5 Tips Sehat Setelah Lebaran

Wednesday, July 5, 2017

Assalamu'alaikum wr. wb. 

Haiiii...semua 😍
Tak terasa Ramadhan dan lebaran Idul Fitri  sudah usai, namun semua kenangan sukacitanya akan selalu terekam dalam memori kita sampai kapanpun. Semoga tahun depan kita diberi kesempatan untuk menjalani Ramadhan yang lebih indah dari tahun ini. Amiin. 

Nah, setelah lebaran biasanya bagi kaum wanita akan mengalami masalah baru seputar berat badan. Mungkin ada yang mengalaminya?Jadi,selama Ramadhan dan setelah lebaran berat badan bukannya turun malah naik he he. Kayak saya nih. Berat badan saya yang sebelum lebaran sekitar 50an malah sekarang jadi 60an. Jadi, bulan ini kayaknya saya harus mempunyai program khusus untuk menurunkan berat badan. 
Saya memiliki beberapa tips yang mungkin bermanfaat untuk Anda semua, baik itu laki-laki maupun perempuan. Simak yuk :




#1. Makan jangan berlebihan dan jangan lapar mata


Kitchen Scale, Weighing, Baking, Cooking
Diambil dari pixabay 

Kita harus bisa memperhatikan berapa kalori yang harus masuk dalam tubuh kita. Idealnya untuk laki-laki adalah 2500 kalori, sementara perempuan 2200 kalori. Sebagai gambarannya bisa Anda lihat ini :
  • 1 porsi nasi = 200 gram kalori 
  • 1 porsi lauk = 50 gram kalori
  • 1 irisan roti = 50 gram kalori
  • 1 porsi buah = 100 gram kalori 
Nah, sekarang Anda bisa menghitung sendiri berapa kalori yang Anda butuhkan dalam sehari. Karenanya pada saat ada acara Halal Bihalal dengan teman-teman Anda jangan lantas Anda menjadi lapar mata, semua makanan yang terhidang dimeja Anda makan dikarenakan tidak enak dengan yang punya hajat.

#2. Perbanyak aktivitas bergerak


Running, Runner, Long Distance, Fitness
Perbanyak aktivitas fisik - pixabay
Jika pada saat puasa mungkin aktivitas fisik Anda lebih berkurang, misalnya jadi agak malas-malasan berangkat dan pulang kantor Anda menggunakan fasilitas lift. Ada baiknya setelah lebaran ini Anda lebih memperbanyak aktifitas fisik dengan menggunakan anak tangga ketika pulang bekerja. Atau mungkin bersepeda ketika ke kantor. Atau bagi Anda ibu-ibu rumah tangga yang memiliki lebih banyak waktu luang di rumah bisa mengawali pagi Anda dengan jalan kaki di pagi hari atau berjalan kaki/bersepeda ketika berbelanja.

#3. Mengkonsumsi air putih 2 liter sehari


Bottle, Mineral Water, Bottle Of Water
Banyak mengkonsumsi air putih -pixabay
Seperti yang kita ketahui hampir 50% komposisi badan manusia adalah air. Karenanya kita membutuhkan banyak air putih untuk ketahanan fisik kita. Secara medis dianjurkan untuk orang dewasa mengkonsumsi air putih 2 liter sehari atau setara dengan 8 gelas air. Sedangkan anak-anak cukup 5 gelas air saja. Banyak minum air putih sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit, kecantikan dan juga bisa untuk membakar kalori. Bahkan, kita sebenarnya bisa lebih tahan hidup dengan hanya mengkonsumsi air putih saja tanpa makanan.

#4. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah-buahan


Still Life, Still-Life, Vegetables
Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah-buahan -pixabay
Pada saat lebaran hampir dipastikan semua orang di Indonesia memasak opor ayam dan sambal goreng yang merupakan penyumbang kalori dan kolesterol tertinggi. Makanya, biasanya usai lebaran banyak orang yang mengeluh sakit kolesterol, diare, dll dikarenakan mungkin karena makanan kurang hiegienis, atau dikarenakan terlalu banyak makanan yang beraneka macam sehingga usus kurang dapat menyerap secara optimal. Oleh karena itu, ada baiknya usai lebaran Anda memasak masakan yang lebih banyak sayur dan buah-buahan untuk menetralisir kolesterol.

#5. Kurangi minuman bersoda dan bergula 
Bottle, Syrup, Market, Balm
Kurangi minuman bersoda dan bergula - pixabay
Saat lebaran tentunya kita jadi lebih banyak mengkonsumsi minuman bersoda (just mention it) dan minuman sirup yang mengandung gula. Minuman-minuman tersebut berpotensi untuk menaikkan gula darah yang menjadi biang penyakit diabetes mellitus. Karenanya apabila Anda suka minuman tersebut, lebih baik Anda kurangi dari sekarang.
Semoga bermanfaat ^_^.

Sumber : Trans7 



Home Sweet Home, Rumah Adalah Tempat Yang Paling Indah Untuk Kembali

Friday, June 30, 2017



Assalamu'alaikum wr. wb. 
Setelah 10 hari lamanya vakum menulis karena mudik kekampung halaman, berkeliling silaturahmi ke saudara-saudara saatnya kita untuk kembali ke real life kembali ke kehidupan kita yang nyata. Berjibaku dengan pekerjaan rumah tangga bagi ibu-ibu rumah tangga, berjibaku dengan kehidupan kantor untuk yang ngantor.

Mudik menjadi semacam obat yang manjur untuk melupakan sejenak semua masalah hidup kita dan memberikan kesempatan bertemu dengan saudara-saudara  Anda yang rumahnya di luar pulau seperti saya. Bagi saya lebaran tahun ini terasa sepi karena adik saya yang di Papua tidak pulang tahun ini karena perusahaan suaminya sedang ada masalah. Biasanya setahun sekali dia pulang. Selain itu juga Om saya yang rumahnya di Jakarta dan Malang juga tidak pulang lantaran tidak kebagian tiket kereta api. Biasanya seminggu sebelum lebaran rumah ibu saya ramai dengan anak-anak dari adik saya, namun sekarang terlihat sepi. Tapi, tak apalah yang penting semuanya sehat dan semoga tahun berikutnya masih bisa bertemu kembali. 

Lebaran ini saya sama sekali tidak berwisata kemanapun dikarenakan tahun kemaren pas pergi ke tempat wisata Chimory dan ketika pergi ke pemancingan Tlatar terjebak kemacetan, sehingga saya dan suami memutuskan untuk tidak kemana-mana hanya berdiam diri di rumah ibu saya di Salatiga. 
Memiliki rumah di Salatiga membuat saya nyaman untuk berlama-lama disana lantaran suasananya sejuk dan airnya dingin segar. Beda sekali dengan tempat tinggal saya di Klipang yang super panas dan airnya tidak sesegar di Salatiga. Makanya, anak-anak biasanya enggan pulang ketika berada di Salatiga. 

Apa saja sih kegiatan saya selama di Salatiga ?
1.  Jalan-jalan di pagi hari
Jalan-jalan pagi di Salatiga dengan latar belakang hawa pegunungan yang sejuk sangat menyenangkan bagi saya dan anak-anak. Biasanya hari pertama di Salatiga saya ke makam ayah saya.  Sayang tidak ada foto hadeh, maaf ya.

2.  Membeli bubur kacang ijo, leker, dan bubur candil
Anda pastinya sudah awam dengan bubur kacang ijo dan leker. Mungkin ada yang belum mengenal bubur candil. Nah, bubur candil adalah bubur kesukaan saya pas kecil dan kesukaan tersebut menurun ke anak saya. Si kakak yang suka sekali dengan bubur candil. Makanya kalau pulang ke Salatiga, saya selalu membeli bubur candil yang kebetulan dekat dengan rumah ibu saya. Berikut gambarnya :


Cara Membuat Bubur Candil Ketan Enak dan Kenyal
Bubur Candil --->diambil dari ResepHarian.com


3.  Naik Delman 
Anak-anak sangat suka naik delman. Biasanya kalau pulang ke Salatiga saya suka naik delman dengan keluarga saya berkeliling alun-alun Pancasila. 

4.  Beli bakso 
Beli bakso menjadi agenda rutin kami ketika pulang ke Salatiga. Salatiga adalah sentranya para pembuat bakso. Dari ujung ke ujung banyak sekali orang yang berjualan bakso di Salatiga. Bakso di Salatiga terkenal enak lho.

Meskipun kegiatan diatas terlihat sederhana tetapi sangat menyenangkan kok, meskipun kita tidak berwisata kali ini. Lebaran kemaren benar-benar saya nikmati tanpa harus bercapek-capek antri di tempat wisata. Tetap bisa berhaha hihi dengan saudara-saudara. 

Sebagai gantinya anak-anak saya ajak ke bulek saya yang rumahnya di desa Boyolali. Letaknya cukup jauh dari kota. Itupun pas berangkat sempat macet di jalan. Anak-anak sudah mulai merengek minta pulang. Tetapi hal itu terbayar dengan perjalanan yang seru melihat sawah-sawah yang hijau, bukit-bukit, melihat para petani membajak sawah dan melihat beberapa binatang seperti sapi dan kerbau berlalu lalang. Anak-anak jadi belajar banyak tentang susahnya para petani memproses padi menjadi beras. Suami saya bahkan berandai-andai ingin tinggal di desa. 


Pemandangan sawah di desa yang sedang panen
Saya sangat  menikmati semua suasana lebaran baik itu di rumah mertua, dirumah ibu saya ataupun di rumah sanak saudara saya yang lainnya. Waktu lebaran saya paling lama saya habiskan di rumah ibu saya. Saya sih sebenarnya masih ingin berlama-lama tetapi memang lebih enak berada di rumah kita sendiri. Rumah adalah tempat yang paling indah untuk kembali. Setuju kan? 


******************************************





Yuk Gunakan Aplikasi Zakat Online Untuk Membayar Zakat Fitrah

Tuesday, June 20, 2017


Haiiiii......
Assalamu'alaikum temans ....Tidak terasa sebentar lagi Ramadhan akan usai setelah satu bulan lamanya kita berpuasa. Tentunya, kita tidak ingin momen Ramadhan lewat begitu saja kan? 
Jika kita telah membeli hal-hal yang tidak wajib seperti baju baru, sepatu baru, snack dan kue-kue masak sih kita meninggalkan hal yang wajib seperti zakat. Karena sebenarnya dalam harta kita ada hak untuk anak-anak yatim piatu dan orang-orang yang berhak untuk mendapatkan zakat yaitu para mustahik. 
Nah, sudahkah Anda menyisihkan sebagian rezeki untuk kewajiban zakat?
Membayar zakat merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim yang mampu. Zakat tak hanya bermanfaat untuk membantu sesama yang membutuhkan, melainkan juga dapat menyucikan harta yang kita miliki. Di antara sekian jenis zakat, tentu saja zakat fitrah adalah salah satu yang paling dikenal.
Jika ingin tahu lebih banyak seputar zakat fitrah, yuk simak dulu ulasan lengkapnya berikut ini!
Awalnya Dibayar dengan 1 sha gandum atau 2.5 kilogram beras
Zakat fitrah awalnya harus dibayarkan dengan jumlah minimal 1 sha atau sekitar 2.5 kilogram bahan kebutuhan pokok. Hal ini didasarkan pada aturan yang diwajibkan Rasulullah SWT untuk membayar zakat berupa 1 sha kurma atau 1 sha gandum bagi mereka yang mampu. Itulah sebabnya di Indonesia, zakat fitrah identik dengan 2.5 kg beras.
Kini Zakat Fitrah Bisa Dibayar dengan Uang Tunai
Kebutuhan hidup kini semakin beragam, bukan hanya berupa bahan makanan pokok saja. Oleh sebab itu, kini para ulama memperbolehkan pembayaran zakat fitrah dengan uang tunai sebagai pengganti beras. Karena uang tunai dianggap lebih fleksibel bagi orang-orang yang dibutuhkan. Penggunaannya tak hanya terbatas untuk kebutuhan konsumsi, melainkan juga dapat membantu mencukupi kebutuhan hidup lainnya.
Bahkan kini zakat fitrah juga bisa dibayarkan melalui aplikasi zakat online. Seperti MatahariMall yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menghadirkan aplikasi zakat online. Kita bisa membayar kewajiban zakat fitrah dengan cara yang praktis dan cepat. Hanya perlu mengandalkan koneksi internet dan metode pembayaran yang variatif.
Masjid Istiqlal Menjadi Salah Satu Penerima Zakat
Salah satu masjid yang menjadi wadah penerima zakat terbesar di tanah air adalah Masjid Istiqlal. Selain melalui cara tunai, umat muslim juga bisa memilih metode transfer untuk membayar zakat fitrah. Jumlah zakat fitrah yang biasa diterima Masjid Istiqlal mencapai ratusan juta rupiah setiap tahun. Zakat fitrah tersebut kemudian dibagi-bagi ke masjid dan musala di sekitar Masjid Istiqlal atau langsung diberikan pada fakir miskin yang datang ke Masjid Istiqlal di hari terakhir bulan Ramadan.

Ramadan, Eid, Muslim, Islamic, Mubarak
Diambil dari pixabay
Ulasan tentang zakat fitrah ini tentu menambah pengetahuan kita mengenai kewajiban zakat. Mari sisihkan zakat fitrah dari sebagian rezeki kita untuk sesama yang membutuhkan. Semoga tulisan ini bermanfaat dan mari berzakat.


 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS