Pengalaman Ketika Si Kecil Demam

Sunday, December 31, 2017

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
I love my mother as the tree love water and sunshine - she helps me grow, prosper and reach high peak - Terri Guillemets. 
Artinya : Aku mencintai ibuku seperti pohon mencintai air dan sinar matahari, dia membantuku tumbuh, makmur, dan mencapai puncak yang tinggi.

Kalimat di atas  menggambarkan sebuah  kasih sayang seorang anak terhadap ibunya yang telah membesarkannya dengan penuh kasih sayang dan akan selalu membantunya dalam meraih cita-cita/kesuksesan dan sebaliknya kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Kasih sayang ibu tanpa syarat, baik dikala kita sehat maupun pada saat anak-anak sakit ataupun saat kita telah banyak berbuat salah kepada ibu kita.Ibu selalu ada segudang maaf untuk kita. Seorang ibu tentunya akan merasa cemas dan khawatir kala anaknya sakit. Hal ini juga saya rasakan ketika anak-anak sakit seperti ketika Lala sakit demam beberapa hari yang lalu. Saya rela begadang semalaman ketika demamnya tak kunjung reda. Dalam semalam bisa 2-3 kali Lala tiba-tiba bangun dan terjaga. Karenanya, ketika bangun mata saya agak hitam mirip mata panda karena kurang tidur. 


Kalau si kecil demam, kompres dengan air hangat ya ...jangan air dingin 

Sebenarnya saya dan suami berencana ingin pergi ke Bali di liburan ini, tetapi karena Lala badannya kurang fit dan ditambah ada saudara  dekat saya yang menikah di Jakarta maka perjalanan kami ke Bali dibatalkan. Tidak apalah, yang penting anak-anak sehat sudah membuat saya senang. Ngetrip mah bisa kapan-kapan lagi. 

Demam sebenarnya adalah mekanisme tubuh dalam melawan bakteri/virus, jadi bukan sebuah penyakit melainkan gejala dari sebuah penyakit, bisa flu, typus, demam berdarah dan penyakit lainnya. Tetapi kita tetap patut waspada apabila anak kita demam hingga 38-40 derajat celsius selama 2 hari berturut-turut. Demam yang tinggi akan mengakibatkan anak kejang dan bisa berakibat kurang baik untuk tumbuh kembang fisik maupun mental. 

Hal-hal apa sajakah yang perlu Bunda perhatikan ketika si kecil demam :
1.  Jangan Panik
Memiliki anak yang sedang demam terkadang membuat kita panik. Panik hanya akan memperburuk keadaan. Tetap tenang dan berdoa. 
2.  Jangan memberinya pakaian yang tebal
Pakaian yang tebal justru akan membuat si kecil semakin bertambah panas. Baju berlengan pendek justru akan membuatnya merasa nyaman.
3.  Minum banyak air putih 
Minum air putih yang banyak akan membantu si kecil ketika demam, karena demam bisa membuat si kecil dehidrasi.Lebih bagus lagi minum air putih yang hangat.
4. Kompres dengan air hangat
Mengkompres dengan air hangat akan membuat suhu tubuh stabil. Jangan pernah mengkompres dengan air dingin/air es karena akan membuat badannya menggigil.
5. Selalu sedia Tempra Syrup di rumah 
Mengapa saya memilih produk Tempra Syrup ?
  • Aman di lambung
  • Tidak perlu dikocok
  • Dosisnya tepat (tidak menimbulkan overdosis atau kurang dosis)
  • Selain 3 alasan di atas, Lala seperti halnya anak-anak yang lain lebih mudah minum dengan obat yang berbentuk sirup ketimbang dengan obat racikan.
Saya juga baru tahu kalau Tempra Syrup ada juga varian rasa lain selain anggur yaitu rasa jeruk. Yap, Lala suka banget Tempra yang rasa jeruk. Karena dia sudah berusia 8 tahun jadinya saya belikan Tempra Syrup yang untuk usia 6 tahun ke atas. Meskipun, sedikit agak mahal dibandingkan obat penurun panas lainnya, tapi kita tentunya tahu bahwa harga tidak pernah bohong.
Karena dosis yang tepat, demam yang dialami Lala cepat turun. Tentunya saya dan suami sangat senang sekali. Kasihan juga libur yang cuman 1 minggu, eh si Lala malah sakit. Dia juga suka bosan kalau di rumah terus. Alhamdulilah, dengan minum Tempra secara teratur selama dia masih demam, kita jadinya tidak perlu berkunjung ke dokter. Dan kabar baiknya kita bisa tetap mengajaknya jalan-jalan, meski hanya di tempat-tempat yang dekat dengan Semarang yaitu sekitar Ungaran di Promas Greenland.  Semoga bermanfaat ya .......
  

Lala si centil sudah sehat dan ceria kembali 

Saya dan Lala, senang sekali melihatnya sehat kembali 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh  Blogger Perempuan Network dan Tempra.











Libur Akhir Tahun ? Ke Amanda Hills Bandungan Yook

Thursday, December 21, 2017

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Hai semua....
Sudah lama nih tidak menulis postingan tentang travelling ya. Kalian pasti kangen kan.  Sebagai seorang ibu kita kadang suka bingung ya mencarikan aktifitas buat anak-anak untuk mengisi liburannya. Biasanya kalau pas mereka liburan saya menyuruh si kakak yang sudah SMP untuk menyapu, beresin kamar, menyirami tanaman (bersama si adik). Kadang-kadang kalau di rumah mereka suka bosen, kalau tidak ya bertengkar (sudah jadi agenda rutin tiap hari:) karena mereka terbiasa pulang sore, terbiasa punya banyak kegiatan. Selain aktifitas-aktifitas diatas, saya juga menyuruh anak-anak bermain yang mengolah otak seperti misalnya bermain kartu remi, catur. Dan kalau sudah bosan semuanya saya suruh mereka bermain ke temannya, bersepeda, bermain lompat tali dll. Cuman, si kakak sekarang karena udah remaja, sudah jarang mau main. Maunya di rumah terus. Ya, sudahlah gpp...toh anak-anak tetangga saya yang seumuran dengannya juga pada suka di rumah. Oia, dia sekarang juga sudah mulai suka menulis lho. 


Nah, saya akan berbagi cerita tentang staycation saya di Amanda Hills Bandungan. Bukan Bandung lho ya. He he. Bandungan adalah sebuah daerah di Ungaran, Semarang. Tempatnya berdekatan dengan gunung makanya hawanya sangat sejuk. Di Bandungan terdapat banyak vila dan penginapan. Salah satunya adalah Amanda Hills. Amanda Hills adalah tujuan resort dan hotel. Dapat dicapai dengan kendaraan selama 1 jam dari Semarang, 20 menit dari Ungaran atau sekitar 15 menit dari Ambarawa melalui jalur pegunungan. Tempatnya sangat indah. Ada berbagai macam permainan untuk dewasa dan anak-anak. Juga, ada berbagai spot selfie yang menarik buat kalian yang suka selfie. Sangat instagrammable. 

Salah satu dari banyak item permainan di Amanda Hills


Pemandangan langit di pagi hari 



Bangun tidur kuterus mandi 😎

Jangan lupa kalau kalian mau kesini, booking kamar dulu ya. Apalagi kalau akhir pekan biasanya selalu full booked. Ternyata, disana juga kami ketemu tetangga juga. Katanya dia dan keluarga  sudah sering pergi kesana. Ada beragam fasilitas di Amanda Hills mulai dari Restoran, Meeting Room, Laundry Service, Free Wifi, Jogging Track, Area Permainan Anak, Tennis Court, Kolam Renang, Mini Zoo dll. Pokoknya kalian tidak bakalan bosen disana. Anak-anak sangat betah disana dan tidak mau pulang he he.
Oia, di Amanda Hills juga terdapat paket wedding dengan nuansa outdoor  yang sejuk dan indah. Tentunya akan membuat tamu-tamu Anda senang.

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 3 sore dan sampai di Amanda Hills jam 4 an. Kami sebelumnya booking lewat telepon dan mendapatkan kamar superior dengan 2 bed. Fasilitasnya ada televisi, kamar mandi air panas dan dingin, free tea dan kopi, free makan siang sekali. Setelah itu suami mengajak anak-anak berenang. Sayangnya, si kakak tidak mau ikut berenang karena dia alergi dingin, suka gatal-gatal kalau berenang di tempat yang airnya dingin. Ya, sudahlah kami tidak memaksanya. Sayapun kebetulan baru datang bulan. Jadi, saya dan si kakak hanya duduk-duduk santai di sekitar kolam renang sambil baca buku yang kami bawa yaitu Toto Chan dan Tere Liye.

Baru 1 jam berenang Lala udah kedinginan. Setelah itu saya menyuruhnya mandi dan ganti baju, kemudian kami kembali ke kamar. Menikmati secangkir teh dan kopi hangat. Gimana? Tertarik untuk menginap di Amanda Hills?
Lala lagi berenang
Leyeh-leyeh sambil baca buku 
Pas lagi rukun :)


Jalan-jalan di pagi hari  di jogging track 



Kamar Superior dengan 2 bed, abaikan jempolnya ya :) 

Tampilan kamar superior dari depan

Tempat lokasi untuk paket Wedding 



Resto Amanda Hills 

Makan siang. dulu  yaa
Oia, postingan tentang travelling ini merupakan ide arisan blogger-blogger kece pemenang arisan blogger periode 18 yaitu Mbak Novia Domi dan Mbak Uniek Kasgarwanti. Mbak Novia meski masih muda, ternyata jagoannya udah 3 ya, saya kalah lho. Mbak Novia juga punya bisnis online di bidang minuman ya (bener ga mbak?kalau salah tolong dibetulin ya he he). Sedang, mbak Uniek adalah salah satu foundernya komunitas blogger Gandjelrel. Beliau juga seorang pekerja kantoran dan juga sudah menelurkan beberapa buku. 



Saya tertarik dengan tulisan di belakangnya yang catchy, ternyata tidak cuman dipasang di satu lokasi ini saja, ternyata tersebar di berbagai lokasi di Amanda Hills. Berikut saya tuliskan contekannya ya, yang tertulis dengan bahasa Jawa  ups ...Inggris. 

9 of Family Rules :
  • Say i love you
  • Listen to each other
  • Tell the truth
  • Hug often
  • Help Each Other 
  • Be Grateful 
  • Be Your Self
  • Laugh Out Loud
  • Respect To Each Other
Selamat berlibur dan berkumpul dengan keluarga Anda ya....Semoga bermanfaat ^^



Menelpon Ibu Adalah Hal Sederhana Yang Membuat Seorang Ibu Bahagia

Wednesday, December 13, 2017



Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Hai....
Beberapa hari yang lalu saya berulangtahun yaitu tanggal 3 Desember (hayo udah ngucapin belum? he3). Awalnya saya lupa tentang tanggal ultah saya. Aduh, kok bisa sih ya. Lantaran beberapa hari sebelum ultah saya jatuh di kamar mandi, karena lantainya agak licin dan lupa dikosek. Jadi, beberapa hari saya tiduran saja di rumah. Tidak ngapa-ngapain. Ndilalah, laptop juga lagi error dan diservis. Jadinya, saya selama sekitar 3 harinan tidak masak n tidak mencuci. Rumah berantakan sedikit. Biarlah. Yang penting kalau suami dateng udah rapi. Alhamdulilah, sekarang sudah sembuh setelah saya pijatkan. Tadinya, tulang belakang saya sakit banget. Memang, sehat itu mahal harganya ya.

Nah, sehabis subuh tanggal 3 Desember suami saya mengucapkan selamat ultah, begitu pula anak-anak. Saya dibelikan 2 coklat delfi yang lezat itu, dimakan pagi itu.

Kakak : "Wah enak ya Mamah ultahnya dua kali." 
Saya : "Lho, kok bisa kak? 
Kakak : "Iya dong, nanti tanggal 22 Desember hari Ibu, berarti nanti mamah ultah lagi dong.
Saya :"He..he...kok tahu sih kak.
Suami : "Kamu pingin dibelikan apa ?"
Saya : "Pingin baju."
Suami : "Ya, nanti tak beliin. 
Hmmm...suamiku baik banget deh. 

Alhamdulilah, saya sudah menikah dengan suami selama 13 tahun. Menjadi ibu dari 2 orang putri. Ternyata, menjadi ibu itu memang tugas yang mulia dan maha berat. Hal ini mulai saya rasakan semenjak memiliki anak-anak. Ketika mereka sakit atau kadang-kadang mereka mulai membantah, melawan. Atau sebaliknya ketika hilang kesabaran saya menghadapi mereka. Saya jadi membayangkan ibu saya, yang membesarkan 5 orang anak. Tentunya, lebih berat ketimba saya.  

Menimba air di sumur sambil menggendong saya, pergi ke puskesmas jalan kaki gendong adik saya dan menggandeng saya dan kakak. Waktu itu juga gaji ayah saya sebagai PNS masih kecil,  irit sana irit sini bahkan ibu saya cerita dulu anak-anaknya jarang dibelikan baju baru, lebih sering baju bekas. Untunglah, saya dan saudara-saudara saya masih kecil tidak bisa membedakan baju bekas atau tidak. Kalau melihat anak-anak tetangga lain itu pada sering dibelikan boneka dan mainan. Saya seumur-umur tidak pernah, begitu juga dengan saudara saya. Namun, dalam hati kami tidak pernah ada rasa iri. Ibu saya juga baru-baru ini saja menceritakan hal ini ketika saya sudah menikah dan punya anak. Beliau menceritakannya sambil menangis. Beliau bersyukur memiliki anak-anak yang selalu "nrimo" dan tidak pernah komplain apapun. 

Ibu saya adalah seorang yang setiti (bahasa jawa :hemat, pintar mengelola keuangan), beliau tidak suka hutang. Kalau memang butuh dia lebih suka membelinya cash. Kalau saya melihat lingkungan sekitar saya waktu itu, mayoritas ibu-ibunya suka berhutang kepada rentenir. Bahkan, ada yang sampai menjual rumah dan barang-barang berharga lainnya. Alhamdulilah, ibu saya tidak. Meski beliau adalah lulusan SD saja. Ibu saya juga banyak mengajarkan kepada saya agar pintar mengelola uang belanja dan menjaga nama baik suami. Itulah yang saya pegang sampai sekarang dan akan terus saya ajarkan kepada anak-anak saya. 


diambil dari Google Image 
Namun, ada kekurangan ibu kalau dalam 1 minggu tidak telepon beliau suka marah. He he. Pokoknya seminggu sekali harus ditelepon. Kata ibu ga usahlah kasih uang ke ibu asal suka menelpon aja ibu sudah senang. Mungkin beliau butuh perhatian ya. 
Kadang kesibukan saya membuat saya kadang lupa tidak telepon ibu. Biasanya ibu yang gantian telepon. Tapi ujung-ujungnya ibu bilang...ibu teleponnya sebentar aja ya nanti pulsanya cepet habis he he. Maklumlah, hp ibu saya bukan hape android yang bisa WA atau video call an. Jadi, hp ibu itu cukup bisa untuk telepon dan sms aja. Memang, semakin tua seseorang biasanya semakin butuh perhatian, meskipun ada kakak saya yang serumah, namun beliau tetaplah membutuhkan perhatian dari anak-anak yang lain. Kalau Anda udah telepon ibu tidak dalam minggu ini?. Jangan lupa pula ucapin Selamat Hari Ibu juga ya. Karena menelpon ibu bisa membuatnya sangat bahagia, melebihi diberi uang. Tak akan cukup langit dan lautan, jika harus menampung kasih sayang ibu kepada anaknya. Tulisan ini merupakan ide pemenang Arisan Blogger Gandjelrel yaitu mbak Chela dan Mbak Noorma . Selamat ya mbak-mbak kece. 😍





 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS