Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Ini Dia Kegiatan Seru di Bali yang Bisa Kamu Lakukan Selain Pergi Ke Pantai

Wednesday, September 19, 2018

Hai teman...
Bentar lagi weekend...pasti kalian sudah mulai sibuk cari-cari informasi tentang tempat wisata seru untuk menghabiskan akhir waktu kalian. Tempat wisata yang satu ini pastilah sudah tidak asing lagi untuk kalian yaitu Bali. Hmm...siapa sih yang tidak mengenal Bali dan keeksotisannya? 
Berlibur ke Bali tidak harus selalu diisi dengan wisata ke pantai lho. Ada banyak aktivitas liburan lain yang tidak kalah seru untuk dilakukan, saat kamu sedang berada di Bali, seperti berikut ini. Pasti kalian semua penasaran. Yuk diintip.

Ikut kelas memasak



thehoneycombers.com

Selain wisata alamnya, Bali juga terkenal dengan wisata kuliner yang menyuguhkan menu-menu tradisional khas Bali, yang tentu saja sangat lezat untuk dinikmati. Buat kamu yang hobi masak, tidak ada salahnya untuk mengikuti kelas memasak yang juga menawarkan berbagai aktivitas seru di dalamnya, seperti berbelanja bahan makanan di pasar tradisional, belajar memasak dengan menu bervariasi, dan  terakhir menikmati hasil olahan masakan pada kelas yang biasanya berlangsung sekitar 4 jam setiap sesinya ini.

Menonton Pertunjukan Tari Kecak



gotravelaindonesia.com

Tari Kecak merupakan salah satu tarian tradisional khas Bali yang sudah mendunia. Dengan suara khas “cak cak cak cak” yang diserukan oleh para penarinya, tari kecak merupakan pertunjukan seru yang tidak boleh dilewatkan saat kamu berada di Bali. Ada banyak lokasi yang untuk menonton tari Kecak, tetapi salah satu tempat terbaik untuk menikmati adalah di kawasan Garuda Wisnu Kencana yang terletak di Tanjung Nusa Dua.

Mencoba Arung Jeram



kintamani.id
Mencoba ikut terlibat kegiatan arung jeram, merupakan aktivitas yang cocok bagi kamu yang suka dengan sesuatu yang menantang. Ada beberapa lokasi keren di Bali untuk mencoba kegiatan rafting atau arung jeram ini, misalnya seperti Sungai Ayung dengan panjang 62,5 km , ini. Meski berada di tingkat kesulitan II dan III, tetapi Sungai Ayung cukup aman untuk kamu yang baru pertama kali mencoba olahraga yang bakal memacu adrenalin ini. Bakalan jadi pengalaman tak terlupakan deh!

Mendaki rumah pohon



instagram.com/ellchintya

Tak kalah seru dengan kegiatan lainnya, mendaki rumah pohon bisa jadi pilihan buat kamu yang mencari pengalaman seru di Bali. Berlokasi di kaki Gunung Agung, Desa Batu Dawa Tulamben, Karangasem, objek wisata baru yang sebenarnya merupakan rumah pribadi seorang warga ini dapat digunakan untuk melihat pemandangan yang indah dari bukit asri dan laut Tulamben yang cantik.

Mengunjungi Hutan Ubud



instagram.com/evelynegabriella

Selain terkenal dengan pemandangan alam yang indah dengan hawa yang sejuk dan menyegarkan, hutan Ubud juga bisa dijadikan salah satu tempat wisata seru buat kamu yang tidak ingin berbasah-basahan di pantai. Di hutan ini, kamu bisa melihat dan berinteraksi secara langsung dengan banyak monyet lucu sambil melihat keindahan beberapa Pura, kolam suci, dan beberapa arca candi di dalamnya.

Ternyata di luar aktivitas pantai, Bali ternyata punya banyak aktivitas yang asik dan menyenangkan bukan? Tunggu apalagi, segera atur jadwal cutimu dan rasakan sendiri keseruannya.


Menikmati Pemandangan Alam dan Berkuda di Santosa Stable

Wednesday, August 1, 2018


Dear temans,

Udah lama nih tidak nulis postingan jalan-jalan. Maklum bumil males kemana-mana, penginnya ngendon di rumah. Kemaren aja kalau tidak karena si kecil ngedrel minta jalan-jalan, saya lebih suka di rumah. Bawa bawaan berat nih he he.
Sempat bingung juga awalnya antara ke Nirwana Stable dan Santosa Stable. Karena masing-masing memiliki kelebihan masing-masing. Setelah browsing-browsing akhirnya kami memutuskan pergi ke Santosa Stable. Mungkin, next time ke Nirwana Stable.
Perjalanan ke Santosa Stable banyak diiring pemandangan pegunungan yang hijau, sawah-sawah dan rumah-rumah penduduk yang asri dengan halaman yang luas. Jadi, pingin punya rumah kayak gitu di desa he he. Perjalanan dari Semarang ke Santosa Stable memakan waktu sekitar 1 jam. Santosa Stable terletak di Desa Lendoh, Boja, Kabupaten Kendal, Semarang.

Awalnya, saya tidak tahu kalau di Santosa Stable itu ada kolam renangnya lho. Requestnya si Lala kan pinginnya ada kolam renang, jadi dia bisa sekalian main air dan siblonan. Eh, ternyata ada kolam renangnya, ya udah komplit nih. Lala senang sekali mendengarnya. Kalau si kakak sih adem ayem aja, soalnya dia tidak terlalu suka berenang. Oia, tiket masuknya murah kok Rp. 10.000,00 saja. Untuk parkirnya Rp. 5.000,00. Fasilitasnya ada mushola, kafe, area bermain yang luas, tempat nongkrong-nongkrong dengan nuansa Joglo dimana Anda bisa makan kudapan berupa es krim ataupun makan mie godhog. Atau kalau Anda pingin makan siang/makan besar disini juga ada kafenya. Kalau kesini bawa anak-anak mereka bakalan suka, karena tempatnya yang sejuk dan bagi yang suka nuansa alam pegunungan tidak akan bosan menjelajahinya. Kami aja datang pagi sampai pulang sekitar jam 2 siang. Lantaran, anak-anak masih pingin main.
Anak-anak juga bisa berlatih naik kuda atau memberi makan kuda poni. Mereka akan belajar menyayangi binatang.

Awalnya anak-anak tidak mau naik kuda, karena takut. Kemudian saya bujuk mereka, akhirnya mau. Percuma dong, udah sampai sana tidak naik kuda. Lagian kudanya juga sangat terjaga kebersihannya, pakannya dan didampingi pelatih. Jadi, tidak perlu takut. Oia, naik kuda tarifnya Rp. 30.000,00. Karena, masih takut-takut bisa berduaan naiknya. Jadi bayarnya Rp. 60.000,00.





Pemandangan sawah sangat menyejukkan mata 

Tempat pacuan kuda dan berlatih kuda 


Ada kolam renangnya juga

Anak-anak awalnya tidak mau naik kuda, tapi setelah naik ketagihan he he pingin lagi dan lagi 

Berkeceh-keceh ria di sungai 

Makan es krim di kafe bernuansa joglo

Kami menjelajahi hampir semua tempat di Santosa Stable. Lumayan capek sih. Tapi semuanya terbayar dengan perasaan senang dan bahagia. Semoga bermanfaat.

Jalan-jalan Asyik Ke Perpusda Jawa Tengah

Monday, June 25, 2018

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 
Dear temans,
Akhirnya pecah telor juga :) 
Lama tak jumpa, karena saya  dan keluarga mudik ke kampung halaman di Salatiga. Mungkin sama dengan Anda semua ya yang pada mudik. Bertemu dengan sanak saudara jauh, berhahahihi dengan mereka, mengenang masa lalu. Seru banget ya. Atau mungkin ada yang memilih untuk tidak mudik? Karena kehabisan tiket mungkin he he. Atau karena pekerjaan?
Tidak apalah sesekali tidak mudik, toh silaturahmi bisa kapan saja kan. Tapi, memang kurang seru sih kalau tidak mudik pas lebaran. He he. Piss.

Alhamdulilah, mudik tahun ini tampaknya menjadi mudik yang paling lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya ya. Karena, pemerintah juga membuat peraturan libur lebaran lebih awal yang digabung dengan libur sekolah dan selain itu pemerintah juga membagi-bagikan tiket gratis kapal laut dan kereta api bagi para pemudik. Hal ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Dan, nampaknya ini lumayan berhasil. Bagaimana menurut Anda mudik kali ini ?

Oia, saya di kampung halaman saya selama 1 minggu saja. Menurut teman-teman saya itu udah lama, tapi saya kok merasa masih kurang ya.  Sayang, sudah 2 tahun ini dua saudara laki-laki ibu (kami memanggilnya  Om) yang berdomisili di Jakarta dan Malang tidak pulang kampung. Agak sepi jadinya. Biasanya, subuh lebaran pertama mereka di rumah ibu di Salatiga, untuk selanjutnya ke rumah almarhum Kakek Nenek saya. Karena, mereka lebih memilih pulang kampung seusai lebaran saja, takut macet di jalanan. Yang penting sudah bertemu dengan saudara-saudara kandung saya yang tinggal di Salatiga. Rasanya bahagia sekali. 

Nah, akhirnya sampai di rumah lagi. Tapi tetangga-tetangga sebelah masih banyak yang belum pulang. Karena, libur sekolah masih lumayan panjang yaitu sekitar 3 mingguan maka anak-anak saya ajak ke Perpusda Jawa Tengah di Jalan Sriwijaya, biar mereka tidak boring dan untuk mengisi waktu luang juga. Sebenarnya, mereka sudah memiliki banyak koleksi buku, namun saya rasa tidak ada salahnya mengajak mereka jalan-jalan ke Perpustakaan Daerah. Mereka jadi bisa tahu bagaimana sih cara membuat kartu Perpusda, dan membaca buku tanpa harus mengeluarkan banyak uang. 

Layanan Perpusda untuk anak-anak, ada play ground, komputer, dan buku-buku anak-anak

Layanan Perpusda Untuk Remaja. Nemu Komik Mamomics, komik untuk bumil cukup lucu dan menghibur (kiri)
Saya berangkat ke Perpusda naik BRT. Sebenarnya bisa saja sih naik Go Car, tetapi saya ingin membuat anak-anak agak "bergerak" sedikit, tidak hanya berkutat pada gadget dan gadget dengan berjalan kaki. Toh, perjalanan dari rumah ke halte BRT dekat cuman 5 menit. Lala awalnya cemberut dan protes kenapa sih ma kok tidak naik Go Car. Saya jawab,"Tidak apa-apa, hari ini kita akan berpetualang kata saya."
Eh, tak dinyana, Lala malah suka sekali naik BRT, pulangnya dia juga minta naik BRT. Tetapi, karena bumil udah capek, maka pulangnya saya naik Go Car. 

Sudah lama sekali saya tidak berkunjung ke Perpusda Jawa Tengah ini, wah ternyata sekarang tempatnya lebih bagus dan rapi serta pelayanannya sangat baik. Saya sebelumnya sudah memiliki kartu perpusda yang bentuknya kartu elektronik. Saya membuatnya tahun 2015 dan sudah expired. Ternyata, setiap tahun harus diperbarui. Untunglah, kartu perpusda elektronik saya yang lama saya bawa, jadi tidak terlalu lama prosesnya, tinggal memperpanjang saja. Tinggal meminta formulir pendaftaran di bagian kartu di lantai bawah, mengisi formulir dan difoto ulang. Langsung jadi deh dan gratis lho.
Formulir Anggota Perpusda dan Kartu Anggota Perpusda saya yang baru
Cara Mendaftar Kartu Anggota Perpusda Jawa Tengah 
Saya akan menuliskan lebih detil tentang cara mendaftar kartu perpusda Jawa Tengah yang ternyata sangat-sangat mudah:
Syaratnya :
1. Warga Jawa Tengah
2. Mengisi formulir pendaftaran anggota
3. Melampirkan fotocopy tanda pengenal yang berlaku :
    -Untuk pelajar siapkan kartu pelajar dan mengisi formulir pendaftaran anggota
    -Untuk mahasiswa siapkan kartu tanda mahasiswa/ KTP dan mengisi formulir pendaftaran anggota
    -Untuk umum siapkan KTP dan mengisi formulir pendaftaran anggota
4. Setelah itu Anda menuju ruang foto digital yang dipandu oleh Pak Rusmin. Foto tersebut untuk ditaruh di kartu Perpusda Anda dan langsung jadi. Sekali lagi free alias gratis. Ini adalah salah satu yang disukai Mak Irits dan saya he he. 
Bagian Pelayanan Kartu Anggota Perpusda dikelola oleh Bapak Nanok Lesmono dan Bapak Rusmin. Bapak Nanok Lesmono di Bagian Administrasinya sedang Bapak Rusmin di bagian dokumentasi foto. 

Bapak Nanok Lesmono dan Bapak Rusmin, Bagian Pelayanan Kartu Anggota Perpusda  

Peraturan meminjam buku di Perpusda Jawa Tengah adalah :
- Meminjam buku maksimal 2 buku saja
- Mengembalikannya dalam waktu 2 minggu
- Telat mengembalikan akan didenda Rp 250,00

Nah, itulah pengalaman saya jalan-jalan dengan anak-anak ke Perpusda Jawa Tengah yang beralamat di Jalan Sriwijaya No. 29 A Semarang, Telp. 024 8317963/Fax 024 8440479.
"Membaca adalah jendela ilmu. Siapa yang suka membaca pasti pengetahuannya akan luas. Itulah generasi yang kita impikan."
Semoga bermanfaat ^^.


Hal-hal yang Perlu Kamu Perhatikan Ketika Pergi Ke Dieng

Thursday, February 15, 2018

Haiiii.....
Assalamu'alaikum teman-teman ....
Beberapa hari ini cuaca kurang bersahabat ya ? Tiba-tiba hujan di pagi hari dan berangin kencang di siang hari. Semoga kalian senantiasa sehat ya. Tetaplah bersyukur setidaknya kita masih dilindungi Allah SWT, dihindarkan dari berbagai macam bencana yang tampaknya sedang melanda teman-teman kita di luar sana seperti bencana banjir, dan bencana kecelakaan lalulintas di Emen.
Nah, sekarang saya akan menulis pr arisan blogger yang sudah telat sebenarnya, maaf ya mbak Mara dan Mbak Erina Julia. Laptopku eror beberapa hari, terpaksa harus nginep di tempat servis. Oia, mbak Mara dan Mbak Erina Julia keduanya adalah blogger muda yang masih lajang dengan banyak aktivitas. Keduanya aktif di Komunitas Genpi yang bergerak di bidang pariwisata.

Saya akan bercerita tentang pengalaman saya ketika pergi ke Dieng. Sebenarnya saya agak malas waktu diajak ke Dieng oleh suami, karena jalurnya yang berkelok-kelok. Namun, suami bilang wes to pemandangannya apik. Mungkin kalian udah hapal ya suamiku dulu di masa kuliah lumayan aktif  kegiatan pecinta gunung jadi dia suka mendaki gunung. Makanya, kalau jalan-jalan sukanya ke tempat-tempat yang berhawa-hawa sejuk pegunungan. Ini sebenarnya udah lama sih cerita di Dieng, tapi masih asik untuk disimak, anak-anak juga masih imuts.

Nah, saya akan memberi tips buat kalian yang pingin ke Dieng :
  • Berangkat pagi-pagi, karena waktu pagi adalah waktu yang ideal untuk membidik foto-foto keren 
  • Jangan lupa bawa baju hangat 
  • Bawa termos, kopi, teh, dan camilan-camilan yang banyak
  • Buat anak-anak jangan lupa obat antimo, karena jalanan yang berkelok-kelok buat yang tidak tahan bisa mabok perjalanan 
  • Ingatkan pak supir kalau capai menyetir, jangan dipaksakan untuk menyetir kalau sudah capai.
  • Untuk penginapan, cari penginapan yang berdekatan dengan lokasi-lokasi wisata andalan di Dieng  
Perjalanan dari Klipang ke Dataran Tinggi Dieng sekitar 3 jaman, namun karena kami lebih banyak berhentinya jadi sekitar 5 jaman baru nyampe. Alhamdulilah, anak-anak tidak rewel dan sangat suka perjalanan ke Dieng. Justru, saya yang agak rewel minta pulang. Ha..ha.Karena waktu itu cuacanya mendung dan perjalanannya penuh kelokan. Yah, namanya aja pegunungan masak lempeng-lempeng aja hi hi. Namun, saya akui pemandangannya sangat indah.
Perjalanan ke Dieng 
Setelah sekitar 2 jam diperjalanan saya dan anak-anak berhenti dulu di rumah makan. Kita sudah lafar sekali. Kita menetapkan pilihan di Restoran Djoglo yang berada di Jalan Raya Wonosobo-Parakan Km 15, Wonosobo. Restoran itu terletak di antara dua gunung yaitu Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.Waktu itu anak-anak memilih menu ayam bakar madu, dan kita ngikut aja. Masakannya enak dan ditambah hawa yang dingin, membuat nafsu makan kita bertambah. 

Foto-foto yang saya ambil di sekitar Resto Djoglo :
Dataran Tinggi Dieng

My two angel

Aww, look that face, LOL 
Makan dulu yak 

Resto Djoglo sangat kental dengan desain jati dan joglo 

Setelah makan, kami meneruskan perjalanan lagi. Tiba di Dieng kami mencari tempat penginapan yang dekat dengan lokasi wisata yang hits di Dieng seperti Telaga Warna, Kawah si Kidang dan Candi Arjuna. Kami tiba di lokasi Dieng sekitar jam 3.30 sore dan cuacanya sangat dingin sekali. Kamipun tidak ingin menghabiskan waktu dengan sia-sia, langsung capcuss jalan-jalan. 
Foto di penginapan yang sederhana, kalau tidak salah 1 kamarnya 300 ribu 



Welcome to Dieng !!!!

Pertama yang kami kunjungi adalah ini. Ini adalah ikonnya Dieng. Jangan lupa berfoto-foto disini.
Foto di sini epic banget 


Candi Arjuna 
Waktu itu Candi Arjuna sedang dipugar. Jadi, hanya foto-foto ini yang bisa saya sajikan.


Di depan Candi Arjuna
Aku sedang dipugar nih 

Kawah Si Kidang 
Jangan lupa pakai masker ya. Karena dari radius 100 meter sudah bisa tercium bau belerangnya.


Pake masker biar aman

Telaga Warna 
Telaga warnanya bagus. Ada jalur trackingnya. 



Ternyata asik lho jalan-jalan ke Dieng, tidak akan terlupakan untuk selamanya dan jadi ketagihan. Selamat berlibur ya. Gong Xi ..Gong Xi......





3 Kuliner Lampung Yang Terkenal Bikin Ketagihan

Wednesday, January 31, 2018

Lampung tidak hanya memiliki pantai dan situs sejarah sebagai destinasi wisata unggulannya. Kuliner yang ditawarkan pun ternyata tak kalah enaknya, lo. Lampung memang memiliki ragam kuliner yang memadukan cita rasa khas Jawa dan Sumatera yang mampu menggoyang lidah.
Di provinsi paling ujung Pulau Sumatera ini Anda dapat dengan mudah menemukan deretan makanan terkenal dari seantero negeri, mulai ayam penyet, nasi uduk, aneka mi, hingga pempek. Bahkan, ada yang bilang, pempek Lampung rasanya bisa mengungguli pempek khas Palembang.

Penasaran kuliner apa saja yang patut Anda coba saat berkunjung ke Lampung? Simak 3 rekomendasinya berikut ini. Kemudian jangan lupa untuk pesan tiket pesawat murah ke Lampung segera ya. 
1. Mi Khodon Bandar Lampung

Source : jajanjajanhemat
 

Banyak yang bilang, belum ke Lampung kalo belum mencicipi mi khodon. Ya, mi satu ini memang identik dengan Lampung. Berbeda dari mi kebanyakan, mi khodon punya tekstur yang lebih tebal dan besar mirip udon khas Jepang. Bedanya, mi khodon khas Lampung tidak disajikan dalam mangkuk besar. Mi khodon lebih sering dihidangkan di piring dengan siraman kuah kaldu ayam dan taburan ebi, ayam kampung, serta sayur-mayur yang menggugah selera.
Rumah makan mi khodon yang paling terkenal berlokasi di Jalan Ikan Bawal Nomor 22A, Teluk Betung, Bandar Lampung. Konon, rumah makan mi khodon satu ini sudah berdiri sejak tahun 1960-an. Itulah sebabnya, banyak orang yang merekomendasikan Mi Khodon Bandar Lampung sebagai tempat wisata kuliner yang wajib dikunjungi saat di Lampung.

Warung makan Mi Khodon Bandar Lampung dibuka setiap hari mulai pukul 13:00-19:00. Soal harganya, Anda tidak perlu khawatir. Seporsi mi khodon dapat Anda nikmati dengan harga mulai Rp15.000.
2. Pindang Meranjat Riu
Source : sajiansedap

Pindang merupakan sajian yang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat Lampung. Salah satu menu pindang yang paling tersohor di Lampung ada di Pindang Meranjat Riu yang berlokasi di Jalan Pramuka-Rajabasa, Bandar Lampung.
Tempat makan yangmemiliki konsep pedesaan tradisional ini menyajikan aneka pindang yang dijamindapat membuat siapapun yang mencobanya ketagihan. Beberapa menu pindang andalanyang ditawarkan Pindang Meranjat Riu meliputi pindang kepala simba, pindang baung kepala, pindang iga sapi, pindang udang sotong, dan pastinya pindang patin.
Kuah pindang yang sedap dan segar berkat olahan rempah ditambah dengan potongan daging ikan yang tebal membuat para pengunjung selalu mampir ke warung makan yang buka mulai jam 10:00-22:00 ini. Harga pindang di warung Pindang Meranjat Riu ini dibanderol mulai Rp30.000. Cukup terjangkau, bukan?
3. Rumah Makan Khang Mengan Jejama
Source : travelerien

Rumah makan satu ini berlokasi di Jalan Raden Intan, Way Mengaku, Liwa, Lampung Barat. Di Rumah Makan Khang Mengan Jejama, Anda dapat menikmati berbagai hidangan lezat seperti ayam goreng, seafood, hingga aneka sup. Namun, ada satu hidangan unggulan Khang Mengan Jejema yang tidak boleh Anda lewatkan, yakni gulai taboh.
Gulai taboh pada dasarnya merupakan gulai ikan air tawar yang khas dengan rasa santan dan rempah khusus yang membuatnya memiliki kombinasi rasa asam, manis, pedas yang pas. Konon, gulai taboh dulunya hanya disajikan untuk para raja dan orang penting.
Kini, Anda dapat menikmati seporsi gulai taboh di Rumah Makan Khang Mengan Jejama dengan harga mulai Rp30.000 saja. Rumah makan favorit warga Lampung Barat dan sekitarnya ini lokasinya tidak jauh dari kawasan wisata Danau Ranau. Jadi, sehabis berwisata di Danau Ranau, pastikan Anda mengisi perut di Rumah Makan Khang Mengan Jejama.
Nah, itu dia tiga rekomendasi kuliner Lampung yang wajib Anda coba. Sebelum traveling ke Lampung, pastikan untuk memesan tiket pesawat Anda dari jauh-jauh hari. Masalah tiket pesawat, percayakan pada tiket pesawat murah Airy yang menawarkan kemudahan booking dan harga tiket terbaik untuk setiap penerbangan domestik. Klik di sini untuk mendapatkan penawaran harga tiket menarik dari Airy.

Libur Akhir Tahun ? Ke Amanda Hills Bandungan Yook

Thursday, December 21, 2017

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Hai semua....
Sudah lama nih tidak menulis postingan tentang travelling ya. Kalian pasti kangen kan.  Sebagai seorang ibu kita kadang suka bingung ya mencarikan aktifitas buat anak-anak untuk mengisi liburannya. Biasanya kalau pas mereka liburan saya menyuruh si kakak yang sudah SMP untuk menyapu, beresin kamar, menyirami tanaman (bersama si adik). Kadang-kadang kalau di rumah mereka suka bosen, kalau tidak ya bertengkar (sudah jadi agenda rutin tiap hari:) karena mereka terbiasa pulang sore, terbiasa punya banyak kegiatan. Selain aktifitas-aktifitas diatas, saya juga menyuruh anak-anak bermain yang mengolah otak seperti misalnya bermain kartu remi, catur. Dan kalau sudah bosan semuanya saya suruh mereka bermain ke temannya, bersepeda, bermain lompat tali dll. Cuman, si kakak sekarang karena udah remaja, sudah jarang mau main. Maunya di rumah terus. Ya, sudahlah gpp...toh anak-anak tetangga saya yang seumuran dengannya juga pada suka di rumah. Oia, dia sekarang juga sudah mulai suka menulis lho. 


Nah, saya akan berbagi cerita tentang staycation saya di Amanda Hills Bandungan. Bukan Bandung lho ya. He he. Bandungan adalah sebuah daerah di Ungaran, Semarang. Tempatnya berdekatan dengan gunung makanya hawanya sangat sejuk. Di Bandungan terdapat banyak vila dan penginapan. Salah satunya adalah Amanda Hills. Amanda Hills adalah tujuan resort dan hotel. Dapat dicapai dengan kendaraan selama 1 jam dari Semarang, 20 menit dari Ungaran atau sekitar 15 menit dari Ambarawa melalui jalur pegunungan. Tempatnya sangat indah. Ada berbagai macam permainan untuk dewasa dan anak-anak. Juga, ada berbagai spot selfie yang menarik buat kalian yang suka selfie. Sangat instagrammable. 

Salah satu dari banyak item permainan di Amanda Hills


Pemandangan langit di pagi hari 



Bangun tidur kuterus mandi 😎

Jangan lupa kalau kalian mau kesini, booking kamar dulu ya. Apalagi kalau akhir pekan biasanya selalu full booked. Ternyata, disana juga kami ketemu tetangga juga. Katanya dia dan keluarga  sudah sering pergi kesana. Ada beragam fasilitas di Amanda Hills mulai dari Restoran, Meeting Room, Laundry Service, Free Wifi, Jogging Track, Area Permainan Anak, Tennis Court, Kolam Renang, Mini Zoo dll. Pokoknya kalian tidak bakalan bosen disana. Anak-anak sangat betah disana dan tidak mau pulang he he.
Oia, di Amanda Hills juga terdapat paket wedding dengan nuansa outdoor  yang sejuk dan indah. Tentunya akan membuat tamu-tamu Anda senang.

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 3 sore dan sampai di Amanda Hills jam 4 an. Kami sebelumnya booking lewat telepon dan mendapatkan kamar superior dengan 2 bed. Fasilitasnya ada televisi, kamar mandi air panas dan dingin, free tea dan kopi, free makan siang sekali. Setelah itu suami mengajak anak-anak berenang. Sayangnya, si kakak tidak mau ikut berenang karena dia alergi dingin, suka gatal-gatal kalau berenang di tempat yang airnya dingin. Ya, sudahlah kami tidak memaksanya. Sayapun kebetulan baru datang bulan. Jadi, saya dan si kakak hanya duduk-duduk santai di sekitar kolam renang sambil baca buku yang kami bawa yaitu Toto Chan dan Tere Liye.

Baru 1 jam berenang Lala udah kedinginan. Setelah itu saya menyuruhnya mandi dan ganti baju, kemudian kami kembali ke kamar. Menikmati secangkir teh dan kopi hangat. Gimana? Tertarik untuk menginap di Amanda Hills?
Lala lagi berenang
Leyeh-leyeh sambil baca buku 
Pas lagi rukun :)


Jalan-jalan di pagi hari  di jogging track 



Kamar Superior dengan 2 bed, abaikan jempolnya ya :) 

Tampilan kamar superior dari depan

Tempat lokasi untuk paket Wedding 



Resto Amanda Hills 

Makan siang. dulu  yaa
Oia, postingan tentang travelling ini merupakan ide arisan blogger-blogger kece pemenang arisan blogger periode 18 yaitu Mbak Novia Domi dan Mbak Uniek Kasgarwanti. Mbak Novia meski masih muda, ternyata jagoannya udah 3 ya, saya kalah lho. Mbak Novia juga punya bisnis online di bidang minuman ya (bener ga mbak?kalau salah tolong dibetulin ya he he). Sedang, mbak Uniek adalah salah satu foundernya komunitas blogger Gandjelrel. Beliau juga seorang pekerja kantoran dan juga sudah menelurkan beberapa buku. 



Saya tertarik dengan tulisan di belakangnya yang catchy, ternyata tidak cuman dipasang di satu lokasi ini saja, ternyata tersebar di berbagai lokasi di Amanda Hills. Berikut saya tuliskan contekannya ya, yang tertulis dengan bahasa Jawa  ups ...Inggris. 

9 of Family Rules :
  • Say i love you
  • Listen to each other
  • Tell the truth
  • Hug often
  • Help Each Other 
  • Be Grateful 
  • Be Your Self
  • Laugh Out Loud
  • Respect To Each Other
Selamat berlibur dan berkumpul dengan keluarga Anda ya....Semoga bermanfaat ^^



 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS