli. Singkat kata, sehari kemudian ada pedagang keliling lewat depan rumah menjajakan pisau. Langsung deh, saya panggil Bapak Penjual Pisau tersebut. Ternyata, dia tidak hanya berjualan pisau saja, dia juga menjual alat dapur yang lain seperti sendok sayur, susruk (alat penggorengan). Kebetulan saya juga lagi butuh alat penggorengan. Kualitasnya juga kelihatannya bagus dan awet. Kemudian, setelah itu saya tanya-tanya harga. Harganya murah juga untuk pisau dapur dengan gagang kayu Rp. 10.000,00 kalau gagang alumunium Rp. 15.000. Untuk alat penggorengannya Rp. 10.000,00 juga. Kemudian, saya memilih pisau dapur dengan gagang kayu sajalah.
Namanya wanita selalu tidak afdol bila tidak menawar. Padahal mampu lho beli segitu. Tetapi, selalu saja ditawar. Pak, aku beli pisau dapur 1, susruk 1 Rp. 15.000 ya? Bapaknya diam sebentar, lalu mengiyakan. Iya bu tidak apa-apa, buat penglaris. Alhamdulilah, berhasil juga tawar menawarnya.
Karena waktu itu saya habis menyapu halaman rumah, jadinya saya belum membawa uang sama sekali. Lantas, sayapun masuk ke dalam rumah untuk ambil uang.
Nah, kebetulan hari itu suami saya ada di rumah. Dia tanya berapa harganya? Rp. 15.000 mas, dua. Haruse Rp.20.000,00, tadi tak tawar.
Jawab suamiku : Kasihan, tidak usah ditawar dia kan butuh uang juga to. Udah Rp. 20.000,00 aja gpp. Iya ya, benar juga kata suami, aku jadi tidak tega juga.
Kemudian, Rp. 20.000,00 saya berikan kepada bapak penjual tersebut.

Diambil dari kaskus.co.id

Pernah tidak sih kalian seperti itu?
Kadang tanpa sadar kita menawar penjual keliling dengan harga yang kecil. Kasihan juga ya. Padahal, dia kan jalan kaki juga capek keliling kompleks. Terkadang, ada yang saya lihat pernah tidur di pos kompleks karena kecapaian. Habis itu saya jadi tidak tega kalau nawar penjual keliling. Anggap saja bersodaqoh saja.

Beda wanita beda pula dengan lelaki. Lelaki itu kan jarang banget menawar. Kayak suami saya, kalau belanja sendiri tidak tegaan dan jarang menawar. Makanya, pernah pas acara kantor di luar kota, kebetulan di acara itu sekalian jalan-jalan ke Marlboro. Saya berpesan anak-anak beliin baju ya yang murah-murah aja gpp. Pulangnya, saya dibelikan juga dompet dan anak-anak juga dibelikan baju, tapi kalau wanita kan biasanya menawar separo harga, seperti Rp. 50.000 jadi Rp. 25.000. Kalau tidak boleh, ya dinaikin sedikit. Kalau suamiku enggak pakai nawar-nawar. Katanya, sudah murah. Tapi, saya seneng juga sih dibeliin. Berarti dia juga perhatian sama istri.


Masak Sendiri Lebih Aman Dan Sehat

Monday, April 2, 2018

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Hai semua....pa kabarnya? Selamat Hari Senin dan selamat beraktivitas kembali setelah libur panjang Hari Paskah. Beberapa bulan ini selama trisemester pertama kehamilan saya tiba-tiba jadi males dengan kegiatan rumah tangga. Terutama memasak. Padahal, biasanya saya cukup rajin memasak sendiri, itupun lebih karena alasan memasak sendiri lebih sehat dan lebih hemat tentunya. Karena, saya ibu rumah tangga yang lebih banyak waktu di rumah, tentunya pilihan memasak sendiri adalah pilihan yang sangat tepat bagi saya. Meskipun, saya tidak bisa masak berbagai masakan dalam satu waktu. Biasanya, saya masak sayur dan bikin lauk, udah. Seandainya, anak-anak tidak terlalu suka masakan saya hari itu, misalnya pedas maka saya tetap beli sayur tambahan untuk anak-anak.
Kadang, kan bosen juga kalau kita bikin sayur yang terus menerus mengikuti selera anak-anak. Pinginnya kan juga bervariasi juga, jadi suami juga tidak bosan dengan sayur yang itu-itu saja.

Masak sendiri yuk
Saya kadang heran juga dengan anak-anak. Mereka itu tidak suka masanan laut seperti cumi dan udang (kalau ikan laut suka sih). Padahal, sudah saya paksa-paksa masih saja mereka berdua tidak mau. Kalau, si kakak masih mending kalau cumi dibumbu crispy dia masih mau, sementara adiknya sama sekali tidak mau. Bahkan, mulutnya selalu tertutup rapat bila saya cobain cumi. Mereka hanya suka ikan laut seperti kakap dibumbu tepung crispy, nila dan lele goreng. Menu lainnya ayam diopor dan digoreng, nugget itu saja.
Di masa hamil seperti sekarang ini saya tiba-tiba kok semakin suka dengan masakan ikan-ikan laut seperti cumi, udang  dan juga daging sapi. Apalagi, selera makan saya sudah kembali seperti semula. Hmmm...pingin nambah-nambah nih. Tapi, pesan bu dokter, pertambahan berat badan bumil, tidak boleh berlebihan. Minimal 1/2 hingga 1 kilo sebulan. Ya bu, siapp.

Beberapa hari ini ada kabar yang kurang mengenakkan dari dunia kesehatan yaitu mengenai temuan BPOM dimana terdapat 27 merek ikan kalengan makarel dan sarden positif mengandung parasit cacing Anikasis Sp. Produk-produk ini biasanya terdapat di swalayan-swalayan, pasar dan warung. BPOM telah memerintahkan importir dan produsen ikan kaleng untuk segera menarik produk dari peredaran dan segera melakukan pemusnahan.
Makanan ikan kalengan yang diduga terdapat cacing

Temuan tersebut tentunya membuat kita was-was dalam mengkonsumsi produk-produk kalengan. Kita sebagai konsumen harus selalu jeli dalam membeli sebuah produk, jangan lupa untuk selalu mengecek kadaluarsa sebuah produk. Untunglah, saya sama sekali belum pernah membeli produk-produk ikan kalengan tersebut. Meskipun, pernah terbetik pingin mencoba, namun sama sekali belum terlaksana he he. Soalnya, saya lebih suka masak sendiri sih untuk produk-produk ikan. Karena, menurut saya kalau ikan kalengan tentunya lebih banyak pengawetnya. Jadi, cari amannya saja.

Alasan-alasan lainnya mengapa saya lebih suka memasak sendiri :

  • Kita bisa memperoleh sayur dan lauk yang segar setiap hari
          Pernah lho saya membeli lauk di luar eh ternyata lauknya itu sepertinya lauk yang kemaren dan digoreng lagi. Wah, tentunya kurang segar ya. Jadi kurang selera makan. Selain itu kadang-kadang sayur yang kita beli diluar itu udah diangetin beberapa kali jadinya tambah asin
  • Kita bisa menularkan hobi memasak ke anak-anak
Terkadang anak-anak saya ikutkan kegiatan memasak di dapur, meskipun cuma memotong wortel dengan pisau yang bergerigi. Tentunya,  sambil saya awasi. Mereka, jadi suka aktivitas memasak. Selain itu, di sekolahnya kadang-kadang ada cooking class seperti membuat dan menghias donat, mengoles mentega dan menabur meses di roti dll. Jadi, setidaknya mereka sudah terbiasa dengan aktivitas di dapur. Ooh..ternyata mama juga bekerja keras di dapur untuk menyajikan makanan sehari-hari untuk mereka.
  • Kita bisa berhemat belanja bulanan
Menjadi seorang ibu menuntut kita untuk bisa multitasking. Pintar mengasuh anak-anak, suami, serta pandai juga mengelola keuangan. Seorang istri bisa diidentikkan sebagai sekretaris suami. Memang, ada kalanya bolehlah kita sesekali jajan di luar, ke pemancingan atau ke restoran-restoran. Tetapi, jangan keseringan. Nanti tahu-tahu di akhir bulan kita ngutang he he. Pokoknya kita harus memastikan jangan sampai besar pasak daripada tiang.  


Nah, itu saja tips-tips dari saya. Semoga bermanfaat ya.....










 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS