Monday, June 12, 2023

Memanfaatkan angpao THR dengan Berbelanja Buku di Gramedia Setiabudi





Gerai buku Gramedia Setia Budi Banyumanik Semarang 

Saya suka sedih kalau melihat banyak gerai Gramedia yang tutup, seperti yang terjadi di beberapa tempat di kota Semarang.

Saya saja terakhir ke Gramedia Pemuda mungkin 4 atau 5 tahun yang lalu dan mau kesana lagi sekalian jalan-jalan religi ke Masjid Baiturrahman yang baru direhab jadi cantik. Eh, baru browsing2 ternyata sudah tutup hiks.

Kalau dihitung-hitung sudah lama banget ya saya tidak ke Gramedia ditambah lagi pas waktu pandemi itu makin males keluar rumah, jadinya hanya beli online hehe.


Tetapi setelah pandemi berakhir rasanya kangen dan penasaran dengan Gramedia yang ada di Jalan Setia Budi, Semarang. Letaknya cukup dekat dari rumah saya di Klipang, melewati Sigar Bencah yang penuh pepohonan rindang namun cukup curam setelah 15 menit sampailah kita.

Buku misteri yang dibeli si kakak 

Buku board book yang saya beli untuk si bocil 160 K ternyata buku ini diterjemahkan dari bahasa Perancis lo



Gramedia Setia Budi menurut saya letaknya sangat strategis berdekatan dengan kampus Undip, HokBen, toko kue Swiss dan lain2. Terdapat 2 lantai, lantai pertama berisi mainan2 anak, alat2 musik, dll. Lantai atas berisi beraneka macam buku yang akan membuat kalian kalap mata. 

Lebaran ini anak-anak mendapat THR yang lumayan banyak dari budhe-budhe dan juga utinya dan karena lumayan suka membaca, si sulung dan yang nomer 2 mengajak ke Gramedia untuk membeli buku kesukaan mereka. Kalau yang nomer 2 tidak terlalu suka membaca sebenarnya, sedang yang nomer 1 suka banget membaca. Tapi semenjak si kakak pulang kampung usai lulus dari SMK Raden Umar Said dan lebih banyak di rumah, si sulung yang suka baca jadi menularkan hobi baca ke si nomer 2.



Semakin mereka besar mereka jadi tahu kalau silaturahmi bisa membawa berkah salah satunya adalah dengan mendapatkan angpao hehe. 

Jujur kalau ke Gramedia itu bikin mata berbinar-binar, sebenarnya saya tidak rencana beli buku niatnya cuma jemput mereka berdua aja. Eh, akhirnya saya beliin si kecil boardbook yang cukup lumayan harganya 160 ribu. Tapi memang bukunya bagus banget, board book dan merupakan terjemahan dari bahasa Perancis. Bercerita tentang bermacam-macam musim yang sangat mudah dicerna anak balita.

Tadinya itu kita berangkatnya memang bareng tetapi saya dan suami ngedrop si sulung dan yang nomer 2 di Gramedia sementara saya ke toko mebel karena si sulung butuh lemari yang gedhe karena sebelumnya dia ngekos kan, jadinya lemarinya tidak cukup lagi untuk berduaan dengan adiknya. 



Sebenarnya rencananya cuma jemput mereka berdua saja eh sampai di Gramedia malah kena pelet dengan berbagai macam koleksi Gramedia yang memang top. Suami saya berkomentar,"Tuh, kan akhirnya beli juga."

Memang kalau beli offline itu tidak bisa dibandingkan kalau kita beli secara online, karena membeli offline berarti kita ikut mendonasikan uang kita untuk membayar pegawai, sewa tempat dan lainnya yang tidak kita lakukan kala kita membeli buku secara online. Jadi, anggap seperti kita berderma dan supaya toko-toko buku online itu tetap eksis, jadi niatkan kita untuk berderma saja itu kalau saya ya. Bagaimana dengan kamu lebih suka membeli buku online atau offline? Share di kolom komentar ya




4 comments :

  1. Gramedia memang tempat paling rekomen buat mencari buku karena privilege-nya. Jadi pengin ke sana buat belanja buku, tapi uang sedang menipis hemm. Wah ide yang bagus memanfaatkan angpao THR. Terima kasih informasinya!

    ReplyDelete
  2. Banyak toko buku mulai tutup, sepertinya entah harus ada perubahan sistem bisnis, karena pada nyatanya masyarakat sendiri mulai enggan ke toko buku, padahal jika masyarakat masih mau ke sana, mereka masih akan bertahan. Skr datang saja tidak, apalagi membeli, miris. Saya beli masyarakat kurang, minat baca juga kurang.

    Tapi Gramedia akan selalu dikenang sebagai toko buku terbaik sepanjang masa.

    ReplyDelete
  3. Dari dulu, Gramedia memang tempat healing murah yang asiik... Bisa baca buku2 gratis... upppsss...
    Beberapa kali berkunjung ke Gramedia terbesar di Indonesia, Gramedia Matraman, itu bisa dari pagi sampai menjelang maghrib.

    ReplyDelete

Mana komentar HOREnya?..agar kita semakin akrab. Insya Allah pasti saya komen balik. Mohon maaf, karena banyaknya komentar spam, maka komentar yang masuk saya moderasi.
Terimakasih telah berkunjung^^



Back to Top