Sagitarius dan Leo, Cocok Ga Sih?

Friday, March 16, 2018

diambil dari loop.co.id
Haiii......
Met hari Kamis teman-teman. Wah, tidak terasa ya kok udah Kamis lagi. Pinginnya setiap hari tu Sabtu ma Minggu terus ya he he.
Alhamdulilah, UTS nya anak-anak udah kelar jadi si emak bisa nulis-nulis lagi. Jujur kalau anak-anak lagi UTS itu kita berasa ikut tes juga, jadi habis nemenin  mereka belajar, rasanya capek sangat. Capek fisik dan mental. Butuh refreshing. Biasanya, saya setelah itu nonton tv yang lucu-lucu, seperti nonton Andre dan Sule, meski ga lucu-lucu amat tapi bisa jadi hiburan segar.
Anda pastinya pernah dong membaca sebuah buku tentang manfaat tertawa. Ada sebuah ungkapan Laughing is Healing. Jadi, tertawa bisa menjadi obat dari segala masalah kita lho. Bahkan, ada seorang pasien kanker anak-anak di Amerika Serikat yang menurut prediksi umurnya hanya bertahan hingga 8 tahun namun setelah dengan terapi tertawa, bisa bertahan hingga 8 tahun 4 bulan. Nah, sering-seringlah tertawa. Tapi, jangan tertawa sendiri ya he he.

Sekarang saya akan bercerita tentang hal-hal yang ringan. Yaitu seputar Horoskop. Saya sih sebenarnya tidak terlalu percaya tentang horoskop, hanya sekedar untuk hiburan saja. Bintang saya adalah Sagitarius yang lambangnya setengah kuda, setengah manusia (23 November-21 Desember) memiliki sifat-sifat : Bosenan, pemburu kebebasan, Tidak sabaran, ramah, suka susah dalam mengambil keputusan dll
Tidak tahu itu kebetulan atau apa, banyak yang benar dari sifat-sifat tersebut di saya.

Sedang suami memiliki bintang Leo 23 Juli-22 Agustus dengan lambang Singa, memiliki sifat tegas, pandai mengambil keputusan, sangat optimis, setia dan jujur.
So far, saya dan suami cocok satu sama lain. Meski ada kalanya kita menghadapi konflik tetapi selama ini bisa diselesaikan dengan baik. Sifatnya yang tegas dalam membuat keputusan merupakan nilai lebih dari si Leo. Sebaliknya saya itu orangnya suka galau, bingung dalam mengambil sesuatu keputusan.
Kalau ada masalah dalam rumah tangga, kami lebih suka menyelesaikan secepatnya supaya tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Kami juga tidak gengsian dalam meminta maaf. Kalau saya merasa saya salah, saya minta maaf dan juga sebaliknya.
Tanpa terasa pernikahan kami sudah berjalan 13 tahun. Mempertahankan rumah tangga itu tidak semudah membalikkan tangan lho. Gampang-gampang susah. Kuncinya adalah :
Jeng....jeng....jeng...lihat kebawah ya.....

diambil dari milaksm.blogspot.com


  • Mau menerima kekurangan pasangan.
  • Komunikasi yang intens dengan pasangan
  • Me time berdua dengan pasangan jika ada waktu luang
  • Berbagi pekerjaan rumah tangga 
  • Tidak gengsi minta maaf
Itu saja sih pengalaman saya selama ini dengan pasangan. Nah, kalau kalian tanya Sagitarius dan Leo cocok apa enggak? So far cocok aja sih. Tetapi jangan lupa kuncinya tetaplah yang diatas. Have a nice weekend.








Ketika Si Kakak Haid Untuk Pertama Kali

Tuesday, March 6, 2018

diambil dari collaskin-yogyakarta.blogspot.com


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Mah, aku kok belum M ya ? Padahal hampir semua temenku cewek di kelas sudah haid semua. Kalau dihitung-hitung tinggal 2 yang belum, aku dan si Salma, curhat si kakak, 12 tahun, kelas 1 SMP, beberapa bulan yang lalu.
Saya sebagai seorang ibu tentulah harus bisa membuatnya tenang, bukan semakin membuatnya gundah gulana.
Jawab saya: Ya, nanti kalau sudah saatnya kan nanti haid. Tidak usah cemas.  Just find the right time for you.
Saya hanya berdoa semoga nanti pas Kakak M untuk pertama kali pas dirumah saja, jadi dianya tidak kalang kabut. Coba bayangkan aja kalau M pertama kali pas di sekolah, tentunya dia bakalan bingung.

Bulan selanjutnya si Salma M.
Salma, udah M kok mah akhirnya kata Kakak.
Ya, semoga habis itu kamu ya.
Amiin, katanya.

Bulan berikutnya ........
Suatu pagi, ketika si kakak hendak berangkat sekolah tiba-tiba dia berteriak dari kamar mandi :
Mah, aku M, katanya. Dia sepertinya agak panik, bingung melihat darah haidnya. Makanya, tadi malam kok perutku sakit. Hampir semua temannya bilang kalau ketika mau M, mereka mengeluh sakit perut.
Saya : Alhamdulilah kamu sudah M, selesaikan mandinya. Mamah tak ke warung budhe Jarwo beli pembalut.
Langsung saya buru-buru beli pembalut, belinya langsung 2. Saya biasanya pakai merk Charm, karena lembut dipakai.

Usai si kakak mandi, kemudian saya suruh dia pakai pembalutnya dan memakai legging supaya makin nyaman. Tak lupa saya menyuruhnya membawa beberapa pembalut untuk persediaan di sekolah.  Kalau ada apa-apa saya suruh si kakak telepon ke rumah.

Sepulang sekolah si kakak cerita kalau teman-teman dekatnya memberinya selamat karena sudah haid. Selamat ya....akhirnya yang ditunggu-tunggu udah datang.
Kemudian dia cerita lagi kalau tadi di sekolah dia masih agak canggung dan belum terbiasa. Makanya, jalannya kayak robot he he he.
Eh, kak, jalan seperti biasa aja seperti kamu tidak M.

Saya juga memberinya banyak nasihat seperti misalnya :
  • Jaga pergaulan dengan baik. Karena kalau sudah haid, perempuan sudah bisa dibuahi/hamil. Boleh berteman dengan lain jenis, tetapi sebatas teman saja tidak lebih. Fokus ke belajar. 
  • Saya suruh mencuci sendiri celana dalamnya, sebagai tanggung jawab kedewasaannya.
  • Jaga kebersihan vital dengan membelikannya sabun pembersih miss V 
  • Meski dia tidak sholat, tetapi tetap saya suruh dia baca-baca buku doa supaya pikiran tidak kosong.
Nah, itulah pengalaman saya ketika si kakak mendapatkan haid untuk yang pertama kali dan sedikit tips untuk kita sebagai orang tua agar tidak panik kala menghadapi anak kita yang sedang pertama kali mendapatkan haid.
Anak yang sudah mendapatkan haid berarti dia sudah memasuki gerbang kedewasaan. Kita akan mendapati perubahan perilaku pada si remaja. Yang tadinya manutan, jadi agak sedikit membangkang, memiliki ego sendiri dan privasi. Tentunya hal ini menuntut kita untuk lebih banyak menambah ilmu baik dengan membaca-baca buku tentang parenting ataupun mengikuti seminar-seminar.  Welcome to the teenage world my child ! Semoga bermanfaat ^^.










Ajarkan Anak Merasakan Kecewa

Monday, February 26, 2018


Haiiii..pembaca

Mempunyai 2 anak yang sudah besar-besar, kelas 1 SMP dan kelas 3 SD, membuat saya memiliki lumayan banyak pengalaman seputar tumbuh kembang anak. Karenanya, pada kesempatan ini saya hendak berbagi tips parenting yang mungkin bermanfaat untuk kalian semua.

Kasus 1 

Ceritanya sedikit flash back pada saat anak saya, yang pertama kelas TK besar. Namanya Lia. Waktu itu dia berusia 5 tahun. Karena, dia masuk TK belum genap 4 tahun, makanya di TK besar dia masih berusia 5 tahun. Di tahun tersebut 2009, dia mempunyai adik baru, Lala namanya.

Awalnya dia senang bukan main karena memiliki adik baru. Karena, semenjak di kandungan saya sudah mengenalkan si dedek kecil kepada si kakak. Namun setelah 1-3 hari, mulailah si kakak ini berulah. Dia seringkali tantrum. Yang tiba-tiba nangis sendiri dan bisa tahan berjam-jam. Biasanya, tantrum ini mulai ketika dia hendak berangkat tidur. Sekitar jam 8-9 malam. Mulailah dia tiba-tiba menangis, dan tanpa alasan yang jelas. Semakin saya beri perhatian, bukannya dia diam malah makin menjadi-jadi. Menangisnya bisa tahan 2 jaman lho. Saya yang seringkali kehilangan kesabaran, saya cubiti dia. Tapi, setelah itu saya jadi menyesal. Sangat menyesal.

Hal itu berlangsung sekitar 1 mingguan. Kemudian saya bilang dengan suami, kita tidak bisa membiarkan ini terus-menerus, saya capek mengurusi si kecil dan juga capek secara emosional menghadapi si kakak. Lantas, kamipun berkonsultasi ke psikolog anak di RS Kariadi dan dilayani dengan baik dengan ibu psikolog anak (namanya lupa, maaf ya sudah lama sekali soalnya). Beliau segera tahu kalau si kakak ini mengalami Temper Tantrum. 

Temper tantrum adalah kumpulan perilaku marah anak yang ditampilkan karena keinginannya tidak terpenuhi, seperti menangis dengan keras, berguling-guling di tanah bahkan sampai menjatuhkan barang-barang. Biasanya perilaku tersebut akan dipertahankan oleh anak, sampai keinginannya terpenuhi (www.afrakids.com). Hal ini dipicu oleh : 
  • Kecemburuan. Dia cemburu dengan adik barunya. Ada suatu ketakutan yang dia tidak bisa diungkapkan. Ketakutan bahwa perhatian kedua orang tuanya akan beralih ke si adik.

 Solusinya :

  • Meminta agar si kakak tetap mendapat prioritas perhatian yang utama. Kalau si bayi kan nangis, dinenenin bentar terus diem dan bobok. Sedang si kakak ini kalau tidak diberi perhatian, dia bakalan ngambek dan protes.
  • Jangan pernah memukuli/mencubit anak. Sebaliknya hadapilah dengan penuh kesabaran
  • Sering diajak mengobrol dan diajak bermain seperti saat dia belum punya adik.
  • Waktu itu ibu psikolog menyarankan sebaiknya kalau ibu mampu,  pakailah jasa pembantu supaya si kakak tetap diantar jemput sekolah dengan ibunya dalam artian dia tetap ada perhatian khusus dengan si ibu
  • Kala tantrum sebenarnya solusi terbaik adalah membiarkannya, lama-lama dia akan diam sendiri. Ibu tetaplah beraktivitas seperti biasa seperti tidak terjadi apa-apa. Misalkan si kecil tantrum saat si ibu sedang beraktivitas di dapur, ya tetaplah masak seperti biasanya.
  • Ajarkan anak tentang berbagai macam emosi seperti sedih, gembira dan kecewa. Karena itulah bekalnya untuk bisa berhasil di masa mendatang.
Saya merasa sangat beruntung sekali karena bisa bertemu dengan psikolog anak yang tepat. Sejak itu untuk sementara waktu, saya memakai jasa pembantu. Karena, ada suatu kejadian si kakak ini pernah hampir menutupi si adik dengan bantal,  dikarenakan menangis tak kunjung diam. Waktu itu baru saja saya ke dapur sebentar lho. Kalau ingat masa itu....................
Saya kemudian mempraktikkan semua yang dijelaskan ibu psikolog tadi, dan juga tak lupa membeli buku-buku parenting.

Kasus 2
Ini cerita tentang si adik beberapa hari yang lalu. Ceritanya, Jum'at minggu kemaren saya menjemput si adik, Lala seperti biasa. Lala berumur 8 tahun kelas 3 SD Islam. Dia bilang kalau dia sudah janjian dengan teman-teman segengnya untuk main ke rumah Olin. Di rumah Olin ada kolam renangnya, dan semua teman-temannya diajak ke rumah. Kebetulan Lala itu hobi banget berenang. Makanya dia sangat exited banget. Pada hari Jumat sekolah lala pulangnya gasik yaitu jam 11. Tapi, bagi saya jam segitu sudah panas banget, apalagi kondisi saya lagi hamil muda gini malas keluar-keluar rumah.

Sepanjang perjalanan pulang dia sudah merengek minta ke rumahnya Olin nanti jam 12 siang. Katanya teman-temannya pada janjian jam 12 di sekolah, selanjutnya dijemput mamanya Olin. Saya juga tidak memiliki no wanya mama Olin, lantaran dia tidak masuk grup WA jadi kesulitan juga menghubunginya dan teman-teman saya juga tidak memiliki no wanya.

Mah, boleh ya ke rumahnya Olin? Boleh ya? dengan wajah mengiba-iba. Saya jawab : Tidak boleh sayang, kalau sore boleh kan tidak panas. Lagian, mama tidak punya no wanya mamanya Olin, terus mama males keluar. Belum mesti juga mamanya Olin setuju kan kalau janjian jam segitu La?
Saya lihat mukanya mulai meradang karena marah. 
Dia mulai ngomel-ngomel. Tapi, kan semua teman-temanku sudah janjian di sekolah dan nanti sore dianter pulang katanya lagi. 
Sampai di rumah, dia masuk kamar lalu guling-guling di kasur sampai-sampai seprei lepas semua. Nangis kekejer. 
Mama jahat. 
Kemudian, dia menangis tidak berhenti-henti. 
Ayahnya datang dan dia tidak tega : Nanti ayah anter ya, nanti ayah kan jumatan. 
Wah, ayah ga kompak og kataku.
Yah, ingat tidak psikolog dulu itu pernah bilang kalau anak itu harus sesekali juga merasakan kecewa biar dia jadi orang yang kuat dan tidak lemah. 
Udah, biarin aja nanti kan dia berhenti sendiri tantrumnya.
Setelah 15 menit menangis, dia capek sendiri. 
Ketika dia sudah agak tenang saya bilang,"Bukannya mamah tidak mau nganter, karena kan jam 12 itu kan panas banget Dek, dan ternyata tadi mamahnya Rahma wa katanya rumahnya jauh banget, dekatnya Giant. Nanti, kapan-kapan boleh janjian lagi dengan Olin tapi sore hari aja ya. 
Dia sudah senyum lagi. 
Kesimpulan: Ajarkan anak kita merasakan semua emosi senang, sedih, gembira dan kecewa. Bahwa, tidak semua keinginan itu harus terpenuhi. Supaya dia tumbuh menjadi pribadi kuat dan tidak manja.

Semoga bermanfaat ya ^^










Hal-hal yang Perlu Kamu Perhatikan Ketika Pergi Ke Dieng

Thursday, February 15, 2018

Haiiii.....
Assalamu'alaikum teman-teman ....
Beberapa hari ini cuaca kurang bersahabat ya ? Tiba-tiba hujan di pagi hari dan berangin kencang di siang hari. Semoga kalian senantiasa sehat ya. Tetaplah bersyukur setidaknya kita masih dilindungi Allah SWT, dihindarkan dari berbagai macam bencana yang tampaknya sedang melanda teman-teman kita di luar sana seperti bencana banjir, dan bencana kecelakaan lalulintas di Emen.
Nah, sekarang saya akan menulis pr arisan blogger yang sudah telat sebenarnya, maaf ya mbak Mara dan Mbak Erina Julia. Laptopku eror beberapa hari, terpaksa harus nginep di tempat servis. Oia, mbak Mara dan Mbak Erina Julia keduanya adalah blogger muda yang masih lajang dengan banyak aktivitas. Keduanya aktif di Komunitas Genpi yang bergerak di bidang pariwisata.

Saya akan bercerita tentang pengalaman saya ketika pergi ke Dieng. Sebenarnya saya agak malas waktu diajak ke Dieng oleh suami, karena jalurnya yang berkelok-kelok. Namun, suami bilang wes to pemandangannya apik. Mungkin kalian udah hapal ya suamiku dulu di masa kuliah lumayan aktif  kegiatan pecinta gunung jadi dia suka mendaki gunung. Makanya, kalau jalan-jalan sukanya ke tempat-tempat yang berhawa-hawa sejuk pegunungan. Ini sebenarnya udah lama sih cerita di Dieng, tapi masih asik untuk disimak, anak-anak juga masih imuts.

Nah, saya akan memberi tips buat kalian yang pingin ke Dieng :
  • Berangkat pagi-pagi, karena waktu pagi adalah waktu yang ideal untuk membidik foto-foto keren 
  • Jangan lupa bawa baju hangat 
  • Bawa termos, kopi, teh, dan camilan-camilan yang banyak
  • Buat anak-anak jangan lupa obat antimo, karena jalanan yang berkelok-kelok buat yang tidak tahan bisa mabok perjalanan 
  • Ingatkan pak supir kalau capai menyetir, jangan dipaksakan untuk menyetir kalau sudah capai.
  • Untuk penginapan, cari penginapan yang berdekatan dengan lokasi-lokasi wisata andalan di Dieng  
Perjalanan dari Klipang ke Dataran Tinggi Dieng sekitar 3 jaman, namun karena kami lebih banyak berhentinya jadi sekitar 5 jaman baru nyampe. Alhamdulilah, anak-anak tidak rewel dan sangat suka perjalanan ke Dieng. Justru, saya yang agak rewel minta pulang. Ha..ha.Karena waktu itu cuacanya mendung dan perjalanannya penuh kelokan. Yah, namanya aja pegunungan masak lempeng-lempeng aja hi hi. Namun, saya akui pemandangannya sangat indah.
Perjalanan ke Dieng 
Setelah sekitar 2 jam diperjalanan saya dan anak-anak berhenti dulu di rumah makan. Kita sudah lafar sekali. Kita menetapkan pilihan di Restoran Djoglo yang berada di Jalan Raya Wonosobo-Parakan Km 15, Wonosobo. Restoran itu terletak di antara dua gunung yaitu Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.Waktu itu anak-anak memilih menu ayam bakar madu, dan kita ngikut aja. Masakannya enak dan ditambah hawa yang dingin, membuat nafsu makan kita bertambah. 

Foto-foto yang saya ambil di sekitar Resto Djoglo :
Dataran Tinggi Dieng

My two angel

Aww, look that face, LOL 
Makan dulu yak 

Resto Djoglo sangat kental dengan desain jati dan joglo 

Setelah makan, kami meneruskan perjalanan lagi. Tiba di Dieng kami mencari tempat penginapan yang dekat dengan lokasi wisata yang hits di Dieng seperti Telaga Warna, Kawah si Kidang dan Candi Arjuna. Kami tiba di lokasi Dieng sekitar jam 3.30 sore dan cuacanya sangat dingin sekali. Kamipun tidak ingin menghabiskan waktu dengan sia-sia, langsung capcuss jalan-jalan. 
Foto di penginapan yang sederhana, kalau tidak salah 1 kamarnya 300 ribu 



Welcome to Dieng !!!!

Pertama yang kami kunjungi adalah ini. Ini adalah ikonnya Dieng. Jangan lupa berfoto-foto disini.
Foto di sini epic banget 


Candi Arjuna 
Waktu itu Candi Arjuna sedang dipugar. Jadi, hanya foto-foto ini yang bisa saya sajikan.


Di depan Candi Arjuna
Aku sedang dipugar nih 

Kawah Si Kidang 
Jangan lupa pakai masker ya. Karena dari radius 100 meter sudah bisa tercium bau belerangnya.


Pake masker biar aman

Telaga Warna 
Telaga warnanya bagus. Ada jalur trackingnya. 



Ternyata asik lho jalan-jalan ke Dieng, tidak akan terlupakan untuk selamanya dan jadi ketagihan. Selamat berlibur ya. Gong Xi ..Gong Xi......





Tips dan Trik Mengetahui Travel Umroh yang Baik

Friday, February 9, 2018

Image result for umroh
Diambil dari Google.Image

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Anda pastinya pernah dong melihat iklan berikut ? Hooo...hooo....hooo kena tipu....barang palsu. Iklan yang sangat easy listening dan mudah dicerna menjadikannya salah satu iklan yang disukai publik. Di dalamnya terdapat pesan agar kita berhati-hati kala berbelanja online, dikarenakan ada juga penjual online yang menjual barang-barang KW. Saya soalnya sudah pernah punya pengalaman tertipu kala berbelanja online. Saya lumayan suka berbelanja online, tetapi biasanya untuk beberapa produk yang susah di cari di offline. Ceritanya waktu itu harbolnas (hari berbelanja online nasional). Seperti biasa banyak toko-toko online yang jor-joran dalam memberikan diskon. Ada beberapa jam bermerk bagus yang tadinya harga jualnya ratusan ribu, hanya dijual dengan harga puluhan/belasan ribu. Siapa sih yang tidak pingin? Namun, biasanya dalam hitungan menit jam tersebut langsung terjual ha ha. Saya  tertipu saat berbelanja online di sebuah toko online yang tidak perlu saya sebutkan namanya kala harbolnas tersebut. Niat hati ingin membeli sepatu branded. Kalau tidak salah merek sepatunya CB...di harbolnas tersebut harganya 60 ribu...ya mana ada sih sepatu branded harganya dibandrol jadi 60 ribu, ya sudah pasti kualitasnya sesuai harga tersebut, dan usut punya usut ternyata sepatunya abal-abal buatan sekitaran Bandung. Grrr gemes deh. Saya jadi menyadari kebodohan saya. Namun, tidak semua toko online itu penipu ya sobat. Banyak juga yang baik. Ini sekedar contoh saja. 

Ilustrasi di atas bisa menjadi sentilan juga kepada kita yang hendak melaksanakan umroh. Jangan mudah tertipu dengan travel umroh yang menawarkan harga-harga murah di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. Biasanya tarifnya sekitar 20 juta ke atas tergantung hotel dan pesawatnya. Jika, dibawah harga tersebut Anda patut untuk waspada. Bisa, jadi hotelnya jauh ..atau Anda bisa ditelantarkan ketika sampai disana, lebih buruk lagi Anda tidak jadi diberangkatkan seperti kasus yang terjadi di First Travel. Sudah ribuan orang yang menjadi korban dari First Travel dan bulan ini muncul lagi korban dari agen travel yang lain yaitu Hannien Tour di Solo. Saya juga heran mengapa banyak orang yang tidak berhati-hati dalam memilih travel umroh. Harusnya pengalaman dari First Travel menjadikan pelajaran yang berharga. Namun tetap saja masih ada korban dari travel umroh. Rupa-rupanya masih banyak orang Indonesia yang tergiur umroh dengan harga murah seperti kasus First Travel yaitu 16 jutaan. Menurut saya pemerintah harus secepatnya turut tangan, karena sudah banyak korban yang dirugikan.

Nah, Anda tentunya tidak ingin jadi korban kan? Simak tips berikut ya :

1 Pilih Travel Resmi Yang Terdaftar Di Kementerian Agama
Untuk dapat terdaftar secara resmi di Kementerian Agama, sebuah travel Umroh harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dan memiliki surat-surat izin berikut ini, yaitu:
  • Surat Izin Tetap Usaha Pariwisata
  • Tanda Daftar Perusahaan
  • NPWP Perusahaan
  • Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  • SK Menteri Kehakimah: Akta Pendirian Perusahaan
  • SK Depag. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (sebagai penyelenggara perjalanan Ibadah Haji Khusus)
  • SK Depag. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (sebagai penyelenggara perjalanan Ibadah Umroh)
  • Sertifikat Anggota Amphuri
  • Sertifikat Lembaga Bisnis Syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI
2 Periksa Alamat Kantor Travel
Sebelum kita tentukan akan memilih jasa travel yang mana, pastikan lakukan survei atau pengecekan kantor travel yang akan kita gunakan jasanya.
Pastikan wujud kantornya ada dan bisa dipercaya.
3 Perhatikan (Track Record) Rekam Jejaknya
Travel Umroh yang baik dan dapat dipercaya pastinya memiliki rekam jejak yang bagus juga.
Untuk melihat rekam jejak travel Umroh tersebut, kita dapat memperhatikan mulai tanggal didirikannya travel. Makin lama travel Umroh didirikan, makin banyak pengalaman perusahaan tersebut dalam melayani Jemaah.
Selanjutnya perhatikan sudah berapa kali travel Umroh menyelenggarakan perjalanan ibadah Umroh.
Semakin sering dan rutin perusahaan tersebut melakukan pemberangkatan jemaah, membuktikan bahwa travel umroh tersebut memiliki kredibilitas yang baik. Hal ini pastinya memberikan pelayanan yang memuaskan untuk perjalanan ibadah Umroh.
4 Jangan Tergiur Dengan Harga Murah
Hal inilah yang dialami oleh pengguna jasa First Travel. Mereka tergiur karena harga paket yang ditawarkan oleh First Travel sangat jauh lebih murah jika dibandingkan dengan jasa travel lainnya.
Waspada travel yang menawarkan paket perjalanan ibadah Umroh dengan harga murah bahkan saking murahnya hingga tidak masuk akal, apalagi bila sampai menawarkan fasilitas kelas satu selama perjalanan.

5 Cek Fasilitas Umroh
Travel umroh yang baik pastinya akan terbuka mengenai fasilitas apa saja yang akan didapatkan dan fasilitas yang harus dibayar sendiri, karena tidak termasuk dalam fasilitas yang disediakan travel umroh.
Jadi, pastikan Anda memperhatikan fasilitas apa saja yang diberikan travel umroh agar Anda tidak kecewa di kemudian hari.
6 Cek Cara Pembayaran
Travel Umroh resmi umumnya selalu menggunakan jasa perbankan untuk segala transaksi pembayaran. Pastikan travel umroh yang Anda pilih memiliki rekening atas nama perusahaan dan bukan atas nama pribadi.
7 Gali Informasi dari Kerabat
Sebelum memilih dan menentukan travel umroh, ada baiknya Anda bertanya kepada kerabat yang pernah melakukan perjalanan ibadah umroh atau kerabat yang memang mengetahui travel umroh yang sesuai dan aman.


8 Tanyakan Ada/Tidaknya Pembimbing saat Umroh

Pastikan travel yang dipilih telah menyediakan pembimbing ibadah umroh yang akan menemani selama perjalanan ibadah di Tanah Suci.
Keberadaan pembimbing sangat penting bagi jemaah, dengan adanya pembimbing yang selalu menemani maka kita tidak akan kesulitan saat beribadah.
Misalnya : pembimbing akan mengarahkan kita dalam memenuhi rukun umroh, memandu saat kita berkunjung ke tempat wisata, bahkan pembimbing dapat menjadi penerjemah saat berkomunikasi dengan penduduk setempat.

9 Jangan Pilih Travel Umroh yang menjanjikan keberangkatan 
Jika menemui travel Umroh yang menjanjikan keberangkatan Umroh satu atau dua tahun lagi, dengan alasan apapun, hal tersebut tidak dapat dibenarkan. Umroh bukanlah Haji yang harus mengantri karena banyaknya Jemaah yang mendaftar dan terbatas pada kuota-kuota Haji tiap tahunnya.

10 Hindari Travel Umroh yang menggunakan Sistem MLM
Dalam sistem ini, biasanya calon jemaah diminta untuk membayarkan sejumlah uang untuk bergabung. Setelah bergabung, calon jemaah harus mengajak orang lain untuk bergabung dan menjadi downline. Setelah terkumpul downline yang telah ditentukan, barulah dapat berangkat ibadah umroh.
Sistem ini sebenarnya hanya mengacu pada keuntungan semata dan travel umroh ini tidak berfokus pada pelayanan jasa yang baik. Selain itu, banyak ulama yang mengharamkan sistem MLM karena dianggap menguntungkan satu pihak dan merugikan yang lain.
Diambil dari : www.finansialku.com
Semoga bermanfaat ^^










 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS