Showing posts with label Traveling. Show all posts
Showing posts with label Traveling. Show all posts

Traveling Impian Saya : Mengunjungi Antwerpen

Friday, March 6, 2020

Assalamualaikum...
Dear pembaca,
Apa yang terlintas di benak kalian ketika liburan tiba? Pastilah inginnya jalan-jalan ya. Apalagi jalan-jalan dengan seluruh anggota keluarga di rumah a.k.a. suami, istri dan anak-anak  pasti makin seru ya. Liburan adalah sebuah kegiatan yang bisa menghibur hati. Saya pernah membaca sebuah hadist Al Bukhari ada sebuah nasihat bagus yaitu "Hiburlah hati karena kalau tidak ia akan menjadi buta". Jadi, sesekali keluarlah sebentar dari rutinitas dan berkumpul dengan keluarga di akhir pekan dan rasakan bedanya. Karena apabila mereka sudah tiada, kita akan menyesal mengapa kita tidak sedikit saja meluangkan waktu untuk orang yang kita cinta. Ini bukan kata saya lho, kata mbak BCL yang baru saja kehilangan suaminya, Ashraf Sinclair.

Saya akhir-akhir ini sedang jarang posting tentang Travelling karena masuknya virus Corona membuat saya membatasi diri untuk pergi-pergi ke tempat wisata.  Bukan paranoid ya, saya juga tidak beli masker selama ini. Sebenarnya virus Corona itu tidak akan menular kalau kita tidak kontak dengan penderita Corona/spreader Corona lho. Seperti misal kita sering bertemu/bekerja dengan orang-orang Korea, Jepang, Italia yang negaranya sedang terserang wabah Corona. Atau kita pegawai rumah sakit misalnya. Baru kita patut was-was. Kata Pak Menkes Terawan asal imunitas kita bagus kita tidak akan tertular kok dan bisa disembuhkan. Jangan lupa banyak makan sayur dan buah-buahan, cukup istirahat dan olahraga. Melalui blog ini saya hendak menghimbau pada Anda semua jangan terlalu panik menghadapi Corona apalagi sampai menimbun beras atau masker kemudian dijual lagi itu benar-benar tidak bisa ditolerir. Kasihan, orang-orang yang benar-benar membutuhkan barang tersebut kan.

Nah, beberapa waktu yang lalu saya ikut arisan link yang diadakan oleh komunitas Gandjelrel lumayan buat nambah-nambah traffic blog he he. Secara melalui arisan tersebut, saya "dipaksa" untuk menulis. Karena kalau tidak, saya cenderung stagnan dalam menulis. Kali ini temanya adalah tentang Travelling impian. Karena impian semisal tidak terwujud tidak masalah juga kan. Jadi, traveling impian saya adalah pingin ke Belgia tepatnya ke Antwerpen. Saya pertama kali melihat Antwerpen ketika melihat tayangan Muslimah Traveler di Net teve. Antwerpen adalah sebuah kota di negara Belgia memiliki stasiun kereta api terbaik dengan pemandangan terindah di dunia bernama Antwerpen Central State. Antwerpen Central State adalah stasiun kereta api yang berdiri sejak tahun 1892 dan sempat mengalami renovasi karena perang dunia 2. Belgia adalah sebuah negara multikultur dengan prosentase Kristen Katolik 60 persen, 6 persen Muslim selebihnya agama Yahudi dan agama minoritas lainnya. Antwerpen dihuni oleh 850 ribu orang jiwa dengan berbagai macam ras dan suku bangsa. Disini kebanyakan para imigran bermukim dan berdagang. Melihat Antwerpen seperti melihat Indonesia kedua dimana semua agama bisa duduk berdampingan dan minim konflik.

Hasil gambar untuk stasiun kereta api antwerpen
Antwerpen Central State gambar diambil dari Tripadvisor 

Di Antwerpen juga sering kita lihat masjid-masjid, Sinagog, dan banyak sekali orang yang berhijab. Disana juga banyak toko-toko yang menjual gamis, hijab, dan Al-Qur'an. Saya akan merasa senang sekali bila diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk bisa berkunjung ke Antwerpen. Sebagai kota terpadat kedua di Belgia setelah Brussel mayoritas penduduk Antwerpen lebih menyukai naik kendaraan umum dibandingkan dengan naik mobil pribadi. Seperti naik trem misalnya. Trem sejenis dengan bis BRT kalau di Indonesia.

Antwerpen terkenal juga sebagai tempat belanja, seni dan keragaman budaya. Selain itu Antwerpen juga terkenal dengan berliannya. Kebanyakan berlian di dunia diolah di Antwerpen dari mulai bentuk bongkahan menjadi berlian yang cantik dan kebanyakan didatangkan dari Afrika Selatan dan Indonesia juga lho. Cewek-cewek langsung bling-bling nih kalau dengar kata-kata berlian. Nah, sekian cerita saya tentang Antwerpen. Kalau kalian apa destinasi wisata traveling impian  kalian? Share di kolom komentar ya .....

berlian-antwerpen
Gambar diambil dari keluarga pelancong.com


5 Manfaat Makan Coklat yang Harus Anda Ketahui

Friday, February 14, 2020

Hai semua,
I'm back again..💓💓
Bagi sebagian orang tanggal 14 Februari adalah hari Valentine atau hari kasih sayang, maka saya akan menulis sesuatu yang berhubungan dengan Valentine yaitu tentang kudapan bernama Coklat. Valentine identik dengan bunga dan coklat untuk dibagikan kepada pasangan atau pacar. Bagi yang masih jomblo  sabar ya. Kalau belum dapat seseorang yang menyukai Anda, sukai aja diri sendiri dulu alias self  love. Anda bisa melakukannya dengan menyalurkan hobi Anda seperti melukis, menulis, membaca untuk melupakan doi. 

Yap, C-O-K-L-A-T.
Siapa sih yang tidak suka dengan kudapan satu ini?Tua, muda, anak kecil eits bahkan anak saya yang baru berumur  1.5 tahun ini sudah mulai suka makan  coklat.Banyak orang bilang makan coklat bisa merusak gigi karena cokelat kan identik manis. Tapi, kalau tidak keseringan ya tidak apa-apalah. Saya pernah berkonsultasi ke seorang dokter spesialis anak justru coklat ini bisa membuat anak menjadi aktif lho. (Wah, pengertian banget ya bapak, tahu aja kalau kita sekeluarga penyuka cokelat).

Biasanya, saya makan coklat pas ulang tahun dibelikan ma yayang bebeb saya alias  suami. Atau pas moodnya lagi ga enak, pingin me time usai ngerjain pekerjaan rumah  belilah cokelat, dijamin langsung hepi.Coklat kesukaan saya ya Silver Queen dan Delfi. Kalau kamu suka yang mana ?

Oia sebulan yang lalu suami saya ada kerjaan di negeri kanguru Australia. Tepatnya di kota Singleton, negara bagian New South Wales. Ini kali keduanya suami saya ke Australia. Pulangnya bawa oleh-oleh cokelat, permen, kaos dan lain-lain.
Makanya, anak-anak senang banget jelang suami pulang. Rasanya sudah tak sabar pingin makan cokelat. Apalagi pas melihat postingan-postingan WA ayahnya tentang cokelat.

Permen coklat yang berada di kemasan botol (banyak banget isinya) dan yang dibawah table cloth itu coklat delfi bergambar koala, selebihnya permen buah khas Australia
Coklat memiliki rasa manis khas, sehingga membuat makanan ini hampir dikonsumsi dan favorit setiap orang di dunia. Sebagian besar kandungan coklat, terdiri dari berbagai jenis zat seperti :
  • 14 % kandungan karbohidrat
  • 9 % protein (terdiri dari zat protein, fenilalanin, asam amino triptofan dan tyrosin)
  • 31% lemak
  • zat-zat lain, seperti alkanoid (zat yang menyebabkan coklat terasa pahit).
Sejumlah kandungan dalam coklat yang begitu beragam inilah yang menjadikan coklat baik untuk dikonsumsi dan juga memberikan manfaat untuk kesehatan.

5 Manfaat dengan memakan coklat :
1. Mencegah penyakit jantung
2. Mencegah penuaan dini.
3. Anti depresan
4. Meningkatkan intelegensia
5. Mengatasi diare 
(diambil dari berbagai sumber)
Wah, ternyata banyak manfaatnya ya memakan coklat. Btw, coklat oleh-oleh suami sebenarnya mau saya irit-irit supaya awet untuk 2 mingguan, ternyata baru 5 hari sudah ludes he he...But it's ok. Sebagian dimakan sendiri dan sebagian dibagi-bagikan anak-anak ke teman-temannya. Kata Lala "Wah, indahnya berbagi". Coklatnya melting banget dan bergambar koala. Sayangnya, saya lupa foto. 


Sedikit Cerita Tentang Australia


Alhamdulilah perjalanan suami ke Australia sangat lancar. Beliau berangkat dengan naik pesawat Qantas. Kami sekeluarga dan ibu saya mengantarnya ke bandara Semarang. Berada di Australia selama 5 hari dan pulang dengan pesawat Garuda.


Foto-foto kota Singleton, Negara Bagian New South Wales, Australia





Ada pelajaran yang bisa dipetik dari negara Australia yaitu tentang mereka sangat menghormati para pejalan kaki. Biasanya pejalan kaki di Indonesia harus menunggu  jalan benar-benar sepi  baru  kita menyeberang kan?Nah, kalau di Australia para pejalan kaki dipersilahkan untuk menyeberang duluan.

Suamiku awalnya juga sempat ketat ketir pas di Australia karena kan juga lagi viral-viralnya virus Corona/Covid-19, tentunya pemeriksaan di bandara Australia bakalan diperketat. Tapi alhamdulilah, pas arrival dan departure lancar. 

Oia, Anda tentu tahu kalau saya juga bergabung di komunitas menulis Gandjelrel. Nah, bentar lagi komunitas saya ini mau berulang tahun yang ke 5 lho. Saya senang sekali bisa bergabung di komunitas ini karena saya bisa mendapat banyak teman, pengalaman dan juga dapat cipratan rejeki dari menulis. Lumayan, bisa menambah uang jajan anak-anak. Komunitas Gandjelrel adalah salah satu komunitas Blogger yang didirikan di Semarang, anggotanya boleh lajang, ibu rumah tangga ataupun ibu pekerja. Didirikan oleh 5 blogger kece yaitu Mbak Dewi Rieka, Mbak Rahmi Aziza, Mbak Lestari,Mbak Wuri dan Mbak Uniek K. Menurut salah satu pendirinya Mbak Dewi, Gandjelrel itu sendiri diambil dari nama roti khas Semarang dengan nama sama roti Gandjelrel, berbentuk kotak dan berwarna coklat bertabur wijen. Roti ini bercita rasa kayu manis. Karena teksturnya ulet jika dimakan dua potong saja sudah cukup mengenyangkan perut. 


Melalui tulisan ini saya hendak mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 5 untuk komunitas Gandjelrel harapan saya semoga Gandjelrel makin banyak anggotanya, makin produktif  menulis dan sukses untuk semuanya. Love you all. #GandjelRel5Th


Pengalaman Pertama Kali Naik BRT

Tuesday, October 3, 2017

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Hai...jumpa lagi 
Tidak terasa sekarang sudah hari Rabu, perasaan baru kemaren hari Senin. Waktu berjalan begitu cepat ya.  Apalagi nih anakku yang nomer 2 baru saja selesai mid semester. Emaknya tentu sangat heppi bagai burung yang lepas dari sangkarnya. 
Nah, baru ingat nih kalau si Emak punya PR arisan blogger. Topiknya adalah tentang sesuatu yang pertama. Pertama jatuh cinta, pertama dapat gaji, pertama ketemu suami, pertama dimarahi bos dll, pokoknya terserah mau bikin cerita apa yang penting ada kata-kata pertamax eh emangnya bensin ya. Topik  yang pertama ini merupakan ide dari Mbak Marita Ningtyas dan Mbak Dini Rahmawati

Berhubung saya lagi bingung mau nulis apa, makanya saya akan menulis pengalaman saya waktu pertama kali naik BRT. 
BRT apa sih ?
BRT (BUS RAPID TRANSIT) adalah sebuah sistem sarana transportasi bis  yang berjalan dengan cepat, tepat waktu, aman dan nyaman (berpendingin ruangan /AC). Untuk informasi, BRT hanya ada di kota-kota besar saja seperti Semarang, Jakarta, dan Surabaya. BRT di Semarang mulai beroperasi pada tanggal 18 September 2009. Tujuan utamanya adalah untuk mengurai kemacetan di kota-kota besar.


Image
BRT (Bus Rapid Transportasion) Semarang

Kalian tentunya memiliki pengalaman seru ketika naik BRT kan? Nah, saya juga. Berhubung saya itu sangat-sangat gaptek soal jalan makanya kemana-mana saya selalu dianter dengan pak suami (tentunya kalau dia lagi dirumah dong). Kalau tidak, ya saya sendirian naik taksi atau naik BRT. 

Sebenarnya sudah semenjak keberadaannya di tahun 2009 saya ingin sekali merasakan naik bis BRT namun tertunda-tunda terus. Nah, kebetulan di bulan Juli lalu ada acara blogger yaitu Seminar bertajuk Womenwill, seminar tersebut terbuka untuk umum terutama pebisnis wanita, saya ikutan.

Apa hubungannya seminar Womenwill dengan cerita BRT saya? 
Jadi, waktu itu suami saya ada kesibukan di kantor sehingga dia tidak bisa mengantarkan saya di seminar itu. Ya udah ga pa pa. Kemudian suami saya menyarankan saya agar naik BRT saja. Sebelum berangkat naik BRT, suami saya mengantar saya ke halte BRT yang kebetulan berjarak hanya 5 menit dari rumah yaitu halte bis Harmoni. Sekitar 10 menit saya menunggu BRT datang (maklumlah mereka kan transit dulu ke beberapa tempat), maka datanglah BRT yang akan mengantar saya ke Hotel Crowne tempat berlangsungnya seminar Womenwill tersebut. Hati saya senang sekali waktu itu ketika pertama kali memasuki pintu BRT dan disambut oleh pak kondektur. Saya memang menyukai hal-hal baru dan pengalaman baru. Maklumlah, saya sehari-hari di rumah he he. 
Seminar tersebut dimulai jam 10 pagi. Setelah dari halte Harmoni kemudian bis BRT yang saya naiki transit di Balaikota. Untuk menuju hotel Crowne maka saya harus turun di Balaikota dan jalan kaki saja menuju ke hotel Crown. Saya sangat antusias ikut karena saya ingin memperoleh banyak ilmu yang bermanfaat untuk bisnis saya. Oia seminar tersebut juga bekerjasama dengan Google dengan menghadirkan pembicara-pembicara handal yaitu mbak Anne Avantie (seorang desainer kondang Indonesia) serta Mbak Mariani (pemilik Meme Florist) yang bergerak di usaha merangkai bunga. Uniknya, mbak Mariani ini tidak memiliki tempat usaha lho tetapi hanya menjual bunga-bunga produksi lokal dari petani setempat. Hebat ya?

Di seminar Womenwill tersebut ada beberapa ilmu yang dibagikan oleh mbak Anne Avantie yang ternyata sangat humoris dan low profile ini :
  • Jangan mudah putus asa dalam berbisnis apalagi di 1 tahun pertama
  • Jangan gonta-ganti bisnis sebelum 1 tahun
  • Jangan campuradukkan bisnis dan masalah keluarga karena bisa runyam
  • Pebisnis wanita harus bisa membagi waktu antara keluarga dan bisnis
Saya tentunya tidak akan berbicara panjang lebar tentang seminar tersebut. Pada dasarnya saya merasa sangat beruntung bisa mengikuti seminar tersebut dan semakin menambah rasa percaya diri saya dalam berbisnis. Di seminar tersebut Google juga meluncurkan aplikasi Google Bisnisku yang sangat bermanfaat untuk mendukung wanita dalam berbisnis. 

Selanjutnya saya akan bercerita tentang kesan saya naik BRT :
  • Tiketnya murah hanya Rp. 3.500, pelajar Rp. 1.000,00
  • Nyaman dan bersih, ada pendingin udara AC.
  • Ada handelnya diatas, jadi Anda tidak perlu takut jatuh.
Alhamdulilah pengalaman pertama naik BRT sangat menyenangkan dan lancar. Saya bisa melihat kota Semarang dari berbagai sisi. Bisa jadi me time juga kala kita bosen di rumah. Rencananya sih pengin ngajak teman-teman dekat saya untuk naik BRT. Yuk budayakan naik bis supaya tidak ada kemacetan di jalan raya. Semoga bermanfaat ya ^_^


Selfie di BRT hehe 










 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS