Showing posts with label Ceritaku. Show all posts
Showing posts with label Ceritaku. Show all posts

Maafkanlah Dirimu Bila Gagal Meraih Sesuatu

Tuesday, May 19, 2020

Lawan Covid-19 dengan Self-Healing

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Cerita ini sudah lama sekali terjadi.
Waktu itu saya masih duduk di bangku SMA kelas 3 di sebuah kota kecil nan sejuk dan berhawa dingin kota kelahiran saya, Salatiga. Saya boleh dibilang murid "tengahan" dalam artian bodoh juga tidak, terlalu pintar juga tidak. Tapi, alhamdulilah saya selalu masuk ke sekolah-sekolah yang termasuk favorit di Salatiga seperti masuk di SMPN 2 Salatiga dan SMAN 1 Salatiga. Dalam hati saya selalu terpatri ingin selalu membahagiakan kedua orang tua saya. Saya selalu ingat ketika Bapak saya mengambil rapor, di rumah jantung saya dag dig dug dapat rangking tidak ya, dapat nilai berapa ya. Bapak saya sih orangnya santuy aja soal nilai, mau nilai berapapun yang penting bukan nilai merah alias nilai kebakaran. Jaman saya dulu kalau nilai jelek di rapot ya ditulis apa adanya dengan tinta merah. Kalau sekarang kebanyakan nilai dikatrol-katrol untuk menyenangkan orang tua. Kalau soal pelajaran, pelajaran yang paling saya sukai pada masa SMP dan SMA adalah bahasa Inggris. Sampai-sampai teman saya menjuluki guru bahasa Inggris itu sebagai bapak/ibu saya. 
Orang tua saya jarang menemani saya belajar semuanya sibuk dengan kegiatan masing-masing. Ayah saya bekerja sebagai PNS di Pengadilan Negeri Salatiga sedangkan ibu saya ibu rumah tangga dengan 5 orang anak. Saya memang agak kurang kasih sayang hu hu. Kasihan banget ya. Semua pelajaran saya pelajari sendiri secara otodidak. Saya jarang banget yang namanya belajar. Seringnya main terus sampai Maghrib, kalau belum dibawain sapu oleh ibu saya, saya belum pulang. Hehe. Masa kecil saya di kampung sangat menyenangkan untuk bermain. Waktu itu tanah masih lapang belum banyak rumah, jadi saya dan teman-teman masa kecil saya sukanya bermain di kebun tetangga yang luas sekali dan sekarang menjadi rumah sakit THT. Banyak kisah manis terukir disana.

Kisah Gagal Meraih PMDK 
Ketika saya SMP saya memiliki teman yang lumayan akrab, dia murid pindahan lupa pindahan darimana. Anaknya cerdas banget dan berprestasi. Begitu pindah sekolah saya dia langsung menduduki peringkat pertama di sekolah. Dan itu bertahan terus sampai kelas 3. Ketika SMA kita berbeda sekolah.
Hingga suatu saat waktu itu kelulusan SMA, saya mendapat kabar kalau teman saya tersebut, sebut saja namanya N meninggal dunia karena tidak bisa masuk PMDK. Kata kabar yang beredar si N tersebut mengidap penyakit jantung. Padahal kalau saya melihat si N itu kayak tidak punya beban gitu. Maksudnya orangnya santai gitu. Kaget benar saya ketika mendengar kabar tersebut.

Kisah Gagal Meraih Cinta
Di kampung saya Salatiga banyak banget kasus seperti ini. Ada laki-laki dan ada pula perempuan. Salah satu contohnya adalah sebut saja namanya Mas Dodo. Mas Dodo ini sudah memiliki gandengan yang sudah disetujui oleh keluarganya masing-masing. Mas Dodo pekerjaanya  biasa saja, hanya pesuruh sekolah. Gajinya tidak terlalu banyak, namun ketika pacarnya pingin kuliah dia sanggup kok menyekolahkan si pacar sampai selesai. Begitu si pacar ini selesai kuliah dan bekerja, si pacar ini cinlok dengan teman kerjanya. Hubungan mereka lalu putus di tengah jalan. Hingga sekarang Mas Dodo trauma dan tidak mau menikah lagi. Katanya takut kalau tidak bisa membahagiakan si calon nantinya dan dia cenderung jadi skeptis dengan dirinya sendiri.

Hidup itu penuh warna. Ada suka dan duka. Adakalanya kita berhasil meraih sesuatu, adakalanya kita gagal meraihnya. Jikalau kita gagal, jangan lantas putus asa dan terus menerus menyalahkan diri sendiri karena bisa berujung pada depresi. Kita harus menemukan suatu metode untuk menyembuhkan diri karena kegagalan tersebut yang disebut dengan Self  Healing.
Kita bisa merawat rambut, gigi, mata dan tubuh kita namun apakah kita bisa merawat pikiran dan perasaan kita ?

Apa itu Self  Healing ?
Self Healing adalah sebuah proses sederhana untuk membantu menyembuhkan luka batin dengan melibatkan kekuatan diri sendiri secara penuh untuk beranjak dan bangkit dari penderitaan. Tanpa bantuan orang lain, tanpa media apapun. Self Healing membantu kita mengenali pikiran dan perasaan negatif yang selama ini mengurung diri. Setelah mengenali dan menerimanya kita akan mampu mengurai satu persatu masalah yang membebani pikiran dan perasaan kita tadi. Tujuannya bukan mengingat-ingat luka yang telah berlalu, tetapi mengajak kitan untuk lebih memahami diri sendiri (diambil dari Pijar Psikologi.org).

20+ Free Self-Healing & Prunella Vulgaris Photos - Pixabay

5 Self Healing Ala Saya :

1. Banyak-banyak membaca Al Quran
Dengan sering-sering membaca Al Qur'an insya Allah pikiran jadi lebih tenang dan jernih dalam berpikir. 

2. Membaca Buku Psikologi
Bagi yang hobi baca-baca bisa juga nih dicoba. Membaca buku bisa menambah wawasan kita tentang berbagai hal termasuk masalah kita. Saya percaya setiap masalah pasti ada solusinya.

3. Memandang foto-foto keluarga dan anak-anak
Dengan memandang foto-foto keluarga saya, saya merasa seperti mendapat energi baru untuk setiap masalah yang ada di dalam hidup saya. Mengingat progress yang telah saya capai selama berkeluarga dengan suami dan mensyukurinya. Karena banyak juga lho teman saya yang hingga detik ini masih belum menikah.

4. Mendengarkan lagu-lagu/musik
Mendengarkan lagu bisa menjadi self healing yang patut direkomendasikan. Dengan mendengarkan lagu pikiran kita jadi lebih rileks dan mudah menerima masukan. Seorang pasien kanker di Amerika Serikat bisa bertambah peluang hidupnya karena mendengarkan lagu. Saya rasa rumah sakit di Indonesia perlu mempraktikannya ya supaya pasien tidak jenuh dan stress berada di rumah sakit.

5. Melakukan Me Time
Ada kalanya kita perlu sesekali Me Time dengan diri sendiri tanpa anak-anak dan suami seperti misal ke salon untuk cream bath atau berenang. Wah, pasti seru sekali kan? Sayang saya belum bisa nih kayaknya soalnya si balita saya belum bisa ditinggal lama-lama. Kayaknya saya harus lebih banyak bersabar nih. 

Maafkanlah diri kalian bila memang telah gagal meraih sesuatu. Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Terimalah itu sebagai kekurangan diri dan pandanglah ke depan. Jangan pandang ke belakang. 
Semoga bermanfaat ya.....

Ramadhan di Tengah Pandemi Corona

Tuesday, May 12, 2020

Rukun Puasa Ramadhan dan Syarat Wajib Ibadah Diterima - Umroh.com

Suasana Ramadhan kali ini benar-benar berbeda untuk semua orang muslim di dunia, khususnya di Indonesia. Saya yang sebelumnya kalau keluar-keluar tidak pernah sekalipun memakai masker, sekarang tiap keluar rumah selalu memakai masker. Saya yang tadinya kalau habis pegang uang/bertransaksi jarang banget yang namanya cuci tangan, sekarang tiap selesai berbelanja selalu cuci tangan. Memang, adanya pandemi Corona sedikit banyak mengubah kebiasaan orang yang tadinya mungkin agak jorok dan kurang memperhatikan kebersihan jadi suka kebersihan. 

Ramadhan kali ini semua anggota keluarga saya mengikuti anjuran pemerintah belajar dari rumah, bekerja di rumah dan beribadah di rumah.

Memang, awalnya ada kejenuhan yang luar biasa karena adanya pandemi Corona ini terutama dari anak-anak ya. Mereka ingin sekali berkunjung ke utinya di Salatiga. Tapi kan itu tidak mungkin untuk sementara waktu ini, karena kita masing-masing zona merah. Dan lagi ibu saya sudah agak sepuh jadi rentan untuk menularkan atau ditularkan. Memang, bulan ini kita disuruh untuk banyak-banyak bersabar dan tawakal ya.

Untuk mengusir rasa bosan, anak-anak saya ajak masak, berjemur, bermain catur, mengaji, mengerjakan tugas online dan sore hari melihat tayangan pengajian di televisi. Saya rasa penting juga untuk mengajarkan keterampilan hidup seperti memasak ini pada anak-anak putri karena mereka tidak selamanya akan selalu ikut kita orang tuanya. Suatu saat mereka akan menikah dan punya suami, kalau mereka tidak diajarkan hal-hal kecil ini mereka akan kesulitan sendiri. Saya dulu juga buta sekali memasak, tapi untunglah ibu mertua saya dengan sabar mengajarkan memasak kepada saya. Dulu, kalau boleh jujur saya bisanya hanya masak mie godhog atau mie goreng. Disuruh ibu saya untuk belajar masakpun saya malas sekali. Ternyata bisa memasak itu sangat banyak manfaatnya seperti bisa mengirit pengeluaran dan suami juga tambah sayang. 

Saya sangat bersyukur di masa Pandemi ini anak-anak sehat. Sakitpun paling yang ringan pilek. Saya agak parno kalau harus pergi ke rumah sakit, anak-anak suka takut melihat para dokter memakai APD. Fyuh.

Quran Ramadan Ramadhan - Foto gratis di Pixabay

Ramadhan kali ini terjadi penurunan daya beli bagi masyarakat Indonesia. Untuk beberapa produk seperti kue lebaran dan baju-baju agak mengalami penurunan. Bahkan, beberapa    toko kue merumahkan beberapa karyawannya. Saudara ipar saya yang notabene menerima pesanan kue lebaran juga menurun drastis pesanannya di bulan ini. Persiapan Lebaran ini saya sudah membeli beberapa jenis kue dan untuk baju belum sempat keluar nih. Namun, yang pasti persiapan hati dalam menyambut hari Iedul Fitri, dimana hati kita kembali suci dan memaafkan kesalahan orang lain.

Anak-anak saya bahkan berceloteh lucu. Duh, kalau ga ada mudik nanti ga dapat angpao dari Budhe Arum, Uti, Pakdhe Budi dong ma. Hehe. Jawab saya silaturahmi kan bisa kapan saja dek, Insyaallah mereka selalu ingat kamu meski kamu tidak pulang. Mudik tetap ada tapi ditunda. Gapapa kan?

Biasanya kalau Ramadhan tahun-tahun yang lalu hari pertama saya biasanya berkunjung ke rumah mertua di Tembalang, dan tidur sehari disana dan paginya sholat Ied di masjid terdekat mertua saya. Agak siang saya pulang ke Salatiga, rumah ibu saya. Disana sudah berkumpul kakak-kakak saya dan adik saya berikut ponakan-ponakan jadi sangat ramai. Malam harinya main mercon, dan bikin heboh tetangga-tetangga hehe. Paginya saya dan keluarga "ujung-ujung" atau berkeliling saling maaf memaafkan ke saudara-saudara terdekat ibu saya. Selain itu bertemu dengan saudara-saudara saya yang dari Jakarta. Kemudian jalan-jalan ke Boyolali, tempat saudara-saudara ibu saya. Benar-benar berkesan. Bagaimana dengan Ramadhan kalian teman?

 

 

 


Lakukan 5 Hal Ini Ketika Anak Alami Verbal Bullying

Friday, May 1, 2020

Finger Pointing Bright Young Things Drama - Bright Young Things Drama
Diambil dari google.com

Assalamualaikum,
Dear Pembaca,
Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju pra-dewasa. Di dalamnya terdapat pergolakan batin yang sangat besar bagi si teenager.
Banyak orang bilang kenakalan anak mencapai puncaknya saat remaja. Begitu pula yang terjadi pada si sulung saya,  masuk masa remaja si sulung jadi mulai berubah. Dia jadi memiliki privasi, lebih suka mengurung diri di kamar entah itu membaca buku ataupun melihat tayangan di laptop. Suka membantah, lebih vokal dan suka merasa dia itu sudah besar tapi tingkah lakunya masih seperti anak-anak.

Anak saya pernah mengalami apa yang disebut dengan verbal bullying. Verbal Bullying adalah kata-kata kasar yang dikeluarkan oleh pelaku bullying untuk membuat sasarannya menjadi tertekan. Anak saya pada dasarnya memang pemalu dan pendiam. Beda banget dengan si adik yang suka ngobrol dan curhat. Pulang sekolahpun sukanya nyerocos duluan, entah itu bercerita tentang temannya, gurunya atau apa yang dia alami di sekolah. Si sulung itu kalau berada di rumah itu suka cerita dengan si adik sampai lewat jam 9 malam, tetapi kalau di sekolah dirinya teramat sangat pendiam, bahkan kepada gurunyapun kalau tidak diajak ngobrol dia tidak akan ngomong. Saya waktu itu memang agak khilaf dengan anak-anak ketika kelahiran anak yang ketiga. Saya sadar saya kurang melakukan komunikasi dengan anak-anak sepulang sekolah terutama dengan si sulung. Saya lebih banyak memperhatikan anak saya yang lebih kecil. 

Sampai suatu hari ada panggilan dari guru BK kalau anak saya ada masalah di sekolah dan dia sempat dibully dengan temannya. Teman yang membullynya itu adalah teman cowok. Tidak tahu ya entah dia itu naksir atau gimana tiap anak saya pas pelajaran olah raga selalu diolok-olok tidak bisa. Anak saya memang tidak suka pelajaran olah raga, anaknya mageran...dirumahpun suka saya suruh olahraga tetapi paling cuman 5 menit setelah itu pulang ke rumah. Dia sepertinya kurang nyaman dengan sekolah yang sekarang, dia merasa teman-temannya itu banyak yang "FAKE" dan tidak tulus. Kelas 2 dia sempat mogok sekolah dan pingin pindah sekolah. Saya juga sudah mencari sekolah, namun timingnya kurang tepat kata kepala sekolah swasta yang saya incar. Oia sebelumnya si kakak itu sekolah di sekolah islam swasta dan selama itu tidak ada masalah dan baru masuk SMP ini dia memiliki masalah dengan temannya. SMP sekarang ini adalah SMP Negeri.

Saya kemudian merubah sikap saya untuk lebih perhatian kepada anak-anak saya. Terutama si sulung. Tiap pulang sekolah hp saya simpan dan saya mengajak mereka mengobrol. Saya rasa bullying itu bisa terjadi dimana saja, tinggal bagaimana peran orang tua menyikapinya. Biasanya, pelaku bullying  adalah anak-anak yang kurang perhatian dan bisa jadi dia dirumah juga suka dibully oleh orang tuanya. Alhamdulilah, si sulung sekarang sudah mulai berubah. Dia sebenarnya tidak pendiam tetapi dia memilih "mute" atau diam kala lingkungannya tidak cocok. Untuk SMA nanti sengaja saya pilih SMA swasta yang mungkin bisa lebih menyenangkan hatinya. Harapan saya semoga nanti dia bisa berubah dan bisa bergaul dengan siapa saja, dan saya menyuruhnya untuk mengikuti kegiatan ekstra karate untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.

Bullying atau perundungan pada dasarnya adalah perilaku agresif yang dilakukan dengan sengaja oleh seseorang yang memiliki kekuatan lebih besar daripada korban. Perilaku bullying bisa berupa tindakan fisik maupun verbal yang dilakukan secara berulang-ulang. 

Anak Jadi Korban Bullying, Orangtua Harus Apa? (Dari HALODOC)

Pasti kesal dan sedih rasanya kalau buah hati menjadi korban tindakan yang tidak semestinya di sekolah. Nah, berikut tips yang bisa ibu dan ayah lakukan jika anak menjadi korban bullying:
1. Jeli Melihat Tanda-tandanya
Sayangnya, tidak semua anak akan bercerita pada orangtuanya jika mengalami tindakan tidak menyenangkan di sekolah. Umumnya, mereka lebih memilih merahasiakannya.
Artinya, ibu harus pandai mengenali tanda anak mengalami bullying, seperti anak terlihat murung atau sangat ketakutan jika disuruh pergi ke sekolah, seperti dilansir dari KidsHealth.
Jika benar bahwa anak telah di-bully, dengan pelan-pelan minta ia agar mau menceritakan kejadian yang sebenarnya. Ibu dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi situasi tersebut, namun hindari mendorong anak membalas pelaku bully.
2. Beri Tahu Pihak Sekolah
Setelah mengetahui anak menjadi korban bullying, segera bicarakan masalah ini dengan pihak sekolah seperti guru atau kepala sekolah untuk sama-sama mencari solusinya. Hindari terbawa emosi, namun tetap fokuskan semuanya bertujuan agar anak mendapatkan keamanan.
Pasalnya, sebagian besar kasus bullying justru tidak diketahui oleh pihak sekolah, karena anak-anak pelaku bully baru mulai beraksi saat tidak ada guru di sekitarnya, seperti ketika sedang jam istirahat atau pulang sekolah.
3. Arahkan Anak Menghadapi Pelaku Bully
Beritahu anak bagaimana harus bersikap di depan pelaku bully. Si Kecil tidak boleh malu, minder, atau takut saat berhadapan dengan anak-anak nakal pelaku bully. Sebaliknya, mereka harus berani berkata kepada pelaku “berhenti mengejekku”, “diam”, dan “hentikan”. 
Laman BullyingUK menyarankan, orangtua untuk meyakinkan sang buah hati bahwa hal ini bukan kesalahan mereka. Mengalami bullying bukan berarti Si Kecil adalah anak yang lemah, pelaku tidak selalu adalah anak yang lebih kuat atau dominan. Jadi, penting untuk tetap membuat anak merasa percaya diri
4. Pantau Terus Keadaan Anak
Jangan menyerah ketika anak merengek tidak ingin sekolah karena menjadi korban bullying. Sebaliknya, tetap dukung sang buah hati untuk pergi ke sekolah, tetapi pastikan tetap memantau keadaan anak dengan aktif bertanya, seperti “Bagaimana hari ini?”, “Apakah anak itu masih melakukan bullying?”, “Lalu apa yang kamu lakukan saat mereka melakukan itu?”, dan lain-lain.
5. Pindah Sekolah
Jika masalah bullying terus berlanjut dan kondisi anak semakin parah, maka ibu bisa memikirkan untuk memikirkan solusi lainnya, seperti memindahkan anak ke sekolah baru atau mengganti konsep belajarnya menjadi belajar di rumah (homeschooling) untuk sementara waktu.
Pada intinya, jangan pernah sepelekan bullying pada anak. Hal ini bisa menyebabkan anak  trauma akibat bullying bisa terbawa hingga ia dewasa dan mempengaruhi kehidupannya nantinya.
Menurut kalian sudah benarkah tindakan yang saya lakukan? Tolong kasih masukan ya.......




Things To Do After Covid-19

Saturday, April 18, 2020

Assalamualaikum....
Dear pembaca,
Kalau dihitung-hitung sudah hampir 2 bulan ini pandemi Corona mulai menyebar ke Indonesia. Ada yang bilang bencana semacam Corona pernah terjadi per 100 tahun. Saya menganggap pandemi Corona itu sebagai "hukuman" Allah SWT kepada kita. Mungkin Allah SWT sudah terlanjur marah besar kepada umat manusia karena telah berbuat kerusakan yang melampaui batas. Maka bersabarlah dan "nikmatilah" masa kita selama Stay At Home. Jangan pernah mengeluh bosan, karena sebenarnya kita yang Stay At Home itu sangat beruntung sekali, dibandingkan dengan pengorbanan paramedis kita yang banyak mengorbankan jiwa dan raga. Sudah kita lihat di tayangan-tayangan televisi betapa banyak perawat dan dokter yang berguguran karena tugas mulianya kala pandemi Covid-19. We should appreciate them!



Waktu itu saya berdoa semoga Corona tidak sampai masuk ke komplek perumahan saya. Eh.. ternyata ada juga yang terpapar Corona hiks..sempat syok juga. Sebelumnya saya mendapat wa dari teman saya apa benar ada tetangga saya yang PDP Corona, lengkap dengan nama dan alamat komplit plit. Terus saya jawab :iya memang ada warga yang masuk rumah sakit, tapi kalau sekarang statusnya menjadi PDP saya tidak tahu. Saya lebih memilih untuk tidak menanggapi kabar tersebut karena saya takut kalau salah ngomong. Baru nanti kalau sudah ada info dari RT, saya baru mau konfirmasi.Saya sempat kaget juga ketika tahu nama dan alamat tetangga saya tersebut diposting ke berbagai grup. Menurut saya itu tidak etis ya, kan kasihan juga beliaunya yang pekerjaannya sehari-hari sebagai perawat. Seharusnya data pasien dilindungi dan tidak disebarluaskan. Seandainya itu kita, apa yang kita rasakan? Pasti sakit hati ya. Sebenarnya dibuat inisial saja kan juga ga pa pa kan. Saya juga lumayan dekat dengan istri tetangga saya yang PDP tersebut, kalau menjenguk orang sakit beliaunya suka menghampiri saya. Jadinya, saya juga agak sungkan untuk terlalu mengeksposnya.

Taman kompleks saya yang tadinya selalu ramai sekarang lengang

Hanya ini pengunjungnya he he...Lisa anak saya 



Taman kompleks saya yang sangat asri, banyak pepohonan saya suka berlama-lama disini

Benarlah keesokan harinya saya  mendengar berita itu dari grup RT kalau ada warga yang terpapar Corona tapi tidak disebutkan siapa. Karena masing-masing sudah tahu dan berempati yang tinggi kepada tetangga saya tersebut. Suami saya langsung beli handsanitizer sebotol besar (sebelumnya sudah beli 100 ml) kemudian menambah pembelian masker-masker kain. Kemudian Takmir masjid saya mengumumkan agar jamaah tidak diperbolehkan solat di masjid, untuk sementara solat di rumah masing-masing.


Sehari paska pengumuman ada warga yang terpapar, suasana kompleks saya sangat sepi. Tidak ada seorangpun yang lewat di depan rumah saya. Tidak ada anak-anak yang bermain. Biasanya taman dekat rumah saya selalu ramai orang, sampai sekarangpun jadi sepi. Saya membatasi diri saya untuk tidak membaca-baca berita tentang Corona, khawatir jadi stress. Apalagi banyak sekali berita-berita hoax yang beredar.  Anak-anak saya jaga supaya tidak banyak tahu tentang Corona. Mereka wajib paham yang pokoknya saja, karena berada di rumah sudah cukup membosankan bagi mereka kasihan kalau masih melihat tayangan Corona. Untuk mengalihkan perhatian mereka dari Corona untungnya ada banyak tugas-tugas online, jadi mereka belajar di rumah dan sesekali guru mereka mengadakan tatap muka online lewat aplikasi Zoom.  Selain itu setiap hari anak-anak berjemur di depan rumah, mengaji tiap Subuh dan Magrib dan kadang-kadang kita masak bareng dan berolahraga ringan seperti main bulutangkis misalnya.

Sebenarnya anak saya yang nomer satu seharusnya Ujian Nasional menuju SMA di bulan-bulan ini, namun ujian selanjutnya dibatalkan oleh Diknas karena kondisi yang tidak memungkinkan setelah adanya pandemi Covid-19. Antara sedih dan bahagia karena semua tidak berjalan semestinya. Mungkin kala mendaftar sekolah baru, Covid-19 juga belum sepenuhnya "pergi" dari Indonesia. Tapi, semua ini sudah kehendak yang Diatas, maka saya harus menerimanya dengan lapang dada. Tidak tahu apakah nanti ada acara pisah-sambut sekolah. Saya cuman berharap mereka "Angkatan Covid-19" akan tumbuh menjadi generasi yang kuat dan bermental baja.

Alhamdulilah, kondisi kompleks perumahan saya sudah kondusif  tidak sepanik dulu dan meski belum stabil benar namun warga sudah terkondisikan dengan masuknya Corona semisal memakai masker kalau keluar rumah, jaga jarak dan tidak keluar rumah jika tidak perlu. Oia, tetangga saya tersebut alhamdulillah tes Coronanya negatif.

Harapan dan things to do saya after Covid-19 ini selesai adalah :
1. Ingin berenang bareng keluarga.
2. Ingin anak-anak sekolah seperti biasanya.
3. Roda perekonomian semakin membaik, para supir ojol dan taksi bisa bekerja seperti biasanya. Mereka sangat terdampak sekali dengan Covid ini. Saya pernah bertemu sopir Grab yang mengeluh sepi pendapatannya. Sehari cuman dapat 1 orang penumpang. Akhirnya, dia lebih memilih ngetem di depan rumah sakit karena pasti ada orderannya.
4. Mempertahankan pola hidup sehat seperti cuci tangan, pakai masker kalau keluar, berjemur, banyak makan buah-buahan dan pola hidup sehat lainnya.
5. Memperbanyak solat-solat Sunnah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Inilah harapan-harapan saya setelah Covid-19. Bagaimana dengan kamu?Share di kolom komentar yaaa...

Menggambar adalah Hobi yang Menyenangkan dan Menghasilkan

Thursday, April 9, 2020

Assalamualaikum..
Dear pembaca tersayang,
Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat dan kondisi terbaik. Nah, kali ini saya akan bercerita tentang hobi. Jadi, mumpung anak-anak dirumah karena pandemi Corona, sesekali saya luangkan waktu untuk ngobrol dengan mereka yaitu mengenai cita-cita. Mulai dari kakaknya..kalau si kakak nih sudah kelihatan jelas dia suka menggambar dan SMA nanti dia akan mengambil Sekolah Kejuruan. Dulunya dia saya arahkan supaya jadi guru Bahasa Inggris karena dia juga pintar Bahasa Inggris. Namun, setelah SMP dia beralih lebih menekuni menggambar terutama animasi. Saya sebagai orang tua hanya bisa mendoakan dan mendukung apapun yang mereka pilih. Asalkan semuanya ditekuni dengan sepenuh hati dan jangan setengah-setengah.

Beberapa gambar karya kak Aulia Hanifa, 14 tahun, SMP kelas 3 MTSN 1 Semarang 


Beda lagi dengan si kakak, kalau adiknya Lala masih labil soal cita-cita. Maklum dia masih kelas 5 SD. Saat saya tanya tentang cita-citanya, dia menjawab ingin menjadi Youtuber. Dari dulu kalau saya tanya pasti jawabnya pingin jadi Youtuber. Katanya kalau jadi Youtuber uangnya banyak kayak Atta Halilintar. Selain Youtuber tuh apa to kak Lala cita-citanya?Jadi guru kek..polwan kek..atau dokter kek kata saya. Jawabnya bikin saya kaget bukan kepalang katanya "ingin jadi ibu rumahtangga" haha. Kayaknya enak jadi ibu rumahtangga katanya. Ya tidak apa apa kalau nanti jadi ibu rumahtangga tapi kamu juga harus sekolah yang tinggi dan bisa menghasilkan uang sendiri kata saya.
Kalau anak Anda memiliki hobi menggambar jangan diabaikan ya. Beri mereka dukungan. Karena  ini bisa menambah rasa percaya dirinya dan bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah di kemudian hari sebut saja tokoh-tokoh berikut ini:

  1. Pemilik Papillon Studio yang notabene adalah suami dari mbak Rahmi Aziza bisa sukses menjalankan bisnis nya di  bidang gambar serta memiliki beberapa karyawan. 
  2. Ada pelukis difabel asal kota saya yaitu Salatiga bernama Sabar Subandri. Dia  teman TK saya lho. Saya masih ingat benar pas dia di sekolah TK suka nangis karena mungkin dia agak minder dengan teman-teman semasa TKnya. Sekarang lukisan-lukisannya sangat mendunia. 
  3. Nama Christiawan Lie atau lebih akrab disapa Chris Lie, memang bukan lagi nama baru di dunia animasi. Ia pernah terlibat dalam pembuatan animasi sejumlah film papan atas Hollywood sebut saja Transformer 3, GI:Joe, Star Wars hingga Lord of The Rings. Chris sendiri telah suka menggambar sejak kecil. Hobi dan bakat itu lantas ditunjang pula oleh kecerdasannya yang diatas rata-rata. Asal tahu saja, Chris adalah lulusan terbaik dari fakultas Arsistektur Institut Teknologi Bandung. 
  4. Penggemar film-film Avengers mungkin tak akan mengernyit heran ketika mendengar nama-nama seperti Robert Downey Jr, Chris Evans atau bahkan Tom Holland, tapi tidak demikian jika yang muncul adalah Ronny Ganny. Beliau adalah animator asal Indonesia yang diam-diam sudah memoles tampilan visual Hulk dan kawan-kawan sejak Avengers dirilis. Ronny Gani merupakan Senior Animator, Industrial Light & Magic's Singapapore.
  5. Rini Sugianto adalah animator perempuan asal Indonesia yang berada di balik film-film box office Hollywood. Beberapa diantaranya adalah The Adventure of  Tintin, The Avengers, The Hobbit:The Desolation of Smaug dan Teenage Mutant Ninja Turtle. Kini, lulusan Universitas Parahyangan, Bandung jurusan arsitektur ini tinggal di California, Amerika Serikat. Rini sendiri telah memulai karir sejak 2005.
Menggambar adalah hobi yang menyenangkan sekaligus hobi yang  menghasilkan apabila ditekuni. Saya rasa hobi apapun kalau ditekuni akan menghasilkan. Anda setuju?



5 Tips Ngeblog Ala Mama Lala

Tuesday, March 31, 2020

Tips-Tips Untuk Mendapatkan Ide atau Inspirasi dalam Menulis ...
Gambar diambil dari pixabay 
Assalamualaikum
Dear pembaca,
Maaf  sudah lama Mimin tidak tulis postingan karena sedang sibuk. Efek dari Corona anak-anak saya semuanya libur dan mendapat tugas online dari gurunya. Saya setuju sekali dengan ini, karena kalau tidak ada tugas online yang memiliki putra/putri pelajar pasti khawatir kalau anak-anak keluyuran yang tidak tentu rimbanya. Kalau anak perempuan sih masih bisa mau manut dan duduk manis di rumah. Nah, yang memiliki anak cowok apalagi remaja, tentunya bakalan sulit "dicekel buntute". Selain itu karena wabah Corona ini, ada baiknya memang semua anggota keluarga lebih baik di rumah atau social distancing agar Corona tidak semakin meluas penyebarannya.
Oke, kita berbicara topik lainnya saja ya. Tidak terasa sudah 6 tahun lamanya saya merawat blog saya yaitu blog Mama Lala. Dari tahun 2014 hingga sekarang ini. Awalnya saya memulainya dari rasa penasaran saya tentang cara menulis blog. Untunglah, suami saya punya blog dan saya diajari. Suami saya bukan expert banget sebenarnya. Soal mendesain blog saya pelajari sendiri otodidak dan blog ini saya desain sendiri. Suami saya sampai heran kok saya bisa hehe.

Saya akan memberi beberapa tips ngeblog ala saya ya :
1. Menulislah dari hati
Jika kita menulis tanpa memikirkan hal-hal yang lain atau embel-embel uang kita akan menulis dengan sepenuh hati. Percayalah money will follow jika kita menulis tanpa berpikir soal uang. Setiap blog memiliki penikmatnya sendiri-sendiri.

2. Rajin blog walking atau ikut grup BW
Dengan rajin blog walking kita serasa bermain ke rumah tetangga kita yang memiliki cerita yang berbeda-beda dan makin memperkaya ilmu kita. Ada tetangga yang suka dandan, ada tetangga yang suka jalan-jalan dan ada pula tetangga yang suka memasak. Semuanya menarik untuk kita simak. Atau kalian bisa ikutan grup BW di komunitas-komunitas menulis yang kalian ikuti. Selain menambah teman juga menambah pageview untuk blog kita. Ya kan?

3. Hindari typo
Sebelum tulisan kalian dipublikasi, lebih baik diteliti setidaknya 3 kali supaya tidak ada salah ketik. Suka males juga kan kalau kalian baca blog yang banyak typonya?

4. First Comment
Jadilah orang pertama yang komen di blog orang. Biasanya orang akan senang sekali dengan first comment ini dan bakalan diingat sepanjang masa. Uhuk. Tapi ingat ya, beri komentar yang baik tidak berbau sara dan saru.

5. Memoderasi blog
Kalian mungkin bertanya-tanya mengapa sih saya memoderasi blog saya?Itu lantaran banyak sekali komentar spam yang masuk ke blog saya seperti orang jualan judi online, peminjaman uang online, pornografi dan banyak lainnya. Bisa sampai ratusan komentar spam yang masuk.Makanya, saya moderasi. Dengan dimoderasi saya bisa memilah-milah mana komentar yang harus saya loloskan dan yang tidak.

Manfaat ngeblog ala saya adalah jeng...jeng...jeng :
1. Bisa membuat perasaan happy 
Menulis blog membuat saya  bisa mengutarakan isi hati saya dan ujung-ujung-ujungnya membuat hati saya plong seperti istilah yang diambil dari Komunitas Gandjelrel yaitu ngeblog ben ra ngganjel. Usai menulis di blog perasaan saya jadi lebih senang dari sebelumnya apalagi kalau banyak komentar masuk jadi makin semangat untuk terus menulis.

2. Bisa menghasilkan uang
Alhamdulilah lewat blog ini saya telah bekerjasama dengan banyak brand online seperti Tokopedia, Traveloka, Dancow, Pegipegi, Stimuno dan banyak brand lainnya dan mereka telah memberikan saya pemasukan yang bisa dibilang lumayan untuk ibu rumah tangga seperti saya. Sebagian uang yang saya dapat tersebut kadang-kadang saya belikan baju atau buku untuk anak-anak meskipun suami sebenarnya bisa membelikan tetapi sesekali saya ingin mandiri dalam hal finansial. Rasanya senang sekali bisa sedikit-sedikit membantu suami. Saya juga berencana pingin umroh dengan uang yang saya kumpulkan dari menulis blog.

3. Bisa bertemu dengan tokoh-tokoh terkemuka 
Melalui menulis blog ini saya sedikitnya telah bertemu dengan tokoh-tokoh terkemuka di Indonesia seperti Anna Avantie, Aries Merdeka Sirait, Shahnaz Haque dan banyak tokoh lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
Di Acara Pembukaan Lunpia Cik Meme dengan Pak Hendrar Prihadi 

Bersama Shahnaz Haque di Event Dancow Parenting Center 
4. Menambah banyak teman
Dengan menulis blog saya bisa memiliki banyak teman yang sehobi dengan saya dan terkadang kita kopdar di suatu tempat. Rasanya senang sekali memiliki teman yang sehobi itu. Apalagi mereka juga tidak pelit ilmu. Kita saling membantu dan mengingatkan apabila kita salah. Terharu sekali ya.

5. Menambah ilmu
Menulis blog membuka mata saya tentang Indonesia yang kaya dari Sabang sampai Merauke. Saya bisa tahu keindahan kota Lombok, Papua ataupun tempat-tempat di luar negeri yang belum sempat saya kunjungi dan saya merasa beruntung sekali bisa ikut komunitas menulis.



Itulah 5 tips ngeblog dan manfaat  ngeblog  ala saya. Saya tunggu komentar nya ya..Stay healthy dan jangan keluyuran ya.

7 Tips Sehat Ala Mama Lala

Wednesday, March 18, 2020

Assalamualaikum..
Dear pembaca,
Kita seringkali menyangka bahwa kekayaan hanya berupa materi seperti rumah, mobil, perhiasan dan lain-lain. Kita seringkali lupa bahwa tubuh yang sehat juga merupakan kekayaan yang tidak ternilai harganya. Meski memiliki harta berlimpah, namun tubuh tidak sehat akan membuat hidup kita terasa kurang sempurna.
Berikut ini akan saya tuliskan 5 tips sehat ala saya yang mungkin bisa kalian contek di kehidupan sehari-hari:

1. Bangun pagi dan tidur cukup
Sebagai seorang ibu  saya memiliki tanggung jawab yang sangat besar di pagi hari seperti menyiapkan makan anak dan suami misalnya. Jadi, biasanya jam 4 pagi saya auto bangun meski tanpa beker. Kemudian sholat tahajud, mendoakan anak-anak dan suami supaya diberi kelancaran dalam bekerja dan sekolah. Setelah itu saya belanja dan menyiapkan makan anak-anak. Bangun pagi membuat saya jadi lebih sehat dan makin optimis menjalani hari. Malam hari jam 9 biasanya saya sudah bobok.
Hasil gambar untuk bangun pagi
Gambar diambil dari google.com
2. Jalan pagi
Saya lebih suka belanja tiap hari di pagi hari untuk mendapatkan sayur dan lauk segar untuk anak-anak ketimbang belanja 2/3 hari sekali. Untunglah, saya memiliki langganan tukang sayur rumahan yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah. Saya biasa jalan kaki ke tetangga saya tersebut terkadang bawa si kecil dengan stroller. Sekalian berolahraga ceritanya. Biasanya saya belanja jam 5.30 dan udara pada jam tersebut terasa segar sekali.

3. Makan buah sebelum makan nasi
Saya selalu makan buah dulu sebelum makan nasi karena makan buah lebih mudah dicerna dan diserap tubuh. Baru setelah itu makan nasi. Buah kesukaan saya adalah jambu, pisang, mangga, pear, apel, semangka. Kayaknya hampir semua buah saya suka. Maklumlah saya pemakan segala alias omnivora hehe. Kadang-kadang kalau bosen dimakan biasa, buah-buahan tersebut saya jus. Seperti jus jambu di gambar berikut ini.



4. Merawat kecantikan
Sama seperti wanita pada umumnya saya juga suka berdandan. Senjata kecantikan saya seperti pembersih, penyegar, krim malam. Untuk menghilangkan komedo saya suka memakai putih telur karena selain murah juga sehat dan membuat kulit muka terlihat kencang.



5. Berpikir positif
Kalian pernah mengalami depresi?Well, saya pernah lho. Jadi, ceritanya setelah melahirkan anak saya yang ketiga saya sempat baby blue untunglah belum kebablasan. Saya merasa sedih terus-terusan mungkin karena kelelahan mengurus anak-anak dan hormon yang belum stabil. Saya merasa seperti ditarik-tarik ke segala arah untuk menjadi ibu yang sempurna. Belum lagi anak saya yang remaja suka memancing-mancing emosi saya. Banyak orang bilang masa remaja adalah puncak kenakalan anak. Setelah konsultasi ke ahlinya saya berusaha untuk berpikir yang positif untuk semua hal yang terjadi pada saya. Karena semua ini adalah skenario dari Allah SWT dan merupakan ladang pahala apabila kita ikhlas menjalaninya. Saya jadi sadar saya agak kurang perhatian dengan si sulung. Sejak itu saya merubah diri saya, setiap berangkat sekolah saya cium pipi mereka berdua. Pulang sekolah, hape saya simpan sementara, selanjutnya saya ajak mereka ngobrol. Kalau dulu pulang sekolah mereka langsung pegang hape. Sekarang tidak lagi.

6. Banyak minum air putih
Saya biasakan diri saya untuk minum air putih setidaknya 8 gelas sehari. Sedang untuk anak-anak cukup 5 gelas sehari. Banyak minum air putih membuat kita sehat dan awet muda. Kalau makan di luar saya juga lebih suka minum air putih/jus buah ketimbang minum es teh. Karena minum teh setelah makan, membuat sari-sari makanan jadi sulit diserap tubuh. Untuk penderita maag minum air putih hangat 1 gelas sebelum tidur dan 1 gelas ketika bangun tidur sangat dianjurkan lho.

7. Membuang sampah sebelum tidur
Sebelum saya tidur saya cuci piring dan membuang sampah lebih dulu, jadi di rumah saya jarang ada tikus dan kecoa. Karena, kabarnya sampah bisa mengundang tikus dan kecoa. Menurut saya pola hidup sehat akan membuat penghuninya sehat pula.

Nah, itulah sekilas info tentang tips sehat ala saya. Bye. See you next time..muach

5 Manfaat Makan Coklat yang Harus Anda Ketahui

Friday, February 14, 2020

Hai semua,
I'm back again..💓💓
Bagi sebagian orang tanggal 14 Februari adalah hari Valentine atau hari kasih sayang, maka saya akan menulis sesuatu yang berhubungan dengan Valentine yaitu tentang kudapan bernama Coklat. Valentine identik dengan bunga dan coklat untuk dibagikan kepada pasangan atau pacar. Bagi yang masih jomblo  sabar ya. Kalau belum dapat seseorang yang menyukai Anda, sukai aja diri sendiri dulu alias self  love. Anda bisa melakukannya dengan menyalurkan hobi Anda seperti melukis, menulis, membaca untuk melupakan doi. 

Yap, C-O-K-L-A-T.
Siapa sih yang tidak suka dengan kudapan satu ini?Tua, muda, anak kecil eits bahkan anak saya yang baru berumur  1.5 tahun ini sudah mulai suka makan  coklat.Banyak orang bilang makan coklat bisa merusak gigi karena cokelat kan identik manis. Tapi, kalau tidak keseringan ya tidak apa-apalah. Saya pernah berkonsultasi ke seorang dokter spesialis anak justru coklat ini bisa membuat anak menjadi aktif lho. (Wah, pengertian banget ya bapak, tahu aja kalau kita sekeluarga penyuka cokelat).

Biasanya, saya makan coklat pas ulang tahun dibelikan ma yayang bebeb saya alias  suami. Atau pas moodnya lagi ga enak, pingin me time usai ngerjain pekerjaan rumah  belilah cokelat, dijamin langsung hepi.Coklat kesukaan saya ya Silver Queen dan Delfi. Kalau kamu suka yang mana ?

Oia sebulan yang lalu suami saya ada kerjaan di negeri kanguru Australia. Tepatnya di kota Singleton, negara bagian New South Wales. Ini kali keduanya suami saya ke Australia. Pulangnya bawa oleh-oleh cokelat, permen, kaos dan lain-lain.
Makanya, anak-anak senang banget jelang suami pulang. Rasanya sudah tak sabar pingin makan cokelat. Apalagi pas melihat postingan-postingan WA ayahnya tentang cokelat.

Permen coklat yang berada di kemasan botol (banyak banget isinya) dan yang dibawah table cloth itu coklat delfi bergambar koala, selebihnya permen buah khas Australia
Coklat memiliki rasa manis khas, sehingga membuat makanan ini hampir dikonsumsi dan favorit setiap orang di dunia. Sebagian besar kandungan coklat, terdiri dari berbagai jenis zat seperti :
  • 14 % kandungan karbohidrat
  • 9 % protein (terdiri dari zat protein, fenilalanin, asam amino triptofan dan tyrosin)
  • 31% lemak
  • zat-zat lain, seperti alkanoid (zat yang menyebabkan coklat terasa pahit).
Sejumlah kandungan dalam coklat yang begitu beragam inilah yang menjadikan coklat baik untuk dikonsumsi dan juga memberikan manfaat untuk kesehatan.

5 Manfaat dengan memakan coklat :
1. Mencegah penyakit jantung
2. Mencegah penuaan dini.
3. Anti depresan
4. Meningkatkan intelegensia
5. Mengatasi diare 
(diambil dari berbagai sumber)
Wah, ternyata banyak manfaatnya ya memakan coklat. Btw, coklat oleh-oleh suami sebenarnya mau saya irit-irit supaya awet untuk 2 mingguan, ternyata baru 5 hari sudah ludes he he...But it's ok. Sebagian dimakan sendiri dan sebagian dibagi-bagikan anak-anak ke teman-temannya. Kata Lala "Wah, indahnya berbagi". Coklatnya melting banget dan bergambar koala. Sayangnya, saya lupa foto. 


Sedikit Cerita Tentang Australia


Alhamdulilah perjalanan suami ke Australia sangat lancar. Beliau berangkat dengan naik pesawat Qantas. Kami sekeluarga dan ibu saya mengantarnya ke bandara Semarang. Berada di Australia selama 5 hari dan pulang dengan pesawat Garuda.


Foto-foto kota Singleton, Negara Bagian New South Wales, Australia





Ada pelajaran yang bisa dipetik dari negara Australia yaitu tentang mereka sangat menghormati para pejalan kaki. Biasanya pejalan kaki di Indonesia harus menunggu  jalan benar-benar sepi  baru  kita menyeberang kan?Nah, kalau di Australia para pejalan kaki dipersilahkan untuk menyeberang duluan.

Suamiku awalnya juga sempat ketat ketir pas di Australia karena kan juga lagi viral-viralnya virus Corona/Covid-19, tentunya pemeriksaan di bandara Australia bakalan diperketat. Tapi alhamdulilah, pas arrival dan departure lancar. 

Oia, Anda tentu tahu kalau saya juga bergabung di komunitas menulis Gandjelrel. Nah, bentar lagi komunitas saya ini mau berulang tahun yang ke 5 lho. Saya senang sekali bisa bergabung di komunitas ini karena saya bisa mendapat banyak teman, pengalaman dan juga dapat cipratan rejeki dari menulis. Lumayan, bisa menambah uang jajan anak-anak. Komunitas Gandjelrel adalah salah satu komunitas Blogger yang didirikan di Semarang, anggotanya boleh lajang, ibu rumah tangga ataupun ibu pekerja. Didirikan oleh 5 blogger kece yaitu Mbak Dewi Rieka, Mbak Rahmi Aziza, Mbak Lestari,Mbak Wuri dan Mbak Uniek K. Menurut salah satu pendirinya Mbak Dewi, Gandjelrel itu sendiri diambil dari nama roti khas Semarang dengan nama sama roti Gandjelrel, berbentuk kotak dan berwarna coklat bertabur wijen. Roti ini bercita rasa kayu manis. Karena teksturnya ulet jika dimakan dua potong saja sudah cukup mengenyangkan perut. 


Melalui tulisan ini saya hendak mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 5 untuk komunitas Gandjelrel harapan saya semoga Gandjelrel makin banyak anggotanya, makin produktif  menulis dan sukses untuk semuanya. Love you all. #GandjelRel5Th


Para Peramal Itu Sotoy Banget!

Sunday, October 6, 2019



Gambar diambil dari google

Dear pembaca🌻
Berita apa ya yang sedang viral atau trending saat ini? 
Bagi para penggemar Laudya Cintya Bella pasti tahu hal ini. Yaitu rumah tangga Bella dan Engku Emran yang ditengarai sedang ada masalah. Meski bagi mereka mungkin tidak masalah. Bella dan Engku telah berumah tangga selama lebih kurang 2 tahun dan belum dikaruniai momongan dari pihak Bella, sementara dari Engku sudah ada 1 putri cantik yang dekat banget dengan Bella.

Ini berawal dari postingan Bella yang bunyinya adalah "mungkin ini terakhir posting foto dengan suami karena wanita kadang ada yang suka dengan apa yang kita punya. Kalau begitu mintanya sama Allah ya ade, kakak, mbak...". Meskipun postingan tersebut sudah dihapus oleh Bellla namun tetap menjadi bulan-bulanan media Indonesia. 

Coba cek di internet hampir setiap hari memberitakan mereka berdua dengan dibumbui ramalan-ramalan sebut saja Mbak You, Mbah Mijan atau peramal lainnya yang tiba-tiba bermunculan. Ramalan mereka itu menurut saya kok terlalu sotoy banget. Seperti nya mereka itu melebihi Tuhan. Katanya Engku Emran akan tergoda pelakorlah, yang katanya dalam dua tahun rumah tangga mereka akan tetap bermasalahkah. Herannya berita yang seperti ini justru yang lebih disukai publik Indonesia dan jadi trending he he. Padahal ini kan sama aja dengan Ghibah.

Ghibah itu ibaratnya orang  yang suka makan daging saudaranya sendiri, alias suka melihat orang sedih. Kasihan ma mbak Bella yang melihat berita seperti ini padahal mereka itu belum tentu unhappy seperti apa yang kita duga lho. Mari kita doakan semoga rumah tangga mbak Bella baik-baik saja dan jangan percaya dengan segala macam ramalan. Lebih baik kita bersandar kepada Allah SWT. Allah SWT lebih tahu apa yang ada di langit dan di bumi dan ciptaanNya.


Cintailah Keluarga dan Pekerjaan

Thursday, September 26, 2019

Gambar diambil dari google.com

Dear pembaca,
Welcome hari Kamis.
Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 11 September 2019 Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya yaitu bapak Demokrasi dan Dirgantara Bapak Baharuddin Yusuf Habibie. Beliau juga adalah salah satu presiden Republik Indonesia meski hanya beberapa bulan saja menggantikan bapak Soeharto.

Banyak sekali kenangan-kenangan manis tentang B.J. Habibie di benak masyarakat Indonesia. Antara lain kiprahnya di dunia kedirgantaraan yang tidak diragukan lagi. Beliau adalah perancang beberapa pesawat Indonesia seperti N 250 dan R 80 serta pernah berkarier di perusahaan dirgantara Jerman. Bagi insan perfilman dan generasi muda Indonesia mengenalnya di film Habibie dan Ainun yang menceritakan tentang kisah pertemuan antara bapak Habibie dan Ibu Ainun yang romantis. Menjadikannya salah satu film terlaris di Indonesia.

Saya tertarik dengan komentar Yenny Wahid bahwa Bapak Habibie itu seperti telaga ilmu, semakin diselami makin banyak ilmu yang kita dapat dan seperti tidak ada habisnya. Mbak Yenny Wahid bahkan sudah menganggap bapak Habibie seperti bapak kandungnya sendiri setelah berpulangnya mendiang bapaknya Gusdur.

Saya cukup terharu dengan pemakaman B.J. Habibie dimana meski kedua anak laki-lakinya telah menduduki jabatan tinggi di pekerjaan nya masing-masing, namun rela berkotor-kotor dan masuk ke liang lahat demi menurunkan jenazah bapaknya. Satu hal yang perlu kita contoh.

Ilham Habibie juga menuturkan bahwa bapaknya adalah sosok yang sangat mencintai keluarga nya terutama istri dan anak-anaknya. Beliau juga berpesan kepada anak-anaknya untuk mencintai pekerjaan mereka. Karena dengan mencintai pekerjaan kita bisa bekerja dengan maksimal dan dengan sepenuh hati. Kayaknya banyak hal yang bisa kita contoh dari bapak Habibie ya. Selamat jalan bapak Demokrasi dan Dirgantara Indonesia...
"Saya tidak pernah takut mati karena ada Ainun yang menunggu saya di sana..."


Pengalaman Menjual Mobil Pribadi

Wednesday, August 28, 2019


Holla pembaca,
Semoga kabar kalian senantiasa sehat ya. Btw, saya menulis ini sambil menemani si kecil bermain lho. Saya cari momen pas dia kelihatannya bisa disambi. Jadi, saya beri dia banyak mainan sambil sesekali saya ajak ngobrol hi hi.

Nah, saya mau bercerita tentang pengalaman saya menjual mobil. Ceritanya saya memiliki mobil Zebra yang sudah lumayan tua tahun 1994,warna hijau tua. Kami memanggilnya Si Ijo. Jangan salah sangka ya, meski sudah tua tapi mesinnya masih bagus dan sangat terawat. Kami sekeluarga sebenernya sudah sayang banget dengan mobil tersebut. Bahkan, sudah seperti anggota keluarga sendiri.  Mobil itulah yang mengantar kami kala berlibur ke Dieng, Telogo Sarangan, Tawangmangu dll pokoknya banyak momen-momen seru kitalah. Makanya, saya sempat menangis kala mobil tersebut sudah dibawa pulang pembeli.
Oia, mobil tersebut saya beli  dari mertua pada tahun 2016 jadi sudah berumur sekitar 3 tahun, seharga 25 juta.Pasarannya sebenarnya waktu itu 30 juta tapi karena anak sendiri jadi 25 juta. Waktu itu mertua saya pingin ganti mobil baru Ayla yang terkenal irit bensin dan lagi booming di tahun itu. Setelah menabung beberapa tahun kamipun ingin membeli mobil baru. Tetapi bukan mobil yang benar-benar baru sih, kami lebih memilih mobil seken karena tabungan kami baru 100 juta. Sebenarnya kami bisa saja membeli Av**za yang tahun-tahun baru misal tahun 2011, tetapi menurut suami masih kurang besar, karena anggota keluarga kami banyak. Maka, jatuhlah pilihan kami ke Kijang Innova karena Kijang Innova jauh lebih longgar untuk 3 orang anak kami dan kalau-kalau ada saudara yang pingin nebeng pas ada acara keluarga. 
Kita lanjutkan cerita menjual mobil Zebra ya. Sebelumnya saya akan memberikan tips saat Anda ingin menjual mobil Anda.
1. First look itu sangat penting. Cuci bersih bagian dalam dan luar mobil Anda dengan baik. Beri pewangi mobil.
2. Jangan ada lecet-lecet di mobil Anda karena akan mengurangi nilai jual mobil Anda. Kalau ada lecet-lecet didempul dulu.
3. Cek harga pasaran nya.
4. Jujur.
5. Sabar.
6. Kelengkapan surat-surat.
Ternyata, gampang-gampang susah sih menjual mobil, tidak semudah menjual pisang goreng. Jadi Anda harus ekstra sabar. Banyak calon pembeli yang sekedar tanya-tanya aja dan ga jadi beli. Juga banyak yang nawarnya kebangetan. Masak mobil Zebra saya yang masih cakep dan wangi ditawar 13 juta. Sungguh terlalu kata Bang Rhoma. Padahal pasarannya 17-20 juta. Terakhir, udah nawar-nawar dan deal terus ga jadi. Di WA dia cerita kalau tidak punya uang. Pokoknya jual mobil itu memang harus sabaaaar dan saya percaya jodoh-jodohan.Menunggu jodoh pembeli yang pas. Mobil saya baru laku dalam waktu 2 bulan senilai Rp. 20 juta. Rugi 5 juta. Tapi memang jual mobil seken jarang laba, seringnya rugi. But, it's ok.

Katakan Tidak Pada Body Shaming

Monday, August 13, 2018

Dear temans,
Beberapa waktu yang lalu saya membaca salah satu berita online yaitu tentang pernikahan Tasya Kamila. Tahu kan Tasya Kamila yang baru saja menikah dengan idaman hatinya, Randi Bachtiar setelah pacaran selama 5 tahun. Nah, karena termasuk selebritis papan atas Tasya Kamila para tamunya juga dong para selebritis papan atas, seperti Rossa, Raditya Dika dan lain-lain.
Ada salah satu foto yang diabadikan di instagram milik Rossa, ketika Rossa dan Tasya Kamila sedang berfoto berdua. Nah, di foto berdua tersebut ada salah satu netizen yang berkomentar. Kalian berdua "pendekwati".

Hari gini masih ada juga orang  yang melihat penampilan seseorang dari fisiknya. Bukan dari prestasi mereka yang sangat sangat gemilang.
Untunglah, mereka tidak terlalu terusik dengan komentar netizen yang usil tersebut.
Cerita lainnya adalah ada seorang dosen di Universitas Brawijaya bernama Maulina Pia Wulandari PHd, yang mengalami peristiwa tidak menyenangkan dari netizen yaitu ketika foto instagramnya diambil orang yang tidak bertanggung jawab, diedit dan disebarluaskan ke publik. Duh, kasihan banget ya...bagaimana rasanya jika itu adalah kita?Pia Wulandari bahkan mengancam untuk mempidanakan netizen yang telah mencemarkan nama baiknya sebagai seorang ibu, istri dan seorang dosen,

Image result for pia wulandari
Gambar diambil dari Tribunnews
Apa itu Body Shaming?

Body Shaming artinya adalah mencela penampilan luar seseorang/diri kita sendiri karena terlalu gemuk/terlalu kurus.
Orang yang mengalami Body Shaming akan menjadi orang yang tidak percaya diri dengan dirinya. Atau kalau tidak orang tersebut akan melakukan hal-hal yang agak absurd seperti misal melakukan operasi plastik, membeli kosmetik-kosmetik mahal yang belum tentu bahannya bagus untuk mencapai standar apa yang diinginkan orang lain.

Apa yang Harus Kita Lakukan Bila Mengalami Body Shaming?

Menikmati keragaman harus menjadi perhatian utama kita. Apa itu Kecantikan? Seperti yang mereka katakan,  cantik itu di mata yang melihatnya. Kita perlu mengajak gadis-gadis muda untuk mencintai diri mereka apa adanya. Gemuk, Kurus, Tinggi, Pendek tidak masalah selama Anda merasa nyaman dengan diri Anda sendiri. Benci Tubuh bukanlah tentang tubuh Anda - ini tentang pikiran Anda. Atau lebih tepatnya, pikiran dalam pikiran Anda. Dan apa yang Anda rasakan tentang diri Anda adalah apa yang cenderung Anda proyeksikan ke dunia. Kita menghabiskan begitu banyak waktu mengkritik diri sendiri, melihat semua produk ini di media untuk membuat pinggang Anda lebih kecil, lebih tinggi, kulit lebih ringan. Mengapa kita tidak mencoba dan memindahkan sebagian fokus dan mulai mensyukuri tubuh kita seperti itu. Ketika kita belajar untuk fokus pada aspek positif dari tubuh saya dan diri saya sendiri, itu menjadi jauh lebih mudah untuk merasa percaya diri, keluar dan diberdayakan. Kita semua unik, cukup indah, kita diberi tubuh yang kita miliki saat lahir. Kita tidak bisa mengubahnya. Jadi, mengapa kita memiliki rasa malu ini untuk tubuh kita yang indah? Kapan itu menjadi baik-baik saja bagi orang lain untuk memberikan penilaian tentang bagaimana penampilan kita?

Jadi, mari kita coba dan selangkah lebih dekat menuju kebebasan dari Body Shaming. Mari kita mencintai tubuh kita apapun itu ukurannya. Mari mencoba dan jatuh cinta pada diri kita sendiri. Karena jika kita tidak maka siapa yang akan melakukannya? Melayang tinggi di atas pemikiran :bahwa Anda tidak baik-baik saja seperti apa adanya. Ini adalah hidup Anda dan Anda bisa bermain sesuai aturan Anda. Bersyukur dengan ciptaan Tuhan dengan fisik Anda yang sempurna, karena menghargai diri sendiri berarti menghargai penciptanya.

Sumber : Let's Say No To Body Shaming





 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS