Tuesday, July 14, 2015

Wedgesku Sayang, Wedgesku Malang

Dear my friend,


Namanya wanita tu memang sukanya pengin tampil menarik ya.  Seperti juga saya. Mengingat wedges teringat kejadian pas lebaran tahun kemaren. Ceritanya temen-temenku waktu itu pada demam pakai wedges.  Memang tahun lalu wedges itu lagi tren.  Padahal tahu juga resikonya kalo pakai wedges kelamaan, kaki bakal jadi pegel-pegel.  Tetep aja dibeli. Jadi inget quote "Kalo ingin cantik memang harus rela bersakit-sakit sedikit" kayaknya berlaku buatku juga waktu itu.Namanya juga lagi tren, ngikut aja.  


wed42
kira-kira seperti inilah model wedges punyaku

Pas beli di sebuah mall di kotaku juga sempet beradu argumen dengan suami.  Yakin nih mau dipakai?  Soale suamiku tu tahu persis saya.  Suka moody.  Kalo sudah bosen ya engga dipakai.  Trus saya jawab iya mas nanti tak pakai tiap hari deh. Buat jemput sekolah juga. Kata suami : Kemayu he3.  

Jadilah wedges itu dibeli.  Harganya memang cukup mihil.  Tapi suer enak dipakai.  Mana ringan engga berat.  Apalagi belinya pas lebaran gitu, trus pulang kampung.  Rasanya seneng banget jadi pusat perhatian.  Cieee

Njut,  pas lebaran itu kan ga mungkin cuman berdiam diri di rumah.  Tentu maunya jalan-jalan.  Jadi inget, waktu itu pergilah saya dan sekeluarga ke Kampung Kopi Banaran di Bawen. Cakep kan tempatnya.  Iya dong Semarang punya he3. Nah, kalo pengin naik keretanya kan harus jalan kaki ke atas yang lumayan cukup naik turun jalannya.  Pakai wedges itu juga (namanya juga masih baru hi..hi).  Belum sampai ke tempat parkiran kereta api saya udah ga tahan pakai wedges, wedges saya copot terus jalan kaki tanpa alas.  Udah gitu masih juga diketawain suami dan anak-anak.  Si kakak bilang :  Makanya mah besok lagi ga usah pakai sandal tinggi.  

Kejadian itu telah lama lewat.  Setelah itu saya jadi jarang sekali pakai wedges, high heel atau semacamnya karena saya sebenarnya tipe orang yang simpel. Ga suka pakai sandal yang haknya tinggi semacam high heel atau wedges.  Ini bisa buat pelajaran buat temen-teman semua bahwa kalo kita membeli sesuatu jangan karena terpengaruh teman, tapi juga harus melihat kepribadian kita juga.  Jangan memaksakan diri menjadi orang lain.  Seperti quote saya di awal blog Be Sparkling Be Your Self.  

Oia gimana kabar wedges saya ?  Karena jarang dipakai wedges itupun jadi rusak sendiri. Paling dipakai kalo pas kondangan. Jemput anak-anak sekolah pun jarang saya pakai. Karena terkadang jemput anak waktunya mepet dan buru-buru jadilah pakai sandal tidak berhak macam Croc (tahu kan sandal croc?).  

Cukup seru kan?Bagaimana dengan Anda,  pernah punya pengalaman dengan wedges juga?



#Ceritaku

Sunday, July 12, 2015

Rame-rame Duduk di Depan

Image result for children


Minggu ini adalah minggu pertama anak-anak masuk sekolah setelah lama libur sekolah. Minggu ini juga terasa spesial karena anak saya yang nomer 2 Lala, masuk SD dan si kakak naik kelas 5.  Keduanya bersekolah di SD Islam swasta dekat rumah. Rasanya campur aduk bahagia sekaligus agak sedih karena si bontotku sudah tidak TK lagi.  Kok bisa begitu ya ?? Entahlah mungkin karena saya terlalu sayang ma si kecil.  Mungkin karena anak ragil kata temen-teman.   Kalo jadi lo kata mereka. Ha..ha..ha biasalah emak-emak.

Seperti biasa, kalo hari pertama masuk sekolah banyak ortu-ortu yang menunggui  anak-anaknya di sekolah karena masih masa adaptasi.  Ada yang mengintip-intip dari balik jendela selama KBM. Padahal sudah tidak diperbolehkan. Saya lihat juga masih ada beberapa anak yang nangis  memanggil-manggil mamanya.  Juga ada beragam ekspresi anak-anak yang masih lugu itu.  Ada yang cemberut, ada yang ceria, ada juga yang masih menggelendot sama mamanya.  Alhamdulilah, Lala bisa dengan begitu cepat beradaptasi dengan teman-teman barunya meskipun teman soulmatenya yang dari TK terdahulu banyak yang tidak satu kelas. 

Sudah menjadi tradisi, kalo tahun ajaran baru SD ortu-ortu pada "berburu"  bangku di depan.  Menurut mereka, dengan duduk di depan anak bisa konsentrasi ke pelajaran, juga supaya bisa melihat tulisan di papan tulis dengan jelas. "Demam" ini terjadi juga dengan anak saya Lala.  Bedanya, dia sukanya duduk di bangku nomer dua.  Hari pertama sukses dapat bangku ke 2.  Hari kedua eh ternyata bangku dia sudah diduduki anak lain.  Sudah dikasih tahupun Lala  tak mau duduk di bangku yang lain.  Repot nih kalo begini.  Akhirnya setelah dibujuk-bujuk Ustadahnya, baru dia  mau duduk di bangku nomer 3.

Ada kejadian yang hampir serupa dengan anak saya, Lala. Malah saking penginnya duduk di depan, ortu-ortu pada berangkat pagi-pagi, terus semua pada masuk ke dalam kelas.  Bisa dibayangkan kan? Sehingga kelas terasa begitu sesak. Padahal kegiatan belajar mengajar mau dimulai. Mungkin ini terjadi karena ada beberapa alasan diantaranya : baru pertama punya anak SD jadi agak salting sedikit, sementara saya sudah pengalaman dengan si kakak yang pertama. Emak-emaknya pun masih muda-muda euy, jauh dibawah saya, serasa tua sendiri nih he3. Ya, maklumlah mereka anaknya masih pada satu-satu.   Yang agak lucu adalah  ada bapak-bapak yang protes kepada wali kelas karena ingin agar anaknya duduk di depan.  Malahan si Bapak ini sampe marah-marah kepada wali kelas.  Padahal tempat duduknya sudah diduduki anak lain.  Kasian banget wali kelasnya.

Karena kejadian ini terus sekolah membuat kebijakan yaitu :


  1. Tempat duduk di depan diperuntukkan untuk anak-anak yang berangkatnya lebih pagi
  2. Setelah bel berbunyi, pintu gerbang sekolah ditutup sehingga tidak ada ortu-ortu yang masuk ke dalam kelas, juga agar anak-anak menjadi lebih mandiri. 
  3. Memberlakukan sistem roling.  Jadi tempat duduk anak itu bergilir...anak duduknya bergantian.  Kadang di depan, kadang di belakang, kadang di tengah. Kecuali yang pakai kacamata di depan terus, kayak kakaknya.



Demikian pengalaman saya selama Lala masuk sekolah pertama.



Salam hangat,









#cerita parenting   








Friday, July 10, 2015

Hindari Investasi Bodong, Gunakan Reksadana BNI


Beberapa waktu yang lalu kita sempat dihebohkan tentang berita investasi bodong yang beredar di dunia maya ataupun di media massa lain. Pelakunya adalah seorang berwarga negara India yang tinggal di Indonesia, bernama Kamal Tarachand yang menawarkan bisnis MLM tisu wajah dengan investasi paling rendah 1 juta dan paling tinggi 471 juta dengan keuntungan Rp 50 ribu per hari untuk kontrak kerja selama 3 tahun lebih.  Harga tisu wajah mencapai Rp 1000-1350/pcs.  Menggiurkan memang. Diperkirakan sudah ribuan orang yang menginvestasikan uang mereka di MLM ini, namun setelah lama menunggu ternyata janji manis yang ditawarkan tak kunjung terealisasi. 

Sebenarnya kasus serupa juga telah sering terjadi,  namun entah mengapa masih saja ada orang yang begitu mudahnya percaya tentang investasi tipu-tipu begitu saja.  Tentunya Anda tidak menginginkan hal ini bukan?  Salah satu tips untuk mengetahui investasi kita bukan tipu-tipu adalah investasi kita terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Salah satunya adalah investasi reksadana BNI ini.  Oleh karena itu, di ulang tahun BNI  yang ke 69 tepat pada tanggal 5 Juli 2015  bertema “69 tahun BNI Berprestasi dan Berbagi Untuk Negeri” BNI ingin mengenalkan salah satu dari layanan Corporate Social Responsibility  BNI yaitu Supermarket Reksadana. 






Supermarket Reksadana
Merupakan salah satu produk dalam layanan BNI Emerald, berupa sarana pilihan lengkap investasi dalam Reksa Dana.  Kami menyadari bahwa setiap pribadi adalah berbeda, untuk itu kami menyediakan beragam pilihan produk Reksa Dana dan beberapa Manajer Investasi terkemuka yang telah bekerjasama dengan BNI.  Dalam Supermarket Reksadana ini, Anda akan memiliki keleluasaan dalam memilih jenis Reksadana yang sesuai dengan profil dan toleransi risiko yang Anda miliki. 

Apa itu Reksadana ?
Pengertian reksadana berdasarkan arti kata sebenarnya sangat simpel yakni kata "reksa" berarti memelihara, dan "dana" berarti uang atau modal.  Jadi berdasarkan katanya maka reksadana berarti memelihara uang, karena berkaitan erat dengan investasi maka bisa diartikan "memelihara uang untuk diinvestasikan" (Cermati.com).  Secara praktik reksadana mirip dengan "arisan" dimana sekumpulan orang mengumpulkan uang dan dikelola dalam jangka waktu tertentu.  Hanya saja dalam reksadana, uang yang dikumpulkan tersebut dikelola dalam jangka waktu tertentu dalam banyak bentuk investasi seperti saham, obligasi, deposito dan lain -lain.

Jenis-jenis dan Manfaat Reksadana
Jenis-jenis Reksadana BNI :
BNI Supermarket Reksadana menyediakan beberapa alternatif investasi Reksadana berdasarkan jenisnya yaitu : 

  1. Reksa Dana Pasar Uang, berinvestasi 100% ke dalam instrumen pasar uang (SBI, Deposito dll) dan obligasi dengan sisa jatuh tempo kurang dari satu tahun
  2. Reksa Dana Pendapatan Tetap, berinvestasi minimum 80% pada efek utang, umumnya pada obligasi
  3. Reksa Dana Saham berinvestasi minum 80% pada efek saham
  4. Reksa Dana Campuran berinvestasi pada kombinasi efek utang dan efek saham dalam proporsi dadn prosentase tertentu
  5. Reksa Dana Terproteksi memberikan proteksi dan investasi awal investor melalui mekanisme pengelolaan portofolionya 
Manfaat investasi di reksadana BNI:
  • Diversifikasi investasi
  • Transparansi terhadap instrumen investasinya dan nilai asset setiap saat dengan adanya Surat Konfirmasi untuk setiap transaksi dan Laporan Rekening Bulanan
  • Pengelolaan seddara profesional oleh Manajer Investasi
  • Kemudahan akses investasi dengan berbagai pilihan produk yang sesuai dengan profil resiko dan kebutuhan
  • Likuiditas
Manajer Investasi yang bekerjasama dengan BNI :

1.  PT. Schroder Investment Managemen Indonesia
2.  PT.  Danareksa Investmen Management
3.  PT.  Manulife Aset Manajemen Indonesia
4.  PT.  BNI Securities
5.  PT.  BNPParibas Investmen Management
6.  PT.  Bahana TCW Investmen Management
7.  PT.  Batavia Prosperindo Aset Manajemen
8.  PT.  Trimegah Asset Management

PERSYARATAN :
Tata Cara Pembelian Reksadana :
  • Menjadi nasabah BNI 
  • Minimum pembelian Rp 10 juta, untuk pertama kali dan pembelian selanjutnya minimum 1 juta
  • Nasabah terlebih dulu membaca dan memahami Prospektus Reksadana
  • Nasabah mengisi dan menandatangani formulir yang diperlukan di Kantor Cabang BNI terpilih dengan melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku
  • Nasabah melakukan penyetoran/transfer dana pembelian dengan biaya pembelian sebelum pukul 11.30 wib
Risiko Investasi
  • Risiko berkurangnya nilai Unit Penyertaan 
  • Risiko Likuiditas
  • Risko Wanprestasi
  • Risiko perubahan politik dan ekonomi
Disclaimer
  • Investasi melalui Reksadana mengandung risiko Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang
  • Reksadana adalah produk Pasar Modal dan bukan merupakan produk Bank, sehingga tidak dijamin oleh Bank serta tidak termasuk dalam cakupan obyek program penjaminan pemerintah atau penjaminan Bank
  • BNI bertindak sebagai Agen Penjual Reksadana
  • BNI tidak bertanggung jawab atas segala tuntutan dan risiko atas pengelolaan portofolio Reksadana

Reksadana merupakan suatu produk investasi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun ini. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang belum paham tentang manfaatnya.  Sebagai gambaran, dengan jumlah penduduk yang mencapai 250 juta, jumlah investor dana aktif diperkirakan baru sekitar 240.000 orang.  Semoga dengan ulasan berikut ini bisa menjawab keingintahuan Anda semua tentang manfaat reksadana bni.  Selamat berinvestasi !!

Jika Anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut seputar reksadana BNI dan produk-produk BNI lainnya Anda bisa menghubungi :


facebook bni :www.facebook.com/BNI

twitter bni: @bni 46



Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog 69 Tahun BNI.
 "BNI Berprestasi dan Berbagi Untuk Negeri"


#Lomba dan Kuis

Monday, July 6, 2015

Lezatnya Sirup Kartika

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hai....temans, 


Suka sirup ga ?  Wah, saya rasa hampir semua orang suka yang namanya sirup.  Apalagi di bulan puasa seperti ini, rasanya kurang kalo tidak ada sirup.  Di bulan Ramadhan  sirup itu sudah menjadi "must have item" bagi banyak orang. Berbicara soal sirup sebenarnya berbicara tentang selera. Tapi sudah sejak menikah hingga sekarang saya dan keluarga tidak ganti-ganti sirup.  Kami sekeluarga suka banget dengan sirup Kartika.  Merk satu ini memang jarang sekali terlihat di televisi. Tapi soal rasa, boleh diadu.  Rasa manisnya yang khas, gulanya yang alami, membuat tenggorokan ini jadi langsung adem setelah seharian berpuasa. Ada berbagai macam varian rasa seperti Cocopandan, Jeruk Keprok, Ice Cream Soda, Coffee Mocca, Strawberry, Lychee, Sirsat dan Vanilla.  Kami paling suka yang rasa Cocopandan. Harganya juga cukup terjangkau yaitu Rp 14.500,00.  Namun sayangnya, sirup ini baru bisa ditemukan di ritel (Indomart, Alfamart) di daerah Jawa Tengah saja.  Sirup Spesial Kartika ini diproduksi oleh PT.  Polaswati Mahardhika yang berkedudukan di Gubug, Grobogan. 


Sirup Kartika sangat enak untuk diminum biasa, atau dengan dicampur dengan buah-buahan istilahnya es buah.  Kalo di rumah, biasanya aku menyajikannya dengan potongan-potongan cincau, serutan blewah, dan susu kental manis. Hmm, sudah kebayang kan rasanya ? Pasti enak.  Anak-anak pun sampe bolak-balik buka kulkas sekedar ingin melihat es buahnya masih pa engga ya.



Sirup Kartika mejeng di salah satu swalayan di Semarang ~ Foto Pribadi


es buah ala mama lala with Sirup Kartika 



Sirup Spesial Kartika

Tips menggunakan sirup Kartika :

  • Jangan  menuang sirup terlalu banyak karena kalo kebanyakan akan terlalu manis. Tuang sedikit saja sudah manis lo karena teksturnya yang kental.

Kalo kebetulan Anda mudik ke kampung halaman disaat hari Raya, Anda bisa membawakan sirup ini sebagai oleh-oleh. Pasti semuanya akan senang dengan oleh-oleh spesial Anda ini. Silahkan dicoba  :D

Salam hangat,









Friday, July 3, 2015

Apakah Ada Soul Mate Setelah Menikah ?

Dear readers,


Masih dalam nuansa puasa, saya ingin mengucapkan selamat berpuasa ya bagi yang merayakan.

Berapa sih teman facebook Anda ? 100
Berapa sih teman WA Anda ?100
Berapa sih teman BBM Anda ?100
Buanyak banget ya.


Image result for soulmate
soulmate....oh soulmate -google image



Tapi berapa teman sejati Anda/soulmate Anda, teman Anda di dunia yang nyata ? Mungkin akan bervariasi bagi tiap orang, apalagi setelah kita menikah. Teman sejati/soulmate menurutku  adalah  teman  yang tahu kelebihan dan kekurangan kita, teman yang ada disaat kita susah/senang,  pokoknya yang baik-baik deh.  Btw,  punyakah Anda ?Kalo ada, berarti Anda adalah orang yang sangat beruntung.  Karena banyak quote yang beredar bahwa sebenarnya tidak ada teman yang sejati di dunia ini, yang ada adalah kepentingan sejati. Saya juga tidak tahu ini benar atau tidak.  Bagaimana menurut Anda ?

Dulu, sewaktu memutuskan untuk berkarir menjadi ibu rumah tangga istilah kerennya Full time mom aku punya ketakutan tersendiri untuk mendapat teman, apalagi sebelumnya aku kerja.  Mau kerja lagi, yang kecil tu susahnya minta ampun untuk ditinggal.  

Tahu sendirilah, tinggal di perumahan tu beda banget dengan dikampung. Oia sebelumnya aku   tinggal di kampung. Di kampungku tu rame, tiap menit ada orang lalu lalang di depan rumah, banyak orang ngerumpi dan banyak yang pada mabuk/judi.  Semoga cuma kampungku saja yang seperti itu. Itu yang dulu bikin aku tidak suka tinggal di kampung. Setelah tinggal di kompleks juga ada minusnya yaitu sepi, mana ibu-ibu full timenya pada suka di dalam rumah.  Keluar paling pas buang sampah. Itupun paling cuman 5 menit. Hmmm....bikin bosen.  Itu dulu sih, pas awal2 pindah.  Lama2 juga aku terbiasa dengan lingkungan komplek. Ternyata orang2 perumahanku tu baik-baik dan low profile, masih seumuran lagi.  Kalo dipikir-pikir memang manusia itu tidak pernah bersyukur ya he3.

Sebelum ngelanturnya terlanjut banyak, mari kita kupas siapa aja soulmateku :

1.  My lovely hubby (suami)

Setelah masuk ke gerbang pernikahan tentunya berbeda seperti saat kita lajang.  Saat lajang, kita mungkin mudah curhat apapun kepada ortu.  Tapi setelah nikah aku berprinsip hanya memberi tahu kabar-kabar baik saja kepada ortu.  Takut membebani mereka. Masalah2 keluarga yang pertama saya bicarakan dengan suami.  Hal yang paling disyukuri dalam sebuah pernikahan adalah apabila kita memiliki suami  yang enak diajak curhat, tidak lirak lirik cewek lain, ga usah ganteng2 amat (syukur-syukur kalo ganteng  itu sudah satu paket ya).

2.  Teman emak2

    Di dunia nyata, temenku juga banyak mulai dari teman di klub senam,  di majelis taklim, teman di komunitas blogger juga (yeay!!) dan last but not least adalah teman emak2 di sekolah anak-anak. Sebenarnya  banyak ada 5 orang, tapi disini yang ingin kuceritakan cuman satu aja ya, nanti ga cukup kertasnya.  Namanya Mama Ara.  Seperti pepatah jawa 'witing tresno jalaran seko kulino" artinya kita berteman baik selama lebih dari 5 tahun karena sering ketemu di saat jemput sekolah.  So sweet ya ?  Sayangnya dia bukan orang yang narsis, jadinya jangan berharap untuk ditampilkan disini ya.  Hi...hi..

 Ada banyak persamaan antara aku dan Mama Ara :
1.  Sama2 pake jilbab (bukan brarti aku tak suka yang g pake jilbab lo )
2.  Sama2 suaminya pake kacamata
3.  Sama2 anak yang pertama pake kacamata 
4.  Sama2 suka di rumah
5.  Sama2 suka pake daster (yaiyalah, masak pake seragam kantor)
6.  Persamaan yang baru2 ini kuketahui adalah :suka bunga abadi.  
     Banyak deh persamaan lainnya.

Aku suka berteman dengannya karena dia enak diajak ngobrol, banyak mendengarkan dibanding komen duluan, dan nasehatnya selalu bikin hati ini adem. 


3.  Allah swt

Inilah soulmateku yang paling sejati. Alhamdulilah, Allah SWT selama ini telah menyayangiku, bahkan mungkin terlalu menyayangiku.  Kalau dihitung2,  rasa2nya sudah banyak sekali keinginanku yang dikabulkanNya.  DiberiNya aku suami yang baik, 2 anak yang lucu dan soleh (Insya Allah), mertua yang baik, dan diberinya aku kesehatan.  Padahal sebelumnya dokter telah memberi vonis kalo aku akan susah mendapat keturunan karena aku dulu punya penyakit yang berhubungan dengan kandungan yang cukup lama. Di bulan yang suci ini aku ingin minta maaf kepada soulmate ku ini karena :

1.  Masih suka menunda-nunda solat
2.  Masih suka menggerutu dengan nikmatmu
3.  Masih kurang sabar dengan anak-anak
4.  dan kesalahan-kesalahan lainnya


Maafkanlah aku....

     


#Ceritaku









Sunday, June 28, 2015

Kenapa Ya Si Dia Tidak Folbek ?

Anda blogger baru ?  Wah sama, dong.  Sebenarnya sudah sejak tahun 2014 mulai ngeblog, vakum 1 tahun dan  mulai aktif  bulan Maret ini.   Sebenarnya aku tuh rasa ingin tahunya banyak.  Pengin tahu banyak gadget macam BBM, Twitter, WA, ya pokoke semua yang ada deh tapi habis itu bosen. Gambar BBM aja ga pernah ganti-ganti.  Sampe nanti kalo ada temen yang bilang :  Eh, gambar BBMmu tu mbok diganti bosen aku he3.  Bukannya ga sering main ke tempat2 wisata, tapi ga tahu tuh bosen aja.   Eh, yang ini jangan ditiru ya kalo pengin jadi blogger profesional. 


Sejarah Masuk Blog  

Sebelumnya aku suka baca-baca blog orang lain, kebetulan aku juga suka menulis.  Suka banget mantengin logo2 macem KEB, IIDN, n Ganjel Rel gitu.  Logonya kan cakep2 tuh. Wiiiiih, kayaknya keren deh kalo bisa masuk ke komunitas itu.  Positif  banget dan banyak ilmu kayaknya.  Trus iseng-iseng deh daftar ke KEB dll dan ketrima semua.  Senengnya...

Setelah masuk komunitas apakah kita berdiam diri saja? Tentu tidak, kita wajib rajin posting-posting tulisan kita biar dikenal orang.  Dari ngeblog ini sedikit banyak aku jadi belajar menjadi marketing lo, bagaimana mempromosikan tulisan kita supaya bisa dibaca orang, ketemu banyak teman, dan  yang paling seru adalah bagaimana cara mendapat follower.  Ternyata gampang-gampang susah lo.  Sudah dikomen, di follow belum tentu si dianya folbek.  Setelah menerapkan beberapa tips dibawah akhirnya ada juga yang mau jadi followerku:D. Mungkin sebagai blogger saya belum banyak ilmu tapi di sini aku mau share pengalaman saja ya.  

Kira-kira kenapa ya si dia tidak folbek :

1.  Sibuk 
     Berpikir yang positif, mungkin empunya blog lagi kerja, kuota internetnya lagi habis,  lagi momong anak, atau lagi masuk rumah sakit jadi  belum sempat membalas blog kita.

2.  Mungkin tulisan Anda biasa-biasa saja/kurang menarik
    
3.  Perhatikan komen Anda ke blog lain
     Pengalamanku sebagai blogger newbie, jujur saja aku lebih suka sekali apabila tulisanku diberi komen (apalagi yang lebih senior), tentunya komennya sesuai konten ya dibandingkan dengan "follow blog ku ya" saja.  Menulis itu susah lo, apalagi kalo kita lagi blank ga punya ide mau menulis.

 Misal ada blog Judul :  Mendidik Anak ABG
Contoh komen yang baik :  Makasih mak tips nya meski aku belum punya anak ABG, bisa menambah ilmu..
                                              
4.  Mungkin tampilan blog Anda
      Perbaiki template Anda.  Bagi Anda yang menulis dengan fasilitas blogger.com, ada banyak template yang bisa Anda pilih.  Gambar di bawah adalah salah satu template yang bisa Anda pilih.  Jangan pilih template yang terlalu rame gambar, hingga menutupi profil Anda misalnya (dari pengalaman pribadi he3).  Oia, hurufnya jangan terlalu kecil (Georgia misalnya) sehingga bisa dibaca.

SkyBlue
contoh template di blogger

5.  Sebenarnya mendapat kunjungan balik atau folbek tidak terlalu penting di dunia blog.  Yang paling penting adalah terus menulis dan menulis aja.  Kalo konten bagus, pastilah banyak kunjungan balik atau folbek2, demikian kata Mbak Dewi Rieka blogger sekaligus penulis buku "Anak Kos Dodol".


Mungkin ini sedikit yang bisa saya share dari pengalaman pribadi saya..karena ilmu saya masih sedikit..mungkin ada yang ingin menambahi ?



#cerita Tips Blogging


Saturday, June 20, 2015

Ini Kebiasaanku, Apa Kebiasaanmu Untuk Menjaga Bumi ?

Tak banyak yang tahu kalo tanggal 5 Juni 2015 adalah Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day).  Saya pun tahunya dari acara  Metro TV secara tidak sengaja dan baru sempat ditulis sekarang :). Dari tayangan itu saya menjadi sadar bahwa kita sebagai warga bumi harus secepatnya menyelamatkan bumi supaya kerusakannya tidak bertambah parah.  Lihatlah  video ini :






Dampak kerusakan lingkungan yang mulai kita rasakan sekarang adalah perubahan cuaca yang ekstrim. Cuaca yang  sering berubah-ubah, seharusnya sudah musim panas tetapi kadang tiba-tiba hujan.  Oia saya lahir dan besar di kota Salatiga.  Kota itu terkenal sebagai kota yang sejuk dan dingin.  Namun sudah sekitar 5 tahun ini menurut saya kota ini tak sedingin yang dulu. Tetangga-tetangga saya yang tinggal di dekat rumah juga suka mengeluh kalo Salatiga sumuk/gerah. Dulu sehabis maghrib, orang-orang Salatiga sudah tidak berani keluar rumah sangking dinginnya.  Sekarang jam 8 malampun tetangga-tetangga saya pada keluar dengan keluhan yang sama yaitu gerah (alias sumuk). Selain Salatiga, Semarang juga sekarang lebih panas ketimbang 15 tahun yang lalu.  Ya, 15 tahun yang lalu ketika masih kuliah di kota Semarang, khususnya di daerah Banyumanik cuaca masih dingin dan sejuk.  Sekarang hampir kebanyakan orang di Banyumanik  memakai AC karena tidak tahan panas. Tentunya buat orang yang mampu beli AC dong.  Yang tidak mampu beli ya pakai kipas tangan atau kipas angin he3.  Becanda lo...

Cuaca ekstrim yang kini sering terjadi menurut penelitian, disebabkan oleh pemanasan global.  Pemanasan global adalah peningkatan suhu bumi.  Karena suhu panas orang kemudian beralih ke AC, padahal AC juga turut berperan dalam pemanasan global dengan gas freonnya yang merusak ozon.  Selain itu,  sekarang banyak dijumpai bangunan-bangunan dengan menggunakan kaca seperti gedung pencakar langit misalnya. Padahal kaca mempunyai sifat memantulkan, tidak menyerap panas jadilah bumi semakin panas.  

Nah, sebagai penduduk bumi yang baik kebiasaan-kebiasaan apa yang harus kita lakukan untuk menjaga bumi ini tetap cantik :

1.  Jangan buang sampah sembarangan
     Ini kedengarannya klise, tapi pada praktiknya susah untuk diterapkan.  Sebagai contoh dari lingkup terkecil.  Lingkungan yang dekat dengan kita misalnya taman di komplek saya, sudah ada tulisan Jangan Buang Sampah Sembarangan plus tempat sampahnya.  Masih saja  ada sampah berserakan setiap harinya. Setelah itu kita keluar ke mall-mall, atau tempat-tempat wisata sekaliber Candi Borobudur masih saja ada sampah berserakan.  Rasa2nya sulit untuk menemukan tempat yang benar-benar bersih di negara ini.  Kalo menurut saya, kesadaran  lingkungan untuk orang Indonesia itu masih kurang.  Makanya saya seringkali salut kepada orang-orang yang dengan tangan kreatifnya dapat mengubah sampah plastik menjadi barang yang berguna seperti tas misalnya karena sangat membantu pemerintah dalam masalah sampah.

      Sebagai seorang ibu saya rasa penting bagi kita untuk mengajarkan hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya. Sejak anak saya mulai berjalan, saya disiplin untuk mengajak anak-anak membuang sampah pada tempatnya.  Di mobil saya siapkan tempat sampah begitu pula di kamar anak-anak.  Hasilnya anak-anak jadi disiplin dan bila berada di tempat umum kalo mau buang sampah selalu bertanya "Mah, dimana tempat sampahnya?"
      

2.  Matikan Listrik Bila Tidak Perlu
     Pemerintah sudah gencar untuk mengkampanyekan hemat listrik.  Tapi untuk beberapa orang sangat sulit untuk menjalankannya.  Apakah Anda tahu bahwa listrik lama kelamaan bisa habis dengan sendirinya? Sedangkan kita belum memiliki energi alternatif  optimal untuk menggantikannya.  Beberapa waktu lalu komplek saya sempat byar pet untuk waktu yang cukup lama.  Usut punya usut ternyata karena penduduk komplek semakin banyak yang menggunakan AC sedangkan cadangan listrik mungkin kurang memadai jadilah terpaksa menikmati kegelapan. Alhamdulilah, saya dan suami sudah sepakat kalo pagi lampu-lampu dimatikan.  AC pun nyala kalo malam hari saja.  Selain itu kalo cucian sedikit saya lebih suka memakai tangan, untuk menghemat listrik.

3.  Maksimalkan bukaan, kurangi penggunaan AC
     Bagi Anda yang memiliki rumah dengan lahan yang luas, bisa memaksimalkannya dengan membuat bukaan (jalan keluar masuknya udara) sehingga rumah tidak menjadi pengap dan sejuk.  Ini bisa menjadi solusi buat Anda yang kebetulan tinggal di tempat yang bersuhu panas (dekat pantai misalnya).  Seperti saya, saya tinggal di daerah Klipang, klipang termasuk daerah yang bersuhu panas.  Ketika membangun rumah, saya  membuat banyak bukaan di depan dan di belakang rumah.  Alhamdulilah rumah saya tidak terlalu panas meskipun tetap memakai AC di malam hari, tapi siang hari saya off  tidak memakainya.

Rumah dengan bukaan  (sumber :google.com)

4.  Bersepeda 
     Bila saya berbelanja sayur yang tidak jauh dari rumah dan bisa ditempuh dengan sepeda, saya lebih suka memakai sepeda.  Bersepeda selain menyehatkan juga bisa mengurangi emisi beracun yang biasanya dikeluarkan oleh kendaraan bermotor seperti mobil atau motor.  Sekarang ini, kredit motor dan mobil dipermudah.  Hampir semua orang baik di kota atau desa memiliki alat transportasi yang disebut sepeda motor.  Memang teknologi transportasi itu memudahkan manusia, tetapi ada juga efek buruknya yaitu polusi udara dan juga kemacetan lalu lintas.

5.  Mematikan keran air bila tidak perlu
     Tahukah Anda bahwa menggunakan shower lebih menghemat ketimbang Anda mandi menggunakan gayung.  Hal ini saya tahu dari majalah. Jadi saya kemudian mempraktikkan dengan mengganti gayung dengan shower.  Hasilnya tagihan air saya  menurun.  Makanya bagi orang-orang yang mempunyai usaha kos-kosan saya sarankan untuk menggunakan shower untuk kamar mandi Anda dijamin menghemat air.  Bener lo, karena mertua saya juga punya kos-kosan dan kadang dicurhati.

6.  Memakai ulang plastik kresek belanjaan 
      Biasanya setiap kali kita belanja sayur ke tukang  sayur  kita selalu dapat plastik kresek. Plastik tersebut saya simpan dan saya pilah-pilah.  Yang masih bagus dalam artian tidak bau amis ikan saya simpan dan kumpulkan.  Kemudian setelah jumlahnya mencukupi, saya kasihkan ke tukang sayur langganan saya.  Dia senang sekali bila saya kasih kantong plastik bekas tersebut karena bisa menghemat uang untuk membeli plastik.


Ini adalah sekelumit kebiasaan saya yang semoga bisa sedikit mengurangi kerusakan lingkungan  kita.  Bagaimana dengan Anda ?  



Seven Billion Dreams, One Planet, Consume with Care-World Environment Day 2015

  
#cerita inspirasi

Monday, June 15, 2015

Mari Sambut Ramadhan Dengan Suka Cita

Dear bunda,....


Tidak terasa ya Bunda sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan.  Sudah siapkah kita menyambut bulan yang penuh rahmah dan ampunan ini ?  Jangan sampai  kita menyambut ramadhan dengan tidak semangat apalagi menggerutu seperti,"Wah, gara-gara puasa nih semua harga-harga naik!" atau seperti ini "Males nih kalo sahur harus bangun pagi-pagi, nyiapin makan,  belum lagi anak-anak bangunnya susah."  


Image result for gambar marhaban ya ramadhan
google.com

Dikisahkan bahwa pada jaman Rasulullah saw, orang-orang pada waktu itu selalu menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan, bahkan banyak yang sampai menangis, karena di bulan Ramadhan itu ada banyak peristiwa penting di dalamnya seperti Nuzulul Qur'an (malam turunnya Al Qur' an), dan Lailatul Qodar (Malam yang lebih baik dari malam 1000 bulan atau 83 tahun) yang hanya ada 1 tahun sekali.  Di bulan ini semua amalan sunnah ataupun wajib dilipatgandakan. Jadi kita akan rugi sekali apabila tidak memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya karena kita tidak tahu apakah tahun berikutnya kita masih bisa merasakan bulan ini.  Naudzubillahi min dzalik.....
Dalam sebuah hadist Allah Swt telah menjanjikan bahwa orang yang menyambut puasa dengan suka cita dan melakukan apa yang telah diperintahkan dan menjauhi laranganNya akan dimasukkan ke surga yang disebut Surga Rayyan dimana orang yang masuk ke dalamnya tidak akan merasakan kehausan.  Semoga kita termasuk di dalamnya ya Bunda.  Amien.

Semangat kita dalam menyambut bulan Ramadhan ini juga perlu kita tularkan ke anak-anak. Misalnya :  "Kakak, Adik....tahu tidak sebentar lagi kita akan kedatangan tamu lho...nanti anak-anak pasti akan bertanya :  Tamu siapa Bunda ?  Tamunya adalah bulan Ramadhan...tentunya dengan bahasa anak-anak. Ceritakan kepada anak-anak tentang makna bulan suci Ramadhan, ajak anak kita yang sudah menginjak SD untuk berpuasa.  Awalnya sehari 1 jam dulu tidak boleh makan dan minum, setelah itu 2 jam, selanjutnya sampai jam 12 siang dan seterusnya sampai Maghrib.  

Menjelang ramadhan ini aku selalu teringat dengan ibuku di rumah.  Apalagi sekarang Bapakku sudah tiada.  Untungnya masih ada kakak yang ada di rumah, jadi ibuku tidak kesepian. Biasanya seminggu sebelumnya aku telepon beliau, minta maaf  bila selama ini aku ada salah, biar puasaku dimulai dengan hati yang bersih. Beliau pula yang paling sibuk ngingetin aku supaya banyak-banyak membaca Al Quran, bersedekah ke anak yatim (jangan takut miskin hanya dengan bersedekah, sebaliknya apabila kita suka bersedekah pahalanya akan berlipat ganda).  Sebenernya tidak ada niatan untuk menangis, tapi nasehat ibu itu selalu membuatku berlinang air mata.  

Nah, apabila kita sudah bersemangat dalam menyambut bulan Ramadhan, persiapan-persiapan berikutnya adalah :

1.  Persiapan Ilmu  
    Yang dimaksud persiapan ilmu adalah kita harus tahu ilmu tentang puasa Ramadhan seperti hal-hal yang wajib yaitu Niat puasa, sahur, niat berbuka, hal-hal yang membatalkan puasa dll

2.  Persiapan Fisik
     Kita harus menyiapkan fisik (badan) kita untuk puasa.  Jangan melakukan aktivitas-aktivitas yang terlampau berat, sehingga menyebabkan kita sakit. 

3.  Persiapan Harta
     Misalnya kita punya tabungan yang berlebih untuk bersedekah, maksimalkan harta kita itu untuk bersedekah seperti ke panti asuhan, panti jompo karena sedekah kita akan meringankan beban mereka, bila perlu ajak anak-anak ke panti untuk menumbuhkan sifat sosial anak-anak kita di kemudian hari.

4.  Persiapan Target untuk Peningkatan Diri/Upgrading
      Maksudnya adalah selama bulan Ramadhan kita perlu membuat target-target yang akan kita capai dalam beribadah sunnah contohnya membuat to do list seperti ini :

  • Sholat Dhuha      :  full/not full
  • Sholat Tahajud   :  full/not full
  • Khatam Al Quran :  full/not full
  • Sholat Taraweh    :  full/not full
  • dll............................
Menyusun target-target (to do list) penting untuk kita kerjakan karena bisa menjadi tolok ukur keberhasilan kita dalam mengalahkan hawa nafsu selama bulan Ramadhan.  Tentunya to do list ini akan berbeda-beda dari orang ke orang. Apalagi buat wanita, yang tiap bulannya ada tamu spesial yaitu haid. Jangan sampai setelah bulan Ramadhan kita hanya menjadi pribadi yang sama seperti sebelum berpuasa.  Bila perlu, ibadah sunnah harus terus konsisten sampai setelah Ramadhan selesai. 

Semoga ilmu yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita semua ya Bunda.  Sebelum Ramadhan saya minta maaf  bila ada salah saya dalam bertutur kata.  Marhaban Ya Ramadhan........ Selamat menjalankan ibadah puasa untuk semuanya :)










#Ceritaku











Thursday, June 11, 2015

Alhamdulilah, Sekarang Anakku Suka Tempe

Suatu sore  3 bulan yang lalu.....

Siapa mau tempe goreng anget? teriakku dari dalam dapur. 
Sepi,  tidak ada jawaban.  Kalo tidak, pasti anak-anak pada geleng-geleng. Bener nih ga mau, kalo ga mau mama habiskan sendiri lo.  Karena tak ada jawaban, kemudian aku berjalan ke ruang tengah di ruang TV, biasanya mereka berdua lagi main bareng (kalo lagi rukun he3).
"Mamah taruh di meja ya, kalo kalian mau ambil aja."  
Tetep aja ga ada yang ambil.  Kadang-kadang usilku kambuh terus kucuilkan sedikit tempe  kumasukkan ke mulut mereka.  


Gimana, enak ga?tanyaku. 
"Mamah ki lo, udah dibilangin enggak mau ya enggak mau dong,"kata si Kakak, kalo yang adik malah lebih parah lagi langsung menjulurkan lidahnya...emm....ga enak mah."

Sudah berbagai macam cara kucoba supaya mereka suka makan tempe.  Mulai digoreng tepung , dibacem, dibikin mendoan tetep aja mereka enggak  mau. Padahal semasa mereka bayi, aku suka kali  membuatkan mereka tim dengan diberi campuran tempe di dalamnya (sebagai selingan). Herannya setelah mereka besar kok malah enggak mau. Tapi aku bukan ibu yang mudah putus asa. Ganbatte!!  

Kenapa aku ngotot supaya anak-anak suka tempe :

  1. Karena tempe adalah makanan yang murah meriah, bergizi, mengandung antioksidan untuk pencegah kanker.  Banyak lo kaum vegetarian Eropa dan Amerika yang beralih ke tempe sebagai pengganti daging dengan nilai gizi yang hampir sama.
  2. Karena aku ingin mengajarkan anak-anak untuk mencintai warisan budaya indonesia.  Iya tempe adalah buatan Indonesia, kita haruslah bangga dengan produk Indonesia. 
  3. Aku ingin mengajarkan anak-anak untuk hidup sederhana dan pandai bersyukur. Aku selalu menekankan ke anak-anak (terutama si kakak) yang udah agak besar, untuk mensyukuri apa yang ada.  Meski sebenarnya bisa beli lauk yang lebih enak dan mahal, supaya bila kelak mereka menjadi pemimpin tidak korupsi he3. 


Aku kemudian ingat kalo ibu mertuaku dulu pernah membuat tempe dibalut telur..ceritanya aku memang lagi berusaha mengurangi MSG...jadi kalo aku masak jarang sekali memakai MSG dan teman-temannya itu. Karena dari sedikit-sedikit itu bisa menumpuk penyakit bila kita sudah tua nanti.


this is it....Resep Tempe Goreng  Balut Telur :


Sumber :foto pribadi
Bahan      :   

  • 1 papan tempe
  • 1 telur ayam 


Bumbu     :   

  •  Bawang Putih 2 siung
  •  ketumbar secukupnya 
  •  Garam secukupnya 
  •  *)kalo Anda suka bisa ditambah tepung beras 1 sendok biar crispy


Cara         :   

           1.  Semua bumbu diuleg halus dikasih sedikit air
           2.  Potong2 tempe sesuai yang Anda inginkan.
           3.  Celupkan potongan tempe ke dalam bumbu yang sudah 
                dihaluskan tadi.
           4.  Diamkan beberapa menit
           5.  Kocok telur 
           6.  Masukkan tempe yang sudah diberi bumbu ke dalam kocokan telur
           7.  Goreng sampe kuning kecoklatan
           8.  Makanlah selagi hangat :)


Sangat mudah kan cara membuatnya :) Andapun bisa mencobanya di rumah...Selain enak, tempe goreng ini juga tidak mengandung MSG. Jadi sangat sehat untuk anak-anak dan orang dewasa.  Tak disangka setelah mencoba resep mertuaku ini, anak-anak jadi suka makan tempe, baik untuk kudapan atau dimakan bersama nasi dan sayuran.  Senang rasanya !! 
Tunggu postinganku berikutnya yaaaaaa....


Salam hangat,




























Back to Top